sema ugm sedang memasak:
- judulnya mari mengenal ciri khas presiden*obl*k
- mereka jelasin arti goblok menurut kbbi yaitu bodoh sekali dan masuk kategori kata kasar
- sema ugm kasih daftar ciri-ciri orang bodoh kayak ngerasa paling benar dan paling pintar
- ciri lain yang disebut susah belajar dari kesalahan dan suka ngulang kesalahan yang sama
- rasa ingin tahu rendah dan tertutup sama pandangan baru
- susah berpikir kritis dan defensif kalau dikasih kritik atau saran
- fokus ke diri sendiri dan kurang empati sama orang lain
- gampang marah impulsif dan sok mau keliatan pintar
- sema ugm jelasin fenomena ini pake teori efek dunning-kruger dari david dunning dan justin kruger
- katanya orang yang enggak kompeten sering enggak sadar akan kebodohannya sendiri
- mereka jelasin ada 4 fase psikologis mulai dari puncak kebodohan lembah keputusasaan lereng pencerahan sampe dataran keberlanjutan
- di caption postingan sema ugm nanya haruskah presiden selalu menghina di setiap pidatonya
🎊REKOMENDASI AMBIL CUTI 2027🎊
Merah = Libur Nasional
Kuning = Cuti Bersama
Hijau = Rekomendasi ambil cuti
1. 4 Januari 2027: Libur 1 - 5 Januari
2. 5 & 16 Maret 2027: Ini gokil sih, jadi bisa libur dari 5 - 16 Maret 2027
3. 7 Mei 2027: Hari kejepit, bisa libur 4 hari ini
4. 21 Mei 2027: Bisa libur 1 minggu full ini mah wkwkwk
5. 31 Mei 2027: Hari kejepit libur Kelahiran Pancasila (Libur 4 hari)
6. 18 Agustus 2027: Ini juga bisa libur 4 hari
BOCOR WAK
PURBAYA TIBA-TIBA DIGANTI. APA YANG SEBENARNYA TERJADI?
Ini bukan sekadar pergantian Menteri Keuangan.
Ada rangkaian kejadian yang waktunya menarik untuk diperhatikan.
Beberapa hari sebelum dicopot, Purbaya Yudhi Sadewa melakukan perombakan besar-besaran di lingkungan Kementerian Keuangan.
Sekitar 350 pejabat eselon II, III dan IV disebut ikut terkena rotasi dan mutasi. Perombakan itu mencakup lingkungan Direktorat Jenderal Pajak dan Bea Cukai.
Lalu...
14 SEPTEMBER 2026.
Tiba-tiba Purbaya dicopot dari kursi Menteri Keuangan.
Digantikan oleh Suahasil Nazara.
Pertanyaannya
APA YANG SEBENARNYA TERJADI DI BALIK LAYAR?
Beredar informasi bahwa perombakan pejabat tersebut menimbulkan ketegangan internal.
Disebut-sebut ada pejabat tinggi yang tidak sepakat dengan sejumlah nama yang dipilih Purbaya.
Bahkan muncul kabar bahwa sebagian pejabat yang sudah dilantik kemudian menghadapi persoalan internal.
TAPI INI PENTING
Kabar mengenai konflik tersebut BELUM DIKONFIRMASI secara resmi.
Jadi jangan buru-buru menyimpulkan bahwa itulah alasan Purbaya dicopot.
Sebab sampai sekarang pemerintah belum menjelaskan secara spesifik alasan pergantian Purbaya.
Yang diketahui publik adalah
Purbaya baru sekitar satu tahun menjabat.
Ia melakukan perombakan besar di internal Kemenkeu.
Kemudian secara mendadak diganti.
Dan kursi Menkeu kembali diberikan kepada Suahasil Nazara, sosok teknokrat yang sudah lama berada di lingkungan Kemenkeu.
Ada satu fakta lain yang juga menarik.
Sebelum dicopot, Purbaya terlibat dalam kontroversi mengenai rencana transfer Rp120 triliun dari Danantara ke pemerintah untuk membantu target fiskal.
Namun pihak Danantara kemudian menyatakan tidak ada rencana seperti yang diumumkan Purbaya tersebut.
Jadi sebenarnya ada beberapa kemungkinan yang perlu dipisahkan
APAKAH PURBAYA DIGANTI KARENA KINERJA?
