@inibaiu@Junaedy_8906@inganggita klo lu itu kolot, ga bisa memanusiakan orang lain, nirempati dan problematik, minimal banget ni ya, PINTER.
sebatas memahami knp ketikan lu ga konsisten aja ga bisa ngentot ngentot. buang buang waktu banget ngetik ke manusia yg punya kemampuan kognitif rendah.
@inibaiu@Junaedy_8906@inganggita >"kami akan kritis terhadap aparatur negara๐ ๐ป"
>sadar petugas sensus bkn aparatur negara
>"selagi menjalankan program pemerintah, kami berhak kritis๐"
ketikan lu tu dibikin konsisten dikit biar ga keliatan tolol, mau heran tpi jawir+ultras, sdh psti punya keterbatasan pikiran
@inibaiu@Junaedy_8906@inganggita kritik terhadap aparatur negara itu berarti ke ASN, sedangkan Petugas Sensus โ Aparatur negara
jadi yg bener mau kritis ke mana? aparatur negara atau petugas sensus? karena itu dua entitas yg berbeda secara status.
lu ngetik yg bener makanya tolol, mau kritis ke ASN apa?
@inibaiu@Junaedy_8906@inganggita coba lu cari deh pengertian aparatur negara/ASN, trus lu googling status kepegawaian petugas sensus.
tolol banget yack ga bisa bedain pegawai organik BPS dgn petugas sensus ๐
@inibaiu@inganggita jukir dishub digaji dishub daerah, RT/RW dapat intensif dari pemda kota/kab, Satpam PDAM/PLN/Kantor pemerintahan tenaga outsourcing BUJP. Semuanya aja dri mereka lu benci karena nyari makan ke pemerintah.
tololnya kok tolol banget๐
@inibaiu@inganggita kalau gw kan nganggap lu tolol karena pnya pemikiran bahwa tenaga sensus yg kerja 3 bulan dgn upah UMR merupakan bagian dari sistem pemerintahan, nah kalau lu nganggap gw tolol dari sisi mana ya?
@inibaiu@inganggita maaf tpi logikamu tolol bgt, kecewa sama pemerintah itu boleh tpi melampiaskan kekecewaanmu ke petugas sensus itu sama aja kyk melampiaskan kekecewaan sama tenaga outsourcing OB di gedung DPR
@Katherine_gabri @Coldstray human can change their weight, but human canโt change their height, which one of those preferences do you think is โunrealisticโ?