WHAT'S WRONG WITH BELI PEMBALUT DAN DITENTENG KEMANA-MANA SIHHHH KENAPA HARUS MALU??? literally baru banget beli dan ada congor laki kurang ajar komen "kok beli gituan gak ditutupin neng malu atuh udah gede" OTAK LU DI DENGKUL.
Nasib tragis menimpa satu keluarga di Solok Selatan, Sumbar (31/5/2026). Gara-gara berani melaporkan kasus pemerkosaan anaknya ke polres beberapa bulan lalu, rumah mereka malah dikepung 15 orang dan diserang secara brutal.
Di dalam rumah cuma ada ibu (ER), suami, dan bayinya yang masih berumur 2,5 tahun!
Mirisnya, pelaku pemerkosaan yang harusnya mendekam di penjara tapi gak ditangkap-tangkap polisi, malah ikutan datang mengepung dan menyerang korban!
Padahal keluarga korban baru aja berani pulang setelah berbulan-bulan kabur, murni cuma mau mengadakan acara akikah anaknya.
Pelaku pemerkosaan bebas berkeliaran dan malahan balik mempersekusi korbannya tanpa takut hukum.
Tolong pak Kapolri, atensi kasus di Solok Selatan ini!
Bantu sebarluaskan video/berita ini gaes agar pelaku cