İnsanlık tarihindeki en korkunç sahnelerden biri ortaya çıktı.
İ’srail'in Gazze'de binlerce insanı şiddetli kıtlık nedeniyle kumla karıştırılmış un toplamaya zorladığı an.
İnsanlığın öfkesini büyütmesi ve asla unutmaması gereken insanın kanını donduran o korkunç an.
Israel BIANG KEROK.
Sidang PBB berujung ricuh setelah Duta Besar Israel, Danny Danon, menuntut pengunduran diri pejabat senior PBB, Pramila Patten, terkait sebuah laporan yang memasukkan Israel ke dalam DAFTAR HITAM atas kekerasan seksual dalam konflik.
Ketika pejabat PBB, Vanessa Frazier, menanggapi bahwa temuan tersebut didasarkan pada "BUKTI YANG TERVERIFIKASI",
Danon memotong ucapannya:
"ANDA HARUS DIAM SEKARANG."
Israel HARUS DIMUSNAHKAN dari MUKA BUMI!!
Luis David Hutabarat, 32 tahun.
Kerjaannya nimbang sawit.
Selasa sore kemarin dia pulang naik motor dari kebun mertuanya.
Yang ditinggalin di rumah: istri, sama 4 anak.
Di jalan, dia dicegat 6 orang petugas keamanan PT Agrinas Palma Nusantara , perusahaan sawit BUMN. Motornya ditabrak gantian sampai jatuh.
Dia lari sekitar 100 meter, jatuh lagi, sembunyi di semak. Ketemu, dikeroyok.
Ditemukan tewas dengan memar di wajah dan leher.
TNI sendiri yang konfirmasi ke media: dua dari terduga pelaku, berinisial B dan BD, lagi bertugas BKO (Bawah Kendali Operasi) di perusahaan itu.
Satu prajurit aktif dari Kodim Iskandar Muda Aceh, satu lagi purnawirawan yang baru pensiun April kemarin.
Per kemarin, keduanya resmi jadi tersangka, bareng dua warga sipil.
Motifnya apa?
Dandim Labuhanbatu sendiri yang sampaikan ke pers: pelaku curiga korban mencuri buah sawit.
Dan sebelum hasil visum keluar, sebelum proses hukum jalan , pihak Agrinas sudah lebih dulu bicara ke media, menyebut korban yang sudah tewas itu sebagai pelaku pencurian.
Mati duluan, dituduh pencuri belakangan, tanpa pernah masuk ruang sidang.
Besoknya, ratusan warga membakar kantor dan mes perusahaan itu.
Bukan karena mereka tiba-tiba brutal.
Itu ledakan dari sesuatu yang sudah lama dirasakan: aparat negara dipakai menjaga kebun korporasi, bukan menjaga nyawa rakyat di sekitarnya.
Jadi pertanyaannya bukan cuma soal sawit siapa yang dicuri.
Pertanyaannya: kalau personel TNI resmi ditugaskan menjaga aset korporasi sawit, dan ujungnya seorang ayah dari 4 anak mati dikeroyok cuma karena DICURIGAI mencuri buah, bukan terbukti, cuma dicurigai ,
sistem macam apa yang lebih sigap melindungi tandan sawit ketimbang nyawa rakyatnya sendiri?
Ga ditayangin di tipi Krn media takut ancaman pemerintah. Jadi kite netizen menayangkan berita demo hari ini yg msh berlangsung. Viralkan....gas pol 🔥 🔥
Aneh berita demo ga ada di tv
Netanyahu’yu çıldırtan hareket!
İsrailli bir esir, Kızılhaç'a teslim edilip serbest bırakılmadan önce Kassam mücahitlerini alnından öptü.
Dünya basını bunu göstermez!
Siz dünyaya gösterin!
🚨 9 Ayda Tanınmaz Hâle Geldi:
Filistinli sporcu Moazaz Obayat'ın, İsrail hapishanelerinde geçirdiği 9 ayın ardından çekilen görüntüleri
Öncesi ve sonrası arasındaki çarpıcı değişim, tutukluların maruz kaldığı koşulları gözler önüne serdi
This World Cup, everyone with Norway 🇳🇴
The joy Norway experienced at the end of the match after defeating Israel 5-0:
Norway donated all the match's proceeds to Palestine.
Guys, ada kasus dari Medan yang menurut gue paling absurd dan paling menyakitkan yang pernah gue baca dalam waktu lama.
Dua pemuda usia 22 tahun
beli Pertalite 25 liter pakai jeriken.
Ditangkap. Ditahan.
Dan sekarang terancam 6 tahun penjara plus denda Rp60 miliar.
Beli. Bukan nyolong.
Beli pakai uang sendiri.
25 liter. Pakai jeriken.
Dan dijerat pasal yang sama dengan mafia migas kelas kakap.
Ini faktanya yang bikin makin tidak masuk akal:
Mereka ditangkap 6 Januari 2026 empat hari setelah KUHP baru berlaku.
Tanggal 7 Januari sehari setelah ditangkap polisi baru memeriksa ahli.
Artinya mereka sudah jadi tersangka sebelum ahli diperiksa.
Prosedur terbalik total.
Di persidangan ada kejanggalan lebih parah lagi.
Dakwaan menyebut penangkapan berdasarkan informasi masyarakat.
Tapi saksi polisi di persidangan bilang penangkapan terjadi saat patroli rutin.
Dua versi yang berbeda.
Dalam satu kasus yang sama.
Hakim pun curiga dan langsung nyeletuk keras di persidangan:
"Yang saya khawatirkan perkara ini adalah request jadi kalian tidak murni melakukan penegakan hukum."
Hakim sendiri.