APAKAH KARENA ARAH KEBIJAKAN FISKALNYA?
APAKAH KARENA KONFLIK INTERNAL DI KEMENKEU?
ATAU ADA FAKTOR POLITIK DAN KEKUASAAN YANG BELUM TERBUKA?
Sampai sekarang kita belum punya bukti untuk memilih salah satunya.
Tapi satu hal jelas
PERGANTIAN INI TERJADI DI MOMEN YANG SANGAT MENARIK.
Dan publik berhak mendapatkan penjelasan.
Karena kalau seorang Menteri Keuangan dicopot secara mendadak setelah melakukan perombakan besar-besaran di kementeriannya, rakyat wajar bertanya:
APA YANG SEBENARNYA TERJADI?
Jangan sampai publik hanya disuguhi pergantian nama.
Kita juga perlu tahu wak
APA ALASANNYA?
SIAPA YANG MEMINTA?
DAN KEBIJAKAN APA YANG AKAN BERUBAH SETELAH PURBAYA PERGI?
Karena yang dipertaruhkan bukan cuma kursi seorang menteri.
YANG DIPERTARUHKAN ADALAH ARAH KEUANGAN NEGARA.
Purbaya Ungkap Ada Petugas Pajak yang 'Main', Satu Pabrik Baja China Bisa Utang Rp1 Triliun ke Negara
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap adanya dugaan permainan dalam pengawasan perpajakan. Purbaya menyoroti ada 40 pabrik baja asal China yang beroperasi di Indonesia tidak membayar pajak secara utuh.
Hal ini disampaikan Purbaya saat rapat kerja dengan Komite IV DPD RI di Jakarta, Senin, 14 September 2026, yang disiarkan melalui YouTube DPD RI.
Purbaya awalnya mengatakan masih terdapat kebocoran dalam sistem perpajakan dan kepabeanan yang perlu dibenahi.
Ia kemudian menyoroti kepatuhan pajak sejumlah perusahaan asing yang beroperasi di Indonesia, yakni pabrik baja asal China.
"Contohnya, ada 40 pabrik baja China di sini yang beroperasi, utamanya cash-basis, jadi bayar pajaknya sepersekianlah. Pegawainya juga enggak di sana semua, sebagian besar, dan untungnya enggak ke kita (Indonesia)," kata Purbaya.
Ia menyinggung adanya anggapan dari sejumlah perusahaan bahwa aturan di Indonesia dapat diabaikan selama terdapat pihak yang bisa dibayar.
Menurut Purbaya, praktik semacam itu merupakan penghinaan terhadap Indonesia dan tidak boleh dibiarkan.
"Dia bilang gini, 'nggak ada gunanya kita ikuti peraturan Indonesia, orang Indonesia enggak akan bisa berubah, dibayar selesai'. Itu kan menghina kita, Pak," kata Purbaya.
Selengkapnya: https://t.co/TI9Bd7C666
VIDEO: DPD RI
Julkifli Sinuhaji/PR
#pajak #menkeu #Purbaya
Sebelum prabowo di sikat maka pretelin dulu tangan²nya.
Suahasil adalah kepanjangan tangan jeng sri mulyani yang akan membuat rakyat makin menderita dengan kenaikan pajak dan pajak baru nantinya.
Apa yang bisa diharapkan dari kapitalis.
cuma mau mengingatkan dan jangan sampe tenggelam :
- MBG RACUN1 HAMPIR 50.000 ANAK LEBIH
- Korupsi dana MBG yang di lakukan Dadan Hidayana
- Utang Negara per hari ini mencapai Rp 10.000 T
- Anggaran MBG 2027 Rp 240 T
- Utang Kopdes Rp 240 T
- Utang Whoosh Rp 116 T
- Defisit BPJS Rp 20 - 24 T per tahun
- Kasus Febrie Adriansyah masih ngambang
- IKN sudah ngabisin APBN 96.5 T
- Kasus Ferdi Sambo tidak ada kabarnya
- 171,9jt warga Miskin mau gimana?
