NIH GUYS INFO LENGKAPNYA !!!
Kamu pedagang, ojol, freelancer, petani, nelayan, atau punya usaha sendiri?
Ada program pemerintah yang sering diabaikan tapi manfaatnya luar biasa. Namanya BPJS Ketenagakerjaan BPU.
APA ITU BPJS KETENAGAKERJAAN BPU?
BPU singkatan dari Bukan Penerima Upah.
Ini adalah program BPJS Ketenagakerjaan khusus untuk pekerja mandiri yang tidak terikat hubungan kerja dengan perusahaan.
Siapa pun yang bekerja dan menghasilkan uang tapi bukan sebagai karyawan resmi,
bisa dan sangat disarankan untuk daftar BPU.
SYARAT DAFTAR
Syaratnya sangat mudah, hanya dua hal:
- Punya NIK atau KTP Elektronik
- Usia minimal 15 tahun, maksimal belum genap 65 tahun
Tidak perlu surat keterangan kerja, tidak perlu slip gaji,
tidak perlu dokumen dari perusahaan. Siapapun warga negara Indonesia yang bekerja secara mandiri bisa langsung daftar.
Ada tiga program yang bisa diikuti peserta BPU:
1. Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK): Wajib diikuti. Iuran 1% dari penghasilan yang dilaporkan, minimal Rp 10.000 per bulan.
2. Jaminan Kematian (JKM): Wajib diikuti bersama JKK. Iuran tetap Rp 6.800 per bulan.
Jadi paket minimal JKK plus JKM hanya sekitar Rp 16.800 per bulan.
Lebih murah dari segelas kopi kekinian.
3. Jaminan Hari Tua (JHT): Bersifat opsional tapi sangat dianjurkan. Iuran 2% dari penghasilan yang dilaporkan, minimal Rp 20.000 per bulan. Ini adalah tabungan masa depan yang bisa dicairkan.
Info terbaru 2026: Ada keringanan iuran 50% untuk program JKK dan JKM. Untuk sektor transportasi berlaku Januari 2026 sampai Maret 2027. Untuk sektor lainnya berlaku April sampai Desember 2026.
Artinya sekarang adalah waktu terbaik untuk daftar karena iuran sedang disubsidi.
MANFAAT YANG DIDAPAT
Manfaat JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja):
Pengobatan dan perawatan medis tanpa batas plafon biaya sesuai indikasi medis. Santunan tidak mampu bekerja: 100% upah selama 12 bulan pertama, lalu 50% mulai bulan ke-13 hingga sembuh. Jika cacat permanen, mendapat santunan sesuai tingkat kecacatan. Jika meninggal akibat kecelakaan kerja, ahli waris mendapat santunan dan beasiswa pendidikan anak.
Manfaat JKM (Jaminan Kematian): Santunan kematian bukan akibat kecelakaan kerja sebesar Rp 42 juta. Biaya pemakaman sebesar Rp 10 juta. Beasiswa pendidikan untuk 2 orang anak, dari SD hingga perguruan tinggi. Total manfaat JKM bisa mencapai Rp 174 juta apabila anak masih sekolah. Syarat untuk mendapat manfaat penuh JKM adalah sudah membayar iuran minimal 3 bulan berturut-turut.
Manfaat JHT (Jaminan Hari Tua): Tabungan yang bisa dicairkan saat berhenti bekerja, pensiun, atau kondisi tertentu. Setelah 10 tahun kepesertaan, bisa diambil sebagian maksimal 30% untuk kepemilikan rumah atau 10% untuk persiapan pensiun.
CARA DAFTAR ONLINE (Paling Mudah)
Langkah 1: Buka browser, kunjungi situs https://t.co/6FhWlDSUfz
Langkah 2: Klik tombol daftar atau mulai pendaftaran BPU
Langkah 3: Masukkan NIK KTP dan data diri lengkap, nama sesuai KTP, tanggal lahir, nomor HP aktif, dan alamat email
Langkah 4: Isi data pekerjaan, yaitu jenis pekerjaan, lokasi kerja, jam kerja per hari, dan estimasi penghasilan per bulan
Langkah 5: Pilih program yang ingin diikuti, minimal JKK dan JKM
Langkah 6: Pilih kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan terdekat
Langkah 7: Setelah data lengkap, klik lanjutkan. Sistem akan menghitung jumlah iuran yang harus dibayar
Langkah 8: Akan muncul kode pembayaran yang dikirim ke email
Langkah 9: Bayar iuran pertama melalui transfer bank, marketplace, minimarket, atau metode pembayaran lain yang tersedia
Langkah 10: Setelah pembayaran berhasil, kartu digital dikirim ke email. Kepesertaan langsung aktif.
Daftar sekarang jangan tunggu kecelakaan terjadi dulu.
Perlindungan aktif terhitung sejak pembayaran iuran pertama,
bukan sejak pendaftaran.
BPJS BPU bukan kemewahan.
Ini adalah jaring pengaman minimum yang seharusnya dimiliki setiap pekerja mandiri Indonesia. Iurannya lebih murah dari parkir motor sehari
Izin cerita dikit, tahun lalu sempet nganggur beberapa bulan, sedih market job di indo seseret itu.
Syukur syukur dpt offer, tembus interview aja jarang. Padahal udah apply sehari lebih dari 50x
Ada satu keisengan, gw buka portal job trs setting job location yang basednya di Singapore.
