Banyak paradoks di negeri ini. Mudik dilarang, tapi destinasi wisata buka serempak. Penutupan jalan raya, tapi malah macet di sana-sini. Izin resepsi masyarakat dipersulit, tapi pernikahan seleb dihadiri langsung oleh pemimpin negara
.
Ah, tapi saya tahu apa. Cuma rakyat jelata
Bentuk "dikarenakan" keliru. Bentuk ini muncul melalui analogi dengan "disebabkan". "Sebab" bisa diimbuhkan karena ia kata benda. "Karena" kata hubung dan jenis kata ini tidak bisa diimbuhkan. Tidak ada "mengarenakan", kan?
Solusi: Pakai "karena" atau "disebabkan".