Serangan udara penjajah tadi malam menghancurkan tenda-tenda yang menampung sekitar 200 keluarga pengungsi Palestina di daerah Al-Mawasi, barat Khan Younis, Gaza selatan.
Serangan itu menghancurkan satu-satunya tempat berlindung mereka dan membakar sisa-sisa barang milik mereka.
PBB Putuskan Israel Lakukan Genosida dengan Menargetkan Anak-Anak Gaza
Komisi Penasihat PBB yang baru menyimpulkan bahwa pasukan Israel secara sengaja menargetkan anak-anak Palestina. Laporan tersebut menyebut tindakan ini sebagai elemen kunci dari niat genosidaโbukan sekadar dampak ikutan (collateral damage), melainkan sebuah strategi untuk menghancurkan masa depan Palestina dengan menghabisi generasi penerusnya.
Berikut adalah poin-poin langsung dari laporan yang dipimpin oleh Hakim Srinivasan Muralidhar:
1. Korban Jiwa yang Masif: Setidaknya 20.179 anak tewas dan 44.143 lainnya terluka. Angka ini mencakup sekitar 30% dari total korban jiwa, menandakan proporsi kematian anak yang jauh lebih tinggi dibandingkan konflik tahun 2008 atau 2014.
2. Target Penembak Jitu (Sniper): Banyak anak ditembak di bagian kepala dan leher oleh penembak jitu serta drone quadcopter. Pola luka yang ditemukan terlalu presisi untuk disebut sebagai ketidaksengajaan. Salah satu kasus tragis menunjukkan seorang bayi ditembak di kepala saat sedang menyusu pada ibunya.
3. Identifikasi Unit Militer: Laporan tersebut secara spesifik menyebutkan nama-nama unit yang bertanggung jawab. Brigade ke-401, misalnya, dikaitkan dengan pembunuhan Hind Rajab (5 tahun) serta penembakan ambulans yang dikirim untuk menyelamatkannya.
4. Pemusnahan Sistematis: Kelaparan akibat blokade, serangan terhadap bangsal bersalin, serta penghancuran sekolah dan panti asuhan dinilai sebagai langkah sengaja untuk memutus "keberlanjutan biologis" bangsa Palestina.
5. Tindakan Sadistis: Tentara Israel kedapatan merekam video saat mereka mengikat mainan anak-anak ke tank, tindakan yang dikategorikan oleh Muralidhar sebagai aksi yang "sadis."
6. Muralidhar menyatakan dengan tegas: "Ini tidak bisa lagi dianggap sebagai dampak ikutan." Di sisi lain, Israel merespons dengan menuduh laporan PBB tersebut sebagai "fitnah palsu." Ketika dua puluh ribu anak telah gugur, pembelaan yang mereka berikan hanyalah sebatas rilis pers.
๐จ Noam Chomsky drives the final nail into the coffin of the Zionist narrative: 'I am Jewish, and I say it with all boldness: Israel must be eliminated. This colonial entity has no future.'
Retorika Ben-Gvir adalah peringatan bahaya bagi dunia. Ketika seorang pejabat tinggi keamanan negara menggunakan narasi yang memisahkan manusia antara "yang berhak hidup" dan "yang layak musnah," ia sedang mempersiapkan pembenaran moral untuk pembersihan etnis berskala besar.
Dunia internasional tidak boleh lagi melihat ini hanya sebagai "komentar kontroversial," melainkan sebagai ancaman nyata terhadap kemanusiaan yang harus diadili di panggung hukum global. ๐๐
๐ฎ๐ฑโก๏ธ๐บ๐ธ Menteri Keamanan Nasional Israel Ben-Gvir:
Jika Trump menyuruh Netanyahu meninggalkan Lebanon, jawabannya seharusnya: "Tuan Presiden, tidak."