- janji 19 jt lapangan pekerjaan belum ada progres
Demo Mahasiswa UI 18.09.26 :
Baru mulai dicegat hampir 10 ribu aparat gabungan
Gak bisa ke mana mana
Boro-boro ditemui pejabat
Ada yg diciduk
Pulang dgn perasaan kesal
Demo Botok Pati 27.08.26 :
Demo sebentar
Bertemu pimpinan DPR
Foto-foto
Pulang bahagia
Kontras yaa ? 🤭
🚨 SITUASI TERKINI & CRITICAL UPDATE
SLIPICOMPLEX & PETAMBURAN CHAOS PARAH! (Kamis, 27 Agustus 2026)
Kerusuhan di koridor Jakarta Barat makin tidak terkendali! Eskalasi bentrokan pasca-aksi dari depan Gedung DPR RI kini bergeser dan meluas secara masif hingga ke kawasan Slipi dan Petamburan.
Laporan terbaru dari lapangan mengonfirmasi bahwa Pos Polisi di sekitar flyover/perempatan Slipi telah DIBAKAR. Aparat kepolisian terus menembakkan gas air mata secara bergelombang untuk memecah konsentrasi massa.
KONDISI KORBAN & DAMPAK DI LAPANGAN:
• Puluhan korban dilaporkan berjatuhan akibat paparan gas air mata pekat, sesak napas parah, hingga luka-luka akibat desakan massa.
• Kepulan asap tebal membumbung tinggi di sekitar jalan arteri Slipi - Petamburan, membatasi jarak pandang secara ekstrem.
• Jalur transportasi lumpuh total: Akses arah Tomang, Palmerah, Tanah Abang, hingga jembatan flyover Slipi tidak bisa dilalui kendaraan sama sekali!
HIMBAUAN KESELAMATAN & PETUNJUK EVAKUASI DARURAT:
1. WARGA RESIDENSIAL PETAMBURAN & SLIPICOMPLEX: RAPATKAN PINTU & JENDELA
Bagi warga yang tinggal di pemukiman padat Petamburan dan Slipi, segera tutup rapat seluruh jendela dan ventilasi rumah! Gas air mata yang tertiup angin malam sangat cepat masuk ke dalam rumah dan berbahaya bagi balita serta lansia. Sediakan kain basah atau baskom air di dalam rumah untuk meminimalisir efek perih.
2. WARGA & PENGENDARA: JAUHI AREA SLIPICOMPLEX TOTAL
Jangan nekat mendekati area simpang Slipi, flyover, maupun akses masuk Gang Petamburan! Cari jalur evakuasi berlawanan arah menuju kawasan Tomang Barat, Grogol, atau Kemanggisan via jalan pemukiman dalam.
3. KORIDOR MEDIS DARURAT (PENTING!)
Tim medis dan relawan ambulans membutuhkan akses cepat menuju RS Pelni Petamburan atau RS Bhakti Mulia. Mohon dengan sangat kepada seluruh massa aksi di jalanan untuk MEMBERIKAN JALAN SECEPATNYA bagi sirine ambulans yang melintas!
4. PENANGANAN KORBAN PAPARAN GAS AIR MATA
Jika menemukan korban lemas atau pingsan: segera evakuasi ke tempat berangin segar (posisi lebih tinggi dari permukaan tanah), Longgarkan pakaian di bagian leher, bilas mata dengan air murni/cairan saline (JANGAN DIUSAP/DIGOSOK), dan berikan oksigen portabel jika tersedia.
Situasi sangat dinamis dan rawan provokasi di tengah kegelapan malam. Tetap waspada, saling jaga satu sama lain, dan utamakan keselamatan nyawa di atas segalanya!
Tanggal 27 nanti; dapat info dari anak UI, BEM tidak akan turun ya. Kalo pun ada mahasiswa yg turun itu atas nama pribadi / kelompok saja. Pinter mahasiswa berstrategi, krn tampaknya ada yg agak sedikit janggal nih utk 27, banyak kelompok2 masyarakat yg mau turun tanpa rantai koordinasi yg jelas, rentan bgt disusupi, lalu sepertinya ada semacam upaya utk ngegede2in demonya - entah dari pihak mana - jadi HATI-HATI PROVOKASI & FITNAH YA.
Siapa sih Febrie itu?
Ini info A3:
Jampidsus Febrie ini, infonya dulu orangnya owi.
Dikasih posisi buat bisa sikat-sikatin lawan politiknya owi dulu.
Isunya salah satu targetnya Airlangga sama Aburizal tuh target buat kuasain Golkar.
Masuklah anak emas owi si Bahlil.
