Kenapa perempuan harus lebih selektif?
Ada alasan kuat kenapa mereka nggak boleh asal 'oke' pas diajak serius...
Bukan karena perempuan rumit tapi karena dampaknya jauh lebih besar.
Semenjak denger Ustadz felix di podcast ini bener-bener terngiang-ngiang setiap aku kerja🥹
Beliau lagi menjelaskan konsep rezeki, pekerjaan, dan rasa syukur🥹
Nikita was said : Kita tuh sering banget ibadah karena ada maunya (transaksional). Shalat karena mau bisnis lancar, umrah karena ingin dimudahkan rejeki, dan lainnya. Gimana caranya supaya tidak seperti itu, agar tetap mendapat keberkahan?
Jawaban Mr Faris ternyata bikin Niki terharu 😭🥺
Allah itu akan selalu membuat cara supaya hambaNya ingin selalu mendekat kepadaNya, termasuk dengan berbagai reward yang diberikan, dan itu itss okee bangeet...ketika hambaNya mengharapkan itu..
dear dairy
ya Allah , maybe i’m struggling with my current situation , but i have zero hate for your takdir. please grant me the ikhlas and patience i need , until i finally see why you arraged everything this way.
dulu aku pikir jatuh cinta itu sesederhana "aku suka kamu, kamu suka aku, yaudah jalanin."
but now.. i think about everything. mindset, values, emotional maturity, how he treats people, how he handles conflict, his ambition, his relationship with family, bahkan cara dia melihat masa depan. growing up is realizing that choosing a partner is also choosing the kind of life you'll live.
aku pernah dibilangin sama temenku, kalo lagi ngerasa kosong / lost spark tuh kuncinya mesti punya CURIOSITY terhadap sesuatu.
dari hal yang simple misalnya tertarik ngulik soal tontonan film atau series, belajar suatu informasi yang baru, atau explore lagi hobby yang sempet ketunda…
tapi paham juga sih, untuk bisa “punya” curiosity ini adalah sebuah privilege… bisa punya banyak waktu luang untuk explore sesuatu aja udah hal yang mewah buatku.
i’ve always cherished the idea of learning. i find beauty in learning people’s language. bcs i would study you in return, memorizing every invisible nuance you think goes unseen. that’s how deeply i yearn to know, to understand your essence. till i fluent in speaking ur language.
Buat semuanya yang suka terlalu keras dan gampang nyalahin diri sendiri 🫂
Jaejae nanya, di usia mereka sekarang, setelah berkali-kali mengalami sukses dan gagal, kenapa kalau sesuatu berjalan baik kita sering anggap itu cuma kebetulan, tapi begitu semuanya nggak berjalan sesuai harapan kita justru paling cepet nyalahin diri sendiri? Gimana caranya supaya kita bisa lebih “baik” sama diri sendiri?
Anne Hathaway cerita tentang tips dari seorang dokter. Ambil satu foto kecil diri kita, taruh fotonya, terus ucapin semua hal yang selama ini kita rasain tentang diri sendiri. Setelah itu, angkat fotonya dan coba ngomong hal yang sama ke dia.
Rasanya nggak akan bisa. Karena “dia” nggak pantas mendengar kata-kata sejahat itu. Kalau begitu, kenapa kita merasa diri kita sendiri pantes diperlakukan sekeras itu? 🥹