Tur panjang melintasi Jawa, juga tur panjang pertama bagi kami. 18 kota/kabupaten, 4 provinsi, dan satu semangat yang sama: kemandirian.
Kami juga membuka sesi pra-pesan merchandise yang seluruh keuntungannya untuk mengakomodasi perjalanan kami. Pemesanan melalui DM. Thx❤️
Narasumber bukan entitas yang statis. Mereka bisa berubah. Bisa menarik pernyataan. Bisa menyangkal juga. Dan perubahan itu tidak selalu berarti bahwa mereka sejak awal berbohong.
Ada banyak kemungkinan, bisa jadi
mengalami tekanan, mendapat ancaman hukum, mengalami intimidasi fisik atau digital, atau mungkin ada tawaran lain.
Karena itu, dalam jurnalisme atau dalam hal ini film dokumenter, perubahan sikap narasumber tidak otomatis dibaca sebagai bukti bahwa laporan sebelumnya salah, dan Papua baik-baik saja. Tetapi juga tidak boleh diabaikan begitu saja. Justru di situlah pentingnya verifikasi berlapis dan prinsip informed consent.
Narasumber adalah manusia yang berada dalam relasi kuasa. Semoga Mama Yasinta sehat selalu.
@AJEnglish Dragging her by the hair after what happened? Is this a so called first world country? Western civilization? The woman was standing posing no threat at all.
Hamas actually treating Israelis women better than this so called "beautiful" western civilization.
Never ever let these westoid rats lecturing you about women's right.
We will never forget how this young man tried to save his mother, dragging her in the most basic way—until an Israeli soldier suddenly fired a shell at them, killing them both instantly.
Selagi buzzer digerakkan untuk menuduh film Pesta Babi provokatif, kekerasan terus terjadi di Papua.
Di film juga disebutkan kalau orang Papua dijaga lebih banyak tentara (1 tentara/100 penduduk Papua) dibandingkan rata-rata wilayah lain di Indonesia (1 tentara/696 penduduk Indonesia).