Tapi, sekarang infonya Febriemulai bergeser loyalitasnya ke owo.
Kenapa?
Mau dinaikkan jadi jaksa agung, gantiin pak Burhan.
Bahkan lingkaran owo udah tahu ini, karena calonnya dua, jampidsus sama jamintel.
Nah jamintel itu, adek iparnya Dasco.
Iya, Dasco orang kepercayaan owo.
Tapi owo maunya di jampidsus ini. Tapi, Febrie bukan disikat sama Dasco, melainkan sama owi.
Kenapa?
Ada beberapa faktor, menurut info berseliweran di media massa.
Pertama, Febrie berani ngusik kasus Nadiem yang mana pasti nama owi disebut, entah karena gasuka terusik, nah mulai lah tuh.
Diusik juga Febrie ini sama kortas.
Kalian tau siapa yang buat kortas?
Owi lah yang keluarin perpres sehingga koryas terbentuk.
Dan, hebatnya lagi kortas ini posisi strukturnya langsung di bawah kapolri, bukan di bawah bareskrim.
Kortas dipimpin bintang 2, makanya dari sini masuk akal kasus Febrie.
Febrie ini secara pangkat bintang 3, mana mungkin bintang 2 berani ngusik, kecuali punya bekingan kuat bintang 4 atau di atasnya.
Dari sini kita bisa paham.
Mungkin awalnya sempet reda karena kasus nadiem udah masuk tahap akhir, eh tiba-tiba jebretttt kasus MBG makan tumbal bintang 1 polri.
Kalian tau gak MBG itu proyek siapa aslinya?
Yak, Pak owi.
Makanya polri pegang banyak titik SPPG.
Nah jampidsus inilah yg bongkar ada praktik korupsi makanya ada tumbal tuh bintang 1 polri.
Panas gak kira-kira geng oslo?
Nah mbg inilah pemicu keduanya. Sehingga terjadilah cipete dll. itu, sampai akhirnya jadi tersangk sekarang.
Udah berenti?
Belum.
Jadi Febrie ini dikasih tugas tambahan sama pak owo, apa itu?
Sebagai satgas PKH, bahasanya dia ini yang mau sikat-sikatin mafia hutan, infonya udah ada target-target mafia besarnya.
Kok bisa nyambung ke owi?
Ada yang heran gak mafia besar hutan-hutan itu kok bisa aman? Gak kesenggol?
Karena gada yang berani, bekingan kuat, tapi Febrie ini dapet tugas berantas itu.
Pasti mafia mulai terusik.
Menteri kehutanan sekarang tahu siapa?
Iya Raja Juli, dia loyalis garis keras geng oslo.
Mungkin mafianya udah teriak keusik, ngadunya ke siapa yang kuat?
Iya, di situ titik temunya. Ngadu ke raja oslo.
Bener kek gitu?
100% belum tentu benar dan 100% belum tentu salah.
Sampe akhirnya apa?
Jampidsus resmi jadi tersangka.
Yang membagongkan apa?
PLT jampidsus itu jamwas, siapa jamwas? Orangnya gerbong oslo.
Bisa cari tau sendiri kalau ini.
Terus yang lebih aneh, kasusnya bukan ditanganin sama yg nangkep, tapi dibalikin ke kejagung.
Aneh gak?
Kawan meriksa kawan.
Tapi, apa iyaa si Febire ini cuma pengen di amputasi dari jabatannya doang baru diisi loyalis oslo baru?
Dan mungkin sebagai pesan tersirat juga bahwa, jangan macem macem sama proyek-proyek yg ada aroma oslo atau orang-orang oslo ya pasti disikat, siapa pun itu.
Apakah jaksa agung target? Hmm bisa jadi tapi tunggu tanggal mainnya, dan apakah coklat tua bakal diem aja?
Sepertinya tidak, lagi siapin bom waktu.
Hahaha seru yaa konoha
Tulisan ini tidak menyalahkan siapa dan kenapa, bukan untuk menggiring opini dan bukan pendukung pihak manapun.
Tujuannya hanya agar kita gak telen mentah mentah info media dan mencari lebih banyak info yang berkaitan.
