sebenernya mau siapapun yg menjabat, mau si ganjar kek mau si prabowo kek mau si anis kek, klo rupiah melemah, negara kacau jg bakal gw hujat si tanpa pengecualian. theyโre all politician, its their job. jgnkan politikus, temen kelompok gua yg kaga ngerjain tugasnya jg gua hujat
waktu jadi tentara, karirnya melejit karena nepotisme, maklum mertuanya presiden. paska kejatuhan orba, dipecat dari TNI karena mimpin tim buat culik aktifis. 4x ikut kontestasi capres/cawapres kalah terus. bs jd presiden pun setelah dibantu presiden korup versi OCCRP & pelanggar konstitusi yg nitip anak jd wapresnya. gak ada prestasi apapun dari presiden yg jelas2 ngaku aset usahanya gak jalan karena 10 tahun di luar pemerintahan. dia masuk politikus yg business oriented
"Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiriโ โ Ir. Soekarno
โPemimpin harus tegas dan mampu mengambil keputusan yang mengutamakan kesejahteraan rakyatnya di atas segalanyaโ โ B. J. Habibie
"Tidak penting apa pun agama atau sukumu. Kalau kamu bisa melakukan sesuatu yang baik untuk semua orang, orang tidak pernah tanya apa agamamuโ โ Gus Dur
โYang nyinyir-nyinyir-nyinyir biar aja itu. Nyenyenyenyeโ โ โฆ.
Woah gila sih, emang gapunya wibawa sama sekali. Jangankan wibawa, empati aja dia gapunya. Di situasi sulit begini kok bisa ngomong begitu di forum formal.
Entah kualitas apa yg diliat pemilihnya.
Gue heran deh kok masih aja ada orang yang bilang โPertamax naik ga masalah, kan yang pake juga orang2 mampuโ
Entah mereka buzzer atau emang tolol alami.
Yang jadi masalah itu EFEK DOMINO-nya, bukan cuma perkara harga naik 3ribu.
Ini efek domino yang akan terjadi dari kenaikan per hari ini:
1. Migrasi massal ke BBM lebih murah.โจHarga Pertamax naik โ orang yang biasa pakai yang โpremiumโ (kelas menengah atas) langsung switch ke Pertalite yang lebih murah. Hasilnya: permintaan Pertalite meledak. Padahal Pertalite kan kuotanya terbatas (subsidi), jadi stok di SPBU cepet habis.
2. Pertalite langka + antrean panjang. Antre Pertalite di SPBU jadi tambah rame. Yang gak mau antri berjam-jam atau gak kebagian akhirnya terpaksa isi Pertamax (yang lebih mahal).
3. Biaya logistik & transportasi naikโจTruk, angkot, ojek online, pengiriman barang semua naik ongkosnya (meski mereka pakai solar/ Pertalite, tapi efek rantai supply-nya ikut naik karena driver dan perusahaan logistik juga kena imbas). Akhirnya harga barang di pasar naik semua.
4. Inflasi & harga sembako naikโจEfek dari nomor 3: dari meja makan sampai warung kecil. Harga beras, sayur, mie instan, bahkan jasa ojek naik. UMKM yang paling kena getahnya. Modal produksi naik, daya beli masyarakat turun, penjualan melambat.
5. Black market & penyelundupanโจPertalite yang langka sering muncul di pedagang eceran dengan harga lebih mahal (kadang sama mahalnya Pertamax). Subsidi yang seharusnya buat rakyat kecil malah bocor.
6. Beban subsidi pemerintah membengkak. Demand Pertalite naik drastis โ pemerintah/Pertamina harus nambah pasokan subsidi. Kalau gak diatur, APBN makin tekor, bisa-bisa akhirnya Pertalite juga naik atau dibatasi lebih ketat (misalnya pakai MyPertamina, plat nomor ganjil-genap, dll).
7. Efek jangka panjang ke ekonomi & masyarakat
- Driver ojol & angkot kurangi shift โ pendapatan turun.
- Petani & nelayan (yang pakai solar/Pertalite) ongkos produksi naik โ harga pangan naik lagi.
- Inflasi umum naik โ Bank Indonesia mungkin naikin suku bunga โ pinjaman mahal โ investasi melambat.
Intinya, yang tadinya โcuma naik buat orang berduitโ malah bikin semua orang kena getahnya lewat rantai yang panjang.