Anak orangutan ini terlihat gak mau lepas dari induknya saat proses penanganan oleh tim di lapangan.🥺
Di tengah kondisi hutan dan habitat yg terus tertekan, satwa kayak mereka ikut jadi korban.
Semoga induk dan anak ini selamat dan bisa kembali ke habitatnya..
Hutan bukan cuma tempat hidup manusia. Di sana ada kehidupan lain yg juga punya hak untuk bertahan!!
📷 Dok. lapangan
#SalingJagaWarga
Info 🚨
Dugaan Keracunan MBG 2026 :
08/01 di Semarang (75)
09/01 di Grobogan (803)
10/01 di Mojokerto (411)
12/01 di Majene (61)
12/01 di Wonogiri (206)
13/01 di Pekalongan (15)
13/01 di Siak, Riau (21)
17/01 di Lombok Tengah (38)
20/01 di Tulungagung (123)
20/01 di Kulon Progo (104)
21/01 di Magelang (80)
22/01 di Tulungagung (15)
23/01 di Aceh Timur (19)
23/01 di Tulungagung
23/01 di Gunungkidul (57)
26/01 di Tomohon (181)
27/01 di Cianjur (300)
27/01 di Tuban (14)
28/01 di Sukabumi (19)
28/01 di Buol (141)
28/01 di Kudus (600)
29/01 di Manggarai Barat (132)
29/01 di Pinrang (8)
30/01 di Grobogan (8)
30/01 di Muaro Jambi (150)
30/01 di Palembang (4)
02/02 di Surabaya (27)
04/02 di Dharmasraya (183)
05/02 di Jember (112)
05/02 di Ketapang (417)
05/02 di Palangka Raya (16)
05/02 di Singkawang (56)
06/02 di Wonosobo (26)
09/02 di Pati (22)
09/02 di Sidikalang (180)
09/02 di OKI (15)
10/02 di Tulungagung (24)
10/02 di Sidikalang (78)
11/02 di Penajam PU (25)
11/02 di Lombok Utara (30)
11/02 di Singkil (35)
11/02 di Manggarai (173)
11/02 di Malang (7)
13/02 di Bandar Lampung (247)
14/02 di Polewali (16)
14/02 di Ngawi (67)
23/02 di Tegal (3)
24/02 di Tulang Bawang (33)
24/02 di Nias Selatan (60)
25/02 di Cimahi (43)
26/02 di Bireuen (140)
27/02 di Pasie Raja (18)
27/02 di Sukadana (11)
01/03 di Banggai (12)
03/03 di Ngada
03/03 di Timor Tengah Utara (7)
05/03 di Jombang (31)
06/03 di Sukabumi (47)
11/03 di Nabire (7)
12/03 di Pemalang (1)
31/03 di Enrekang (17)
02/04 di Jakarta Timur (72)
04/04 di Bima (27)
07/04 di Kalikotes (81)
07/04 di Nganjuk (3)
08/04 di Bogor (106)
08/04 di Klaten Utara (70)
08/04 di Pundong (19)
08/04 di Tasikmalaya (114)
08/04 di Banten (100)
09/04 di Jambi (3 guru)
09/04 di Mojokerto (79)
09/04 di Pacitan (139)
10/04 di Praya Tengah (11)
13/04 di Jetis, Bantul (80)
15/04 di Anambas (162)
15/04 di Bojonegoro (17)
16/04 di Madiun (18)
16/04 di Cilegon (49)
16/04 di Karawang (46)
17/04 di Cianjur (134)
18/04 di Grobogan (34)
18/04 di Demak (187)
20/04 di Cilegon (9)
20/04 di Bangkalan
21/04 di Rembang (22)
22/04 di Sampang (19)
22/04 di Cilegon (11)
22/04 di Kediri (73)
22/04 di Lampung (172)
23/04 di Jeneponto (20)
23/04 di Bengkulu (8)
23/04 di Kubu Raya (6)
23/04 di Amuntai (61)
24/04 di Lombok Timur (51)
27/04 di Kediri (5)
27/04 di Bandar Lampung (112)
28/04 di Deli Serdang (12)
28/04 di Klaten (584)
29/04 di Cilacap (29)
29/04 di Tangerang (34)
29/04 di Timor Tengah Selatan (47)
30/04 di Sumba Tengah (100+)
01/05 di Cianjur (37)
04/05 di Belitung (54)
06/05 di Bantul (18)
07/05 di Wonogiri (242)
08/05 di Jakarta Timur (252)
09/05 di Kolaka (11)
11/05 di Surabaya (210)
13/05 di Kupang Barat (28)
18/05 di Temanggung (323)
19/05 di Garut (18)
20/05 di Jambi (8)
20/05 di Jember (22)
20/05 di Serang (71)
21/05 di Gorontalo (23)
21/05 di Sambas (15)
22/05 di Jakarta Barat (116)
29/05 di Majalengka (22)
04/06 di Bengkulu (16)
04/06 di Bangkalan (84)
13/07 di Deli Serdang (35)
14/07 di Jember (29)
20/07 di Blora (19)
21/07 di Wates (150)
21/07 di Malang (35)
22/07 di Tanggamus (8)
23/07 di Pandaan (14)
23/07 di Garut (63)
23/07 di Kediri (211)
24/07 di Pesawaran (33)
24/07 di Air Sugihan (38)
28/07 di Bojongkoneng (39)
28/07 di Kuala Pembuang (156)
28/07 di Tulungagung (103)
29/07 di Solo (105)
30/07 di Lombok Tengah (22)
31/07 di Semarang (707)
03/08 di Sebulu (70)
03/08 di Kulonprogo (178)
03/08 di Prambanan (25)
03/08 di Jepara (123)
04/08 di Dumai
04/08 di Rembang (299)
04/08 di Jayapura (543)
05/08 di Bontang (27)
06/08 di Bogor (29)
07/08 di Magelang (54)
10/08 di Bontang (56)
10/08 di Banyumas (165)
11/08 di Trenggalek (549)
13/08 di Dumai (45)
13/08 di Berastagi (353)
14/08 di Klaten (145)
15/08 di Sukabumi (134)
18/08 di Kampar (157)
20/08 di Banggai Kepulauan (52)
20/08 di Boyolali (122)
01/09 di Sidoarjo (294)
02/09 di Jombang (256)
02/09 di Bener Meriah, Aceh (16)
03/09 di Lasem, Rembang (777)
03/09 di Agam, Sumbar (344)
03/09 di Toraja (152)
08/09 di Sleman (70)
08/09 di Blora (136)
@LambeSahamjja Inilah bukti kalo dia beneran ga tau info reall asli di lapangan kek gimana. Sebegitunya banget difilter yang bagus bagus doang padahal aslinya kagak. Jangan jangan dia juga ga tau kalo Malay sama SG bakal gugat kalo beneran ga becus tangani kabut asap karhutla???
Kandungan racun MBG yang di konsumsi ratusan siswa di Berastagi.
Ironis, ternyata bukan hanya ikan yang terkandung bakteri tapi juga buah melon serta Nasi yang dikonsumsi anak anak juga terkandung bakteri.
Anehnya hasil pemeriksaan ini yang keluar pada tanggal 16 Agustus 2026 lalu ini tidak pernah dipublish oleh Pemkab Karo dan BGN.
Kenapa kalian tutupi fakta ini??
GILA! MIC PRESIDEN DIGESER, ARAHAN DARURAT KARHUTLA DISEROBOT GEMPA NTT! MENTERI ATAU "PRESIDEN DE FACTO"
Bener-bener skandal protokol dan drama kekuasaan paling mencolok yang terekam kamera! Publik dibuat melongo dan geram melihat momen saat Presiden Prabowo Subianto sedang memberikan arahan krusial terkait Bencana Kebakaran Hutan (Karhutla) agar tidak merembet ke Zona Inti IKN... tiba-tiba Mic-nya DIGESER dan arahannya DIPOTONG LANGSUNG oleh Seskab Mayor Teddy!
Prabowo cuma bisa ngangguk-ngangguk pasrah saat omongannya dipotong di forum resmi negara!
Rincian Momen Uncensored & Skandal Hirarki Kekuasaan:
1. Penyensoran/Pengalihan Isu Darurat Karhutla:
Saat bahasan bencana pembakaran hutan Kalimantan yang udah bikin rakyat sesak napas dan mengancam zona inti IKN butuh arahan tegas dan keputusan eksekutif tinggi, bahasan itu MENTAH DAN DIPOTONG Tiba-tiba oleh Seskab Teddy dengan dalih memberikan laporan gempa NTT! Akhirnya? Penanganan Karhutla Kalimantan menguap TANPA KEJELASAN LANJUTAN!
2. Kuasa De Facto Di Atas Presiden:
Dalam etika kepresidenan dan tata kelola tata negara manapun, Seskab adalah pembantu sekretariat, BUKAN ATASAN yang punya wewenang memotong, menggeser alat komunikasi, atau menghentikan narasi pimpinan tertinggi negara di tengah forum resmi! Momen ini bikin publik bertanya-tanya: SIAPA SEBENARNYA YANG MENEGAKKAN KENDALI EKSEKUTIF SAAT INI?!
3. Kalimantan Kembali Di-Anak-Tirikan:
Substansi arahan Karhutla Kalimantan yang sangat dinantikan jutaan warga terdampak asap malah dianggap enteng dan bisa diserobot kapan saja. Ini makin mempertegas bahwasanya nasib bencana di luar pulau Jawa selalu ditempatkan di urutan terbelakang dalam skala prioritas pusat!
Kalo Seskab sudah punya kuasa de facto buat memotong arahan Presiden secara terbuka di depan umum, lantas ke mana marwah kepemimpinan dan kepastian arah kebijakan bencana nasional kita?
Gimana tanggapan kalian ngeliat aksi Seskab Teddy memotong dan menggeser mic Presiden ini? Apakah ini bentuk ketidakdisiplinan protokol atau bukti adanya kekuasaan shadow/de facto?