Gw apply banyak banyak juga, eh banyak yg ngajakin interview, bahkan tembus sampe offering letter.
Alhamdulillah sekarang udah dapet job yang remote-based, tp tetep punya kantor di Jakarta. Bos gw orang Singapore baik bgt ngutamain WLB, USD salary pula.
Ini kata Mas Hanif bener, ternyata perusahaan LN emang banyak orang Indo yg di hire tp mostly kita emg gatau aja caranya.
Sekarang udah berhenti berharap sama job marketnya Indo sejak you know lah.
Halo :) Ini aku ada kode program buat everyday tasks seperti convert PDF, resize PDF, split PDF, generate QR code, remove image backrgound, unit converter, dll (bisa lihat di referensi screenshots terlampir).
Kamu bisa unduh kode programnya di https://t.co/aYlX2H9jgd
dan jalanin secara lokal di komputer kamu, supaya data-data kamu nggak bocor ke mana-mana.
Kenapa ada orang yang gampang banget dapet kerja remote, sedangkan yang udah keluar 25juta buat ikut bootcamp masih gagal terus di interview?
Bedanya satu: kemampuan komunikasi.
Mungkin lo bisa pelajarin skill teknis di bootcamp, tapi skill komunikasi ga bisa dipelajarin dengan instant.
Orang Indonesia sebenernya ngerti bahasa Inggris. Tiap hari liat konten berbahasa Inggris, nonton YouTube, baca artikel. Ngerti semua.
Tapi pas disuruh ngomong? Banyak yang blank.
Speaking itu skill terpisah. Dan satu-satunya cara ngelatihnya ya latihan, tiap hari.
Jaman gue sekolah dulu, kalo mau latihan speaking sama native harus main ke tempat wisata dan cari bule yang mau diajakin ngomong. Atau temen gue yg tajir ikut les bahasa Inggris yang diajar sama native atau punya program speaking.
Sekarang lo bisa latihan speaking dengan cara mock interview sama AI kapanpun lo mau tanpa keluar duit buat ikut les.
Di video ini gue tunjukin caranya pake Gemini:
→ Buka app Gemini
→ Klik icon paling kanan (Gemini Live)
→ Langsung ngobrol
Setelah sesi mock up selesai, pastikan lo minta feedback ke Gemini buat cari tau apa yang bisa diimprove.
Ini gratis ga harus pake yang berbayar.
@PerciKecil Pantes gw ngerasa kobisa vibesnya sama bgt padahal beda film ini ternyata SUTRADARANYA SAMA ANJIRRR, yuusha yoshihiko, gintama, kyo kara ore wa gaada yg fail 😭🤣
Diceritain seorang C-Level soal uniknya orang Indonesia.
Beliau suka becanda. Misal ketika team izin ke toilet dia becandain dengan jawab “no you cannot”.
Kolega India 🇮🇳 jawab “hahaha funny”, lanjut ke toilet.
Kolega Spanyol 🇪🇸 jawab “no thanks”, lanjut ke toilet.
Kolega Indo 🇮🇩 engga jawab apa-apa. Diem dan beneran gajadi ke toilet. Lalu canggung satu ruangan sampe bilang “Im joking, ofcourse you can”
Yang bikin dia culture shock adalah betapa tingginya tingkat obedience orang Indonesia. Seakan consent di sini tuh manufactured through power relations.
Padahal orang Indonesia itu cemerlang dan kinerjanya luar biasa, tapi begitu atasan bilang X meskipun itu gak sesuai prinsip atau pemahaman, mereka akan tetap taat.
Kenapa ya dan gimana cara kita unlearn karakter ini?
Guys, ini jujur bikin geleng-geleng kepala sih…
Jadi kan barusan ada kabar gempa gede yang bahkan berpotensi tsunami, dan datanya juga udah keluar di beberapa titik kayak Sidangoli, Minahasa Utara, sampai Belang itu air lautnya beneran naik.
Artinya ini bukan sekadar gempa biasa, tapi udah masuk kategori situasi rawan yang harusnya bikin semua orang fokus ke keselamatan dulu.
Nah, yang bikin orang naik darah…
ada info murid-murid udah dipulangin karena gempa (which is bener, itu langkah aman), TAPI habis itu malah dikasih info tambahan di grup WA buat balik lagi ke sekolah cuma buat ambil MBG.
Serius nanya:
Emang MBG sepenting itu sampai harus ambil risiko balik ke lokasi yang tadi dianggap gak aman?
Ini bukan soal lebay atau panik ya… ini soal logika dasar keselamatan.
Kalau satu tempat udah dinilai berbahaya sampai semua orang disuruh pulang, ya harusnya konsisten:
jangan suruh balik lagi, titik.
Kadang kita terlalu ngeremehin situasi bencana, seolah-olah masih bisa ditunda atau diatur ulang.
Padahal kenyataannya:
alam itu gak nunggu kita siap.
Sumber: X ophyy
A Stanford study found that people who played Pokémon heavily as kids developed a small region of the brain that responds specifically to Pokémon characters.
Researchers scanned adults who grew up playing on Game Boy and showed them images of Pokémon like Pikachu and Bulbasaur.
Their brains lit up in the same exact spot, a consistent area in the visual cortex tied to recognizing specific categories of objects.
The reason comes down to childhood. When you’re young, your brain is more flexible, and spending hours memorizing hundreds of similar-looking Pokémon essentially trained it to carve out space just for them.
(via @Stanford)