Dan bukan hanya tidak untuk meninggalkan Lebanon, tetapi juga tidak untuk pernyataan seperti, "Jangan serang tempat ini" atau "Jangan serang tempat itu."
Seribu ibu Lebanon mungkin menangis, tetapi tidak satu pun ibu Israel.
Selama insiden armada kapal, orang-orang berkata kepada saya, "Beri mereka sandwich." Saya berkata, "Saya akan memberi mereka sandwich? Saya akan menunjukkan kepada mereka siapa yang berkuasa."
Seseorang dari Kementerian Luar Negeri berkata kepada saya, "Beri mereka sandwichโitu akan terlihat baik di mata dunia."
Saya berkata kepada mereka: "Anda sedang berbicara dengan Ben-Gvir. Mereka pendukung terorisme. Saya tidak akan membawakan mereka sandwich."
Wakil Wali Faqih di Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Hujjatul Islam Abdullah Haji Sadeghi, menegaskan bahwa ajaran suci Al-Quran tidak memungkinan Iran berdamai dengan AS.
Militer Israel membombardir sebuah tenda di dalam kompleks sekolah yang menjadi tempat pengungsian keluarga-keluarga Palestina.
Kejahatan monster teroris Zionis bisa berlanjut krn dukungan negara2 Barat & diamnya negara2 Selatan
Pesawat tempur penjajah malam ini menyerang sebuah apartemen di kamp pengungsi Al Bureij di Jalur Gaza tengah, mengakibatkan 3 orang meninggal seketika, termasuk Ahmed Weshah, saudara dari koresponden Al Jazeera, Mohammed Weshah, yang sebelumnya syahid akibat serangan penjajah selama gencatan senjata ini.
Jumlah korban meninggal akibat serangan penjajah di seluruh Jalur Gaza dalam 24 jam ini meningkat menjadi 11 orang, di samping puluhan korban luka.
Saat Piala Dunia dimulai, seorang anak Palestina yang kehilangan kedua kakinya di Gaza masih berlari mengejar bola di antara tenda-tenda, menolak membiarkan penjajah merampas mimpinya.
Namun di tengah genosida, pengungsian, dan kehilangan yang tak terbayangkan, anak ini terus mengejar permainan yang dicintainya, membawa mimpi yang gagal dihancurkan penjajah.
Menurut UNRWA dan organisasi kemanusiaan, Gaza adalah rumah bagi kelompok anak-anak amputasi terbesar dalam sejarah modern, ribuan anak terpaksa membangun kembali kehidupan mereka setelah kehilangan anggota tubuh, rumah, dan masa depan.
Kemarin penjajah membunuh 4 warga Gaza dalam serangan di pantai Mawasi Khan Younis.
Salah satunya adalah Hussein Al-Qidra, anak laki-laki satu-satunya dalam keluarganya, yang tumbuh di antara 8 saudara perempuan.
Para pemukim ilegal kolonial membakar sebuah masjid selama serangan penjajah di desa Jiljilya, Ramallah, Tepi Barat, menyebabkan kerusakan yang signifikan.
Serangan pembakaran ini terjadi setelah insiden serupa terjadi pada 15 Juni, ketika para pemukim kolonial mencoba membakar sebuah masjid saat para jama'ah berada di dalamnya.
Serangan-serangan ini merupakan bagian dari kampanye kekerasan yang didukung negara ilusi penjajah terhadap rakyat Palestina di Tepi Barat untuk meneror dan secara paksa menggusur komunitas serta memperluas jajahannya atas tanah Palestina.
๐ง๐ญ Bahrain:
Rakyat Bahrain yang MUAK dengan rezim Al Khalifah yang menjadi JONGOS ZIONIS-AMERIKA menyambut baik drone Iran yang menargetkan pangkalan Armada Kelima AS di negara tersebut...
Penjajah baru saja melakukan pemboman terhadap sebuah rumah rakyat Palestina di dekat Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsha di Deir al-Balah, Jalur Gaza tengah.