Yang ngomong begitu.
Di dalam sidang.
Dan ini tentang pasal yang dipakai yang paling tidak proporsional:
Pasal 55 Undang-Undang Migas ancamannya 6 tahun penjara dan denda Rp60 miliar.
Pasal itu dibuat untuk menjerat mafia migas penyelundup skala besar, kartel distribusi ilegal, pemain yang merugikan negara miliaran rupiah.
Bukan untuk dua anak muda yang beli 25 liter Pertalite pakai jeriken di SPBU pinggir jalan.
Kuasa hukum mereka langsung kalkulasi:
keuntungan tidak wajar dari pembelian itu?
Sekitar Rp15.000 per jeriken.
Lima belas ribu rupiah.
Itu yang dianggap sebanding dengan ancaman Rp60 miliar dan 6 tahun penjara.
"Nilai Rp60 miliar itu masuk akal kalau pelakunya pemain besar.
Ini cuma dua anak muda yang beli 25 liter."
Dan ini yang paling menohok siapa yang seharusnya jadi target:
Kuasa hukum mereka menyebut dengan sangat jelas:
yang seharusnya disorot adalah pemilik SPBU-nya yang membiarkan pengisian menggunakan jeriken terjadi di tempat usahanya.
Bukan pembelinya.
Bukan dua anak muda itu.
Tapi yang ditangkap adalah orang yang paling tidak punya kuasa dan paling tidak punya koneksi.
Yang punya SPBU? Bebas.
Yang beli 25 liter? Ditahan enam bulan.
Dan ini kondisi salah satu terdakwa yang paling menyedihkan:
Ayah dari salah satu terdakwa sedang menderita kanker. Kuasa hukum mengajukan penangguhan penahanan atas dasar kemanusiaan.
Dan mereka baru dibebaskan dari rutan setelah hakim mengabulkan penangguhan setelah enam bulan ditahan.
Enam bulan.
Untuk beli bensin 25 liter.
Di negara ini kepala BGN yang mengelola Rp335 triliun dan terbukti korupsi baru ditangkap setelah berbulan-bulan program berjalan.
Mafia BBM yang mengeruk subsidi miliaran masih bebas keliling. Pejabat yang merampok uang rakyat masih bisa nyalon lagi di pemilu berikutnya.
Tapi dua anak muda 22 tahun yang beli 25 liter bensin pakai jeriken ditangkap sehari setelah membeli bensin, ditahan enam bulan, dan terancam denda Rp60 miliar.
Hukum di Indonesia memang ada.
Tapi tajamnya hanya ke bawah.
Dan selama sistem ini tidak berubah keadilan di negara ini akan terus menjadi barang mewah yang hanya bisa dinikmati oleh mereka yang punya uang dan koneksi.
انا كل يوم بيزيد حبي وتقديري للسنغال👏👏
مدرب السنغال بابي ثياو تريند دلوقتي في امر ىكا بسبب تصريحاته في المؤتمر الصحفي
الصحفي : كانت هناك رياح شديده في ولايه نيوجيرسي اليوم والامن طلب من اعضاء البعثه عدم الخروج حفاظا علي سلامتكم لماذا خرجتم للصلاه؟
بابي ثياو : وهل يوجد شيئ اهم من الصلاه؟؟ اعتقد ان هذا سؤال ليس من شأنك انت خائف من رياح ونحن نخاف من الله الذي صنع الرياح نحن هنا من اجل لعبه ترفيهيه ونسينا اننا مخلوقين من اجل عباده الله
لو كان نهائي كاس العالم اليوم ونحن طرف في النهائي لخرجنا لأداء صلاه الجمعه حتي لو كلفنا خساره البطوله لاتتحدث معنا عن شعائر تخص ديننا.
افسم بالله الواحد فخور بالسنغال وخير ممثل للقاره الافريقيه تصريحات بابي ثياو عملت جدل كبير النهارده انا مشوفتش قوه وايمان كده في حياتي الصحفي حرفيا سكت ومعرفش يتكلم بعد الكلمتين دول....انا من النهارده سنغالي👏👏👏♥️♥️♥️
perwakilan mahasiswa UI:
"kami ini mahasiswa, tidak membawa senjata. jgn anggapi kami musuh, jgn hadapi kami dgn senjata"
"kami tidak ditunggangi, niat kami tulus untuk bangsa Indonesia"
terharu bgt. semoga dalam lindungan Tuhan buat teman-teman yg turun ke jalan 🥹
Jadi paham kan kenapa Pak Ignasius Jonan dipecat dari menteri perhubungan oleh jokowi dan sampai sekarang ga dipakai lagi? Karena rezim jokowi dan rezim prabowo, gak suka orang bener dan pinter 🫣
Sawah milik sendiri.
Dirubah jadi tambak udang modal sendiri.
Apanya yg salah?
Seorang pria di Batang ditangkap dan jadi tersangka karena merubah sawah miliknya jadi tambak udang.
@Yusrilihza_Mhd@ListyoSigitP
" Seorang pria di Batang jadi tersangka usai mengubah sawahnya menjadi tambak udang. Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah menyebut pria tersebut diduga melakukan tindak pidana alih fungsi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan "
Waahhhh bapak ini coba suruh ke Kalimantan dimana hutan di tebang di jadikan IKN. Atau ke Sulawesi, Sumatera dimana hutan di alih fungsikan sebagai kebun sawit ! Kalo seorang pemilik sawah aja bisa di begitukan kenapa tidak berlaku ke orang yg telah membabat sawah untuk mendirikan bangunan kopdes merah putih !?
Giliran sama rakyat kecil aja guwalaknya bukan main, coba kalo sama oligarki udah nunduk2 itu.