Cmiiw yaaa guys 🙏🏻🫡
Nasihat Amin Rais buat Prabowo:
- ditangkapnya Roy Suryo & Dokter Tifa itu penyalahgunaan kekuasaan
- baru ini ada orang di tangkap karna ijasah orang
- Suruh Jokowi tunjukkan ijazah asli kalau ada, selesai dalam 3 menit
- Rakyat sudah menderita harga naik, PHK merata, jangan tambah beban
- Kekuasaan itu titipan Allah jangan sombong
- Peringatan keras: kekuasaan zalim pasti runtuh monggo kerso!
Adik gue lulus S1 tahun lalu.
IPK 3,8. Cumlaude.
Udah 11 bulan nganggur.
Yang nerima dia kerja pertama kali?
Warung kopi depan rumah.
Gajinya Rp1,2 juta.
Gue gak nulis ini buat nyalahin dirinya.
Atau nyalahin kampusnya.
Gue nulis ini karena gue tau ada jutaan "adik gue" di luar sana.
Yang dibesarkan dengan satu keyakinan:
"Kuliah yang bener, nanti hidupmu terjamin."
Dan sekarang mereka bingung janji itu ke mana?
Gue bukan anti kuliah.
Tapi gue mulai curiga.
Gelar itu dulu pintu masuk.
Sekarang?
Gelar cuma tiket antre.
Semua orang pegang tiket yang sama.
Yang beda adalah apa yang ada di balik tiket itu.
HRD temen gue cerita jujur:
"Dari 200 lamaran yang masuk, 190 punya gelar S1."
"Yang gue panggil? Yang CV-nya beda."
"Portfolio. Project. Pengalaman nyata. Bahkan konten."
"Gelar? Gue liat belakangan."
Itu bukan pengecualian.
Itu udah jadi standar baru.
Adik gue habiskan 4 tahun belajar teori.
Skripsinya 80 halaman.
Tapi pas interview pertama ditanya:
"Pernah handle project apa?"
Dia diem.
Bukan karena dia bodoh.
Tapi karena 4 tahun itu gak ada yang ngajarin dia bikin sesuatu yang nyata.
Yang perusahaan cari sekarang bukan yang paling pintar.
Tapi yang paling siap.
Siap problem solving.
Siap komunikasi.
Siap deliver hasil bukan cuma tugas.
Skill itu gak ada di mata kuliah manapun yang pernah adik gue ambil.
Gue akhirnya kasih adik gue satu hal yang gue nyesel gak tau dari dulu.
Bukan buku kampus. Bukan modul.
Tapi cara berpikir yang beneran dibutuhin dunia kerja sekarang.
Sebulan setelah itu, dia udah punya 2 project freelance.
Tapi tunggu dulu ini belum selesai.
Ada bagian yang lebih bikin gue marah.
Yang bikin gue paling geram bukan sistemnya.
Tapi narasinya.
Orang tua kita masih bilang:
"Kuliah dulu yang bener, jangan kebanyakan kegiatan."
Padahal kegiatan itulah yang dicari HRD.
Kita dilarang melakukan hal yang justru menyelamatkan kita.
Gue gak bilang kuliah itu buang waktu.
Gue bilang kuliah aja gak cukup.
Bedain dua hal itu.
Gelar itu fondasi.
Tapi rumahnya lo yang harus bangun sendiri.
Dan kampus gak pernah ngajarin cara bangun rumahnya.
Adik gue sekarang udah kerja.
Bukan karena gelarnya.
Tapi karena dia akhirnya berhenti nunggu gelar itu bekerja.
Dia mulai bikin portfolio.
Dia mulai belajar skill yang beneran dibutuhin.
Dia mulai kelihatan di tengah 190 orang yang cuma pegang tiket yang sama.
Kalau lo atau adik lo lagi di titik ini
Gelar udah di tangan tapi jalan masih buntu
Jangan tunggu sistem berubah.
Sistemnya gak akan berubah secepat yang lo butuhin.
Mulailah dari apa yang bisa lo kerjakan hari ini.
Bangun portfolio.
Cari pengalaman.
Belajar skill yang memang dibutuhkan.
Karena pada akhirnya, yang membedakan lo dari ratusan pelamar lain bukan cuma gelar yang lo punya, tapi apa yang bisa lo tunjukkan dan kerjakan.
Menurut kalian, di zaman sekarang yang lebih menentukan dapat kerja itu gelar, pengalaman, atau koneksi?
sc:threadssarikuesari
1