Laki laki kalau udah cinta, jangankan uangnya, dunianya juga bakal dikasih buat kamu, jadi kalau dia ngga ada usaha apapun buat kamu, berarti ya emang bukan kamu yang dia mau.
Itu tandanya, dia tidak mencintai kamu, dia hanya kesepian dan kebetulan ada kamu.
Pada akhirnya hidup bukan lagi tentang “if they want to, they would.”
Tapi lebih kepada “if God has written something for you, it will find its way to you.” at the right time, in the right way.
Karena apa yang memang Tuhan takdirkan untukmu tidak akan pernah benar-benar melewatimu. dan yang bukan untukmu, sekuat apa pun kamu mencoba menggenggamnya, it will never truly stay.
Katanya “time will heal”
Padahal nggak, waktu nggak menyembuhkan apapun, lukanya masih disitu, kenangannya masih sama dan utuh, dan ceritanya masih belum bisa di lanjutkan ke lembaran yang baru, karena tokoh lama masih menjadi tokoh utamanya.
But, it’s okey. Waktu memang tidak menyembuhkan apapun, tapi waktu akan membuatmu terbiasa.
kita ga bisa terus terusan menyelamatkan hubungan yang kita sendiri sekarat didalamnya. selesai saja. selesai atau tidak selesai pun sama sama sakit tapi kalau diselesaikan. itu sakit yang terakhir.
Jahat, gak sopan dan childish. Menurut gua no closure is closure tuh gak ada, itu mah lack of respect. Sesimple jelasin aja gak bisa? payah. Kalo emang merasa belum dewasa dan belum bisa berkomunikasi dengan baik, gak usah mulai hubungan sama orang. Mungkin sama kambing aja