Yuk yang lagi cari bouquet buat wisuda, atau acara apapun.. bisa kali mampir kesini. Start from 35 K azaa.. bisa kirim seluruh Indonesia guys✨✨✨✨
#buket#bouquet#bunga#Flowers
Temen gw pengacara perceraian. 7 tahun bolak-balik Pengadilan Agama. Udah megang ratusan kasus cerai.
Gw nanya iseng: "Klien lo yang paling bikin lo merinding itu yang kayak gimana?"
Dia gak jawab "yang berantem hebat" atau "yang suaminya selingkuh."
Dia jawab:
"Yang paling mengerikan itu istri yang dateng TENANG. Duduk rapi. Senyum tipis. Suaranya datar. Gak ada air mata."
"Kenapa itu mengerikan?"
"Karena kalau dia udah TENANG, keputusannya udah final. Biasanya sejak 6 bulan lalu."
Guys, ini gilaa sihh
Suster Natalia.
Perempuan yang tidak menikah.
Tidak punya harta pribadi.
Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara.
Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri
tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya.
bahkan dia bilang
ke teman dia yang suster juga
dia akan masuk penjara.
dia cerita
Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu,
saya selalu katakan:
mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung.
Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya.
Kronologi yang perlu semua orang pahami:
Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah.
Umat menabung perak demi perak.
Untuk sekolah anak.
Untuk biaya sakit.
Untuk masa depan.
Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota.
Di 2019 Andi Hakim Febriansyah
Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara
mendatangi pengurus CU.
Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment
dengan bunga 8% per tahun.
Lebih tinggi dari deposito biasa.
Pengurus percaya.
Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015?
Tujuh tahun berjalan.
Bunga masuk rutin setiap bulan.
Tidak ada masalah.
Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh:
CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota.
Bertahap minta Rp2 miliar dulu.
Januari 2026 tidak cair.
Februari 2026 tidak cair.
5 Februari Suster Natalia panggil Andi.
Andi bilang besok.
Besok tidak cair.
Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya.
Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti.
Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang.
Tapi kepala kas baru.
Dengan kalimat yang mengubah segalanya:
Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi.
Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI.
Suster Natalia pingsan lima menit.
Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu:
Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti.
Tapi Andi salah hitung.
Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan.
Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata.
Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand.
Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster."
Masih janjikan pencairan.
Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu.
Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya.
Uangnya?
Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU.
Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan:
BNI melakukan verifikasi internal sendiri.
Tanpa transparansi.
Tanpa melibatkan korban dalam proses.
Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar.
Dari Rp28 miliar lebih.
Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak.
Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai.
Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras.
Karena:
Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya.
Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun.
Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban.
POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya.
Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal.
Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban:
Enam kali mediasi.
Satu kali aksi damai.
Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban.
Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung.
Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri.
Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI.
Bukan di tangan korban.
Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin.
Satu hal yang tidak bisa diabaikan:
Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang.
Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses.
Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya.
"Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak."
BNI adalah bank BUMN.
Bank milik negara.
Diawasi oleh OJK.
Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia.
Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka.
BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya.
Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim.
Korban menyimpan uang kepada BNI.
Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian.
Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa.
Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.
SIAPA YANG MENANGGUNG NAFKAH WANITA?
1. Sebelum menikah : ayahnya
2. Setelah menikah : suaminya
3. Jika bercerai atau suaminya wafat : anak laki-laki / cucu laki laki ( dari anak laki laki)
4. Jika tidak ada anak/ cucu laki laki : kembali ke ayah / atoknya
5. Jika ayah/ atoknya sudah wafat: saudara laki laki
6. Jika tidak ada : kerabat dari pihak ayah ( keponakan laki laki, paman, sepupu laki laki, meskipun ia punya penghasilan sendiri
Sementara itu wanita tidak dibebani kewajibkan menafkahkan siapapun, meskipun Ia punya penghasilan sendiri
Jika ada kesalahan silahkan koreksi🙏
MAAF DI UMUR 30 BARU TAU KALAU.. 😭🙏🏻
ternyata ada toko outfit yang cakep-cakep ini dishopee, di offline kaya Blok M, Tegal, Jogja, dll dengan start 65rban aja 👀🫢
DEMI APA BARU TAU😭
Klo gak harus ke IKEA,Informa,Azko buat furnitur estetik! Ini list gantinya yg lebih ramah dompet :
Karpet: Happy Family
Ranjang dipan: Kirana Home&Living
Rak&Lemari: Steelelite
Piring Gelas: Sango Ceramic
Sofa, Meja & Kursi: Dekoruma
Kabin TV: Country House
kalau ada customer sewa motor minta rekomendasi Hotel di Jogja harga under 300k tapi sudah ada kolam renangnya, selalu aku saranin ke sini👌🏼
lokasi di pusat kota Jogja, belakang Ambarukmo Plazza, deket garasiku juga hhe.. kalau weekday biasanya harga cuma 260 ribuan ajaaa
Indonesia masuk kedalam 3 besar produsen KAKAO terbesar didunia. Dengan sebagian KAKAO kita besarnya berasal dari Sulawesi dan Sumatera. Tapi, coklat lokal jarang bgt di HYPE.
So, ini ada beberapa rekomendasi merek Lokal yang bisa kalian coba (selain SQ, Del**, Cer**)🙌
Jadi alasan utama kenapa setiap pengumuman CPNS, nama Universitas Terbuka (@UnivTerbuka) selalu nangkring di urutan pertama, penyumbang kelulusan terbanyak. Bahkan jauh di atas kampus-kampus beken lainnya.
Alasannya,
berdasarkan data @BKNgoid (Badan Kepegawaian Negara), UT secara konsisten jadi "pabrik" PNS. Contohnya di formasi 2019, ada 9.436 alumni UT yang lolos. Sebagai perbandingan, posisi kedua (UGM) ada di angka 3.452. Selisihnya jauh banget, kan?
Skala Populasi "Raksasa" 🌍
UT adl Siber University terbesar di Indonesia. Lebih besar dari UIN Siber Cirebon dan Univ. Siber @muhammadiyah.
Mahasiswanya lebih dari 500 ribu orang yang tersebar dari Sabang sampai Merauke, bahkan luar negeri.
Secara statistik, makin banyak "petarung" yang dikirim, makin besar peluang mereka menang di tiap daerah.
Mahasiswa UT "kenyang" belajar mandiri pakai modul plus dosennya banyak dari kampus top lainnya, sbg tutor tamu.
Rupanya,
gaya belajar ini matching banget sama persiapan ujian CAT CPNS yang butuh kemandirian belajar tingkat tinggi.
dan jangan lupa, Banyak mahasiswa UT itu sebenarnya sudah bekerja sebagai tenaga honorer/PPNPN/tetap non pemerintah atau kontrak di instansi pemerintah.
Mereka kuliah di UT buat cari gelar sarjana (S1) supaya bisa ikut seleksi ASN/PPPK.
Jadi,
secara pengalaman kerja, mereka memang udah "nyambung".
Gak Cuma CPNS, PPPK Juga! 👩🏫
Di tahun 2022, ada sekitar 79.469 alumni UT yang lolos jadi guru PPPK, ini semacam bedol desa.
Ini membuktikan kalau UT adalah tulang punggung pendidikan guru di Indonesia, terutama untuk daerah-daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal).
jadi masuk akal banget, kalau UT jd penyumbang terbesar tenaga ASN di republikh....
Kuliah? UT aja.