@ramadhan_1414@HendyHartono10@idextratime Yang di cari selain performance, itu jam terbang dan pengalaman . Kalopun nanti jadi sub atau cadangan , dia sudah biasa perform di tingkat tinggi
๐ฃ๏ธ Toni Kroos berbicara tentang Lamine Yamal:
"Saya juga gabung ke tim utama di usia 17, tapi saya nggak sehebat Lamine Yamal. Apa yang dia lakukan sekarang luar biasa. Saya tidak pernah lihat pemain seusianya sekomplit ini. Konsistensinya luar biasa, karena bakat alami memang sudah jelas.
Yang bikin saya yakin dia spesial adalah, di momen sulit, dia selalu tampil. Itu, di usia 17, bukan hal yang biasa.
Karier itu bukan sprint, tapi marathon. Kita lihat aja dalam 5-10 tahun ke depan, apakah dia terus berkembang dan bagaimana dia menghadapi tekanan di luar lapangan.
Sukses itu nggak cuma soal yang terjadi di lapangan, tapi juga di luar lapangan. Itu punya dampak besar dan harus dikelola dengan baik." ๐๐ซ
@syamil_haq68052@idextratime Iya pep pelatih jelek iya , Patrick Kluivert pelatih hebat iya . Gimana lu aja , biar lu seneng sama keluarga lu yg metal itu
@fajriabdillah93@IndraAn12@TheAmorimHolic@idextratime@FabrizioRomano Bro yang lu sebutin nama2 di atas ,sebelum masuk city bukan pemain bintang (selain mahrez ) kdb pemain potensial belum jadi bintang . Nahh karya punya potensi di ambil manajemen city dipoles jadi bagus kayak sekarang ,itu tidak instan
@Mkv_IV@CityzensIDN Pemain2 kreatifnya sudah pada berumur . Pergerakan melambat . kecepatan berkurang . 4 bapak2 ditengah nafas lemah . Gundo ,Bernardo ,kova dan kdb . Itu di counter kosong tengah nya .