Setara itu bukan harus sama pendidikannya, tapi nyambung cara berpikirnya. Bukan harus dari background yang sama, tapi punya value dan prinsip yang sejalan. Dan bukan soal siapa, kerja dimana, tapi seberapa luas cara dia ngelihat dunia, bisa saling mengisi & bisa saling tumbuh.
- Diterima baik oleh orang tuanya.
- Dicintai hebat oleh anaknya.
- Dan diridhoi Allah pernikahannya.
“Semoga Allah pertemukan segera dengannya” AAMIIN
gue agree bgt sm trend love should be fun
gini cong hubungan kalo udh nyentuh overthinking sampe lo mempertanyakan worth lo terhadap dia, ya gaperlu ditanya lg ke orgnya. dia memperlakukan itu sadar atau tidak berarti presensi lo di hidup dia kecil
percaya deh gausa delusi :)
dari trend "Love should be fun" gua jadi sadar bahwa cinta itu memang harusnya bikin tenang dan bahagia. klu isinya lebih banyak nangis daripada bahagia, mungkin itu bukan cinta. karena klu sendiri aja udah happy, berarti klu punya pasangan harus lebih happy💗💗
I hope I marry a man who loves me like I'm the air he breathes. A man who would never be okay with hurting me, who will go above & beyond just to see me happy, who admires me like I'm the prettiest girl to exist, who doesn't have eyes for other girls bcz he's too busy loving me
bener ya, yg mendominasi terjadinya sakit tuh salah satunya pikiran. selalu hati2 sama apa yg kita ucap & ketik, kita gatau efeknya ke orang itu bakal gimana. and please always prioritize your inner peace, mental health, and don't push yourself too hard ♡