Gw tidak akan menyalahkan rumah sakit karena:
1. Keterbatasan alat medis itu salah satunya karena pemerintah. Alat kesehatan impor masih dianggap barang mewah.
2. Sebaran faskes yang tidak memadai juga bagian dari ketidakmampuan negara memberikan jaminan kesehatan sehingga akan selalu ada faskes yang over-capacity.
3. Tagihan iuran perawatan ke BPJS sering telat juga salah pemerintah.
Makanya yang gw tekankan dari tadi adalah kita harusnya menuntut ke negara untuk ketiga hal di atas agar tidak ada lagi korban seperti almarhum. Kita tidak perlu menyalahkan nakes/named sepenuhnya. Yang salah adalah nakes/named di postingan almarhum.
Yang salah adalah orang-orang yang perlu merasa tersinggung atas sebuah curhatan biasa yang tidak menjelekkan pihak manapun.
Kalo biaya untuk sekolah 1 dokter spesialis itu 500 juta, maka biaya pelatihan ini bisa untuk menyekolahkan 2.000 dokter spesialis baru
Ternyata ada ya uangnya . . .
Jam 2 pagi.
Anak tiba-tiba demam. Atau menangis tanpa henti. Atau badannya terasa "nggak seperti biasanya."
Lalu muncul pertanyaan yang hampir semua orang tua pernah alami.
"Perlu langsung ke IGD sekarang... atau tunggu sampai besok?"
Ini keputusan yang tidak mudah.
Datang ke IGD ternyata tidak gawat memang melegakan.
Tapi menunggu di rumah padahal seharusnya segera dibawa ke IGD, itulah yang bisa berbahaya.
Sebagai dokter IGD, saya coba kasih panduan sederhana :
Inilah knp klo dipatok ular, JANGAN DIIKET KENCENG2!
Tlg baca utas sampe abis! Penting!
Bisa ular tuh pd tahap awal nyebarnya gk lewat pembuluh darah, tp kelenjar getah bening.
Maka, prinsip pertolongan pertamanya mirip patah tulang → IMOBILISASI!
Otot daerah gigitan diupayakan tdk ada kontraksi apapun krn gerak dikit, venom bisa nyebar guys!
Ngiket kenceng2 begini (torniket) malah berisiko memperparah cedera jaringan. Aliran darah bisa kehambat, jaringan ga dapet cukup oksigen & nutrisi, lama2 bisa matiiii