Kalian sadar atau tidak, semenjak Prabowo jadi Presiden, Hal-hal ini yg hilang :
- Tidak ada perhelatan internasional yg tersorot seperti G20, Seagames dll, dimana Indonesia sebagai Tuan Rumah
- Tidak ada capaian infrastruktur yg bertambah
- Tidak ada satu pun proyek infrastruktur besar yang diumumkan dan terasa nyata
Zaman Jokowi: banyak dikritik, tapi jejaknya ada.
Zaman Prabowo: banyak dijanjikan, tapi jejaknya sampe sekarang ngk ada..
Dan sementara itu,
target pajak APBN 2026 sudah dipatok Rp 2.357,7 triliun.
Siap tidak siap, rakyat yang bayar.
Tiyo Ardianto, eks Ketua BEM UGM, kritik MBG, lalu terima ancaman penculikan, dikuntit orang tak dikenal, keluarganya diancam.
Sekarang dilaporkan ke polisi atas tuduhan hina presiden.
Yang melaporkan: Firdaus Oiwobo (gelarnya ga usah ditulis, pusing)
Orang yang sama yang:
a.naik ke atas meja di persidangan PN Jakarta Utara
b. dibekukan status advokatnya oleh Mahkamah Agung
c. dipecat dari Kongres Advokat Indonesia
Dengan lambang organisasi menampilkan granat, pisau, dan senapan.
Nama organisasinya: PEMBASMI.
Mahasiswa yang kritik kebijakan publik, dilaporkan hina presiden , oleh pengacara yang pernah dibekukan MA karena naik ke meja hakim.
Siapa sebetulnya yang perlu ditertibkan di sini?
ada yg kenal dengan wajah ini?
kenalin, bu hendri saparini.
ekonom ugm yang melanjutkan ke tsukuba.
jika ditanya soal MBG, bu hendri sudah merumuskan hal ini sejak 2007-2008 bersama prabowo.
pak sumitro orang banyumas. demikian juga bu hendri. ada garis kedaerahan yg sama.
namun konsep MBG bu hendri beda dengan Prabowo. Bu Hendri menyalin tempel konsep makan siang bagi siswa jepang, tempat dia sekolah dulu.
konsep otonom sekolah dan komite sekolah
menghindari adanya food waste berlebihan dan keracunan makanan. proses hidangan yang juga dibersihkan secara mandiri oleh siswa untuk membentuk karakter siswa. "dimulai dengan pilot project dulu ya mas", ujarnya
implementasi mbg prabowo berbeda dengan yang ia diskusikan bersama bu hendri saat baru saja mendirikan @Gerindra
bu hendri saat ini masih aktif di Core, tebet. lembaga thinktank yang mumpuni.
bu kenapa jarang nulis lagi?
"serba salah mas, kalau tulisan opini saya di media ada yang dipuji dengan policy, nanti dikira saya sedang nitip CV. kalau saya terlalu keras, nanti utusan Dasco datang lagi".
saya dan beliau akhirnya menikmati sushi, di sebuah kedai jepang yang berada tepat di atas kantornya.
nyam nyam nyam