oke saatnya gw bongkar sekarang!!
PT Kiani Lestari, entitas bisnis kehutanan/HTI di Kaltim yg berada di bawah payung grup Nusantara Energy milik presiden PRABOWO SUBIANTO (cnn indonesia)
konsesi eks taipan Bob Hasan ini dibeli PRABOWO tahun 2004 silam lewat perantara JK dan sempat heboh diungkit pas sesi debat capres soal penguasaan ratusan ribu hektar lahan (antaranews).
perusahaan ini sepaket sama pabrik pulp raksasa kiani kertas (kertas nusantara) yg menguasai hamparan konsesi hutan ratusan ribu hektar di bumi etam.
meskipun jika nantinya perusahaan kebukti melanggar, gw yakin gamungkin ada tersangka
let me tell you, daerah yang didatangi prabowo ini bukan lokasi yang kena kebakaran parah. lokasi yg didatangi dekat bandara, banyak warga yg speak up kalo yg didatangin itu kebun. bukan area hutan yg berhektar2 terbakar
kalo lu semua beneran perduli sama kondisi kalimantan, instead of bikin tweet menyanjung presiden gini, harusnya lu semua ngepost tentang keadaan riil disana
coba tebak nanti isi pidatonya? “saudara saudara, kondisi karhutla di kalimantan sudah teratasi. tidak separah seperti yang ada di sosial media” meanwhile yg lu datangin kebun orang
n one thing, pls stop ngebuat akun resmi seolah olah akun pribadi yg isinya cuman ngeframing semua masyarakat yg mengkritik itu JAHAT.
please jangan jahat-jahat jadi manusia 💔
namanya jack, bayi orangutan yang digendong petugas karena rumahnya hilang. dia keliatan takut banget, ga mau ngelepasin kakaknya. nangis kejer liat mereka saling sayang 😭😭😭
temen-temen, minta doanya yaa. di desa sade, lombok tengah terjadi kebakaran dan hangus semua. seperti yang kita tau, desa sade ini ikon nya lombok tengah selain pantai kuta dan sirkuit mandalika. ini video yang dikirim oleh temenku. jujur, mau nangis lihatnya 🥹
Yang masih ngeyel kalo kebakaran Kalimantan itu bener-bener karna bencana rutin tahunan lalu mengkambing hitamkan cuaca, El Nino sampe angin.
Nih, Pak Aurélien Francis Brulé atau lebih dikenal Chanee Kalaweit, Ayah dari Andrew Kalaweit seorang Wildlife dan Forest Rescuer asal Perancis-Thailand yang sampe bikin Yayasan buat melindungi Owa dan satwa lainnyaa udah ngespill dari JULI 2026.
I REPEAT!!! ⚠️⚠️⚠️
JULI 2026 📢📢📢📢
jadii ini bencana memang udahh dikoar-koarkan oleh beliau since JULI 2026, tapi malah diancem, gak didengar bahkan ada narasi menyalahkan negara lain. WHAT A LOGIC 😂
Kalo udah jadi bencana besar (karna belom ditetapkan bencana nasional oleh BELIAU) baru saling tuding, yang parah bahkan cuaca dan angin yang gatau apa-apa juga kena tuduh 😂
Bayangkan betapa bahagianya satwa Indonesia jika di setiap pulau besar ada "Om Chanee" yang diberi kewenangan penuh:
Harimau Sumatra punya area cyberpunk-proof sendiri, Orangutan punya sertifikat tanah bebas gusur, dan Anoa tidak perlu deg-degan setiap ada alat berat lewat.
Tapi tentu saja, skenario itu terlalu imajinatif untuk sebuah negeri yang lebih cinta angka PDB daripada keanekaragaman hayati 🐅🦧🦌
Sayangnya Pemrentah kita lebih suka narasi "Sawit Baik" & Beton. Di dunia nyata, pohon sawit dihargai lebih tinggi daripada pohon hutan hujan karena sawit menghasilkan CPO dan devisa.
Hutan primer sering dinilai "menganggur" jika tidak diubah jadi tambang atau perkebunan, sementara beton raksasa dianggap sebagai piala emas pembangunan.
Tapi gimana lagi, emang dasarnya cacat logika.
Sistem Logika Kebijakan kita be like:
Kebijakan konservasi kita sering kali kalah telak oleh izin konsesi.
Konservasi dianggap proyek biaya (cost center), sdangkan eksploitasi alam dianggap sumber pendapatan (revenue center) 🤷♂️
Yaa walaupunn scara realitas, menunjuk satu 'figur sakti' di setiap pulau gakk akan cukup kalo sistem hukumnya masih mungut retribusi dari kerusakan alam. Konservasi kan butuh political will, penegakan hukum tanpa pandang bulu, dan insentif ekonomi agar daerah yang menjaga hutannya bisa hidup sejahtera tanpa harus babat membabatt. Hehe.
Sekian.
TAMAN NASIONAL WAY KAMBAS DIBAKAR!!
⚠️⚠️⚠️⚠️⚠️⚠️⚠️⚠️⚠️⚠️⚠️⚠️⚠️
Belom selesai kasus kebakaran di Kalimantan, Taman Nasional Way Kambas di Lampung SENGAJA DIBAKAR!
I REPEAT! 📢
SENGAJA DIBAKAR 📢
Kebakarannyaa sendiri terjadi sejak Jumat (21/8/2026) hingga saat ini, Sabtu (22/8/2026). Apinyaa saat ini masih sulit dipadamkan karena sulitnya medan.
Polisi katanyaa mau nyelidiki oknum yang dicurigai MEMBAKAR WAY KAMBAS.
sementara Pihak TN Way Kambas berharap ada bantuan alat pemadam berupa mesin pompa air atau alkon untuk menjangkau area yang sulit dijangkau kendaraan.
FYI:
WAY KAMBAS ini sudah sejak lama menjadi incaran sawit-sawit an sejak tahun 90-an!
Dan you know lah, sekali lagi konflik manusia dan gajah dijadikan kambing hitam~ 😭
Alih Fungsi Lahan: Lebih dari 5.350 hektar hutan tercatat telah berubah menjadi area pertanian dan kebun komersial akibat perambahan liar yang menumpuk dari tahun ke tahun~ 😔
Semoga Kartijah, Domang, Seroja, Nisa dkk semuanyaa selamat aman sentosa! 🐘
Maafkan kami, sekali lagi Gajah, Macan, Trenggiling, Badak, Harimau, Tapir dan semuanyaaa 😭😔
ya Allah bayangin mereka sampe keluar hutan untuk cari makanan, bukan karena mereka mau mengganggu manusia tapi karena rumah dan sumber makanannya semakin lama semakin hilang akibat ulah keserahakan manusia😭😭
Nggak tau lagi harus apa dan gimana, kami di kalimantan ini sudah nelan semua kesusahan, dari apaa apa mahal, apa apa susah, air, gas, listrik, BBM susah, ditambah asap dan kekeringan.
Kenapa sih masih diem itu bubuhan atas???
cannot sia tengok gambar ni 🥹 mana budak budak kecik suruh keluar belajar dengan asap asap tebal camtu. bodoh lah govt indo ni tak sayang rakyat ke???? @prabowo BANGUN LAH KETOT
Recent NASA satellite imagery shows widespread smoke across Kalimantan amid ongoing wildfires.
Borneo is the world’s third-largest island, home to 24.3+ million people across Indonesia, Malaysia, and Brunei Darussalam.