Gua Berusaha Untuk Mengurangi Nonton Short Video Setelah Baca Jurnal Ini
Lo pernah nggak sih ngerasa otak makin “lemot” setelah seharian scroll short video?
Awalnya gua pikir itu cuma perasaan doang, sampai gua baca jurnal ini.
Ternyata, kebiasaan nonton short video, entah itu TikTok, Reels, YouTube Shorts, ternyata beneran ada efeknya ke otak. Efeknya ngaruh ke kognisi, memori, dan fokus.
Iya, betul, kemampuan otak yang selama ini kita andalkan buat kerja, belajar, atau sekadar mikir jernih itu bisa terganggu.
Penelitian meta-analisis skala besar yang ngerangkum 71 penelitian dengan hampir 100.000 partisipan menemukan hasil menarik yaitu
𝗦𝗲𝗺𝗮𝗸𝗶𝗻 𝘀𝗲𝗿𝗶𝗻𝗴 𝗻𝗼𝗻𝘁𝗼𝗻 𝘃𝗶𝗱𝗲𝗼 𝗽𝗲𝗻𝗱𝗲𝗸, 𝘀𝗲𝗺𝗮𝗸𝗶𝗻 𝗯𝗲��𝗮�� 𝗷𝘂𝗴𝗮 𝗽𝗲𝗻𝘂𝗿𝘂𝗻𝗮𝗻 𝗳𝘂𝗻𝗴𝘀𝗶 𝗼𝘁𝗮𝗸
Nonton short video terlalu sering juga berkaitan dengan naiknya tingkat stres, kecemasan, sampai gangguan tidur.
Short video itu kontennya super cepat, super padat, dan super stimulatif. Otak kita kebanyakan “dopamine hit” dalam waktu singkat. Akhirnya, konten panjang jadi kerasa membosankan, kokus makin pendek, daan itu kebawa ke aktivitas lain di dunia nyata.
Semoga bermanfaat!
Seseorang bisa meninggal karena beban pikiran berlebih (anxiety disorder). Beban pikiran yang berlebihan bukan hanya membuat lelah.
Dalam jangka panjang, dia bisa membuat tubuh benar-benar menyerah.
Gw kehilangan apaan sih sebenernya, sampe mindlessly staring at the wall & plenger kek gini?
Kayak... literally doing nothing, but why do I feel so empty and drained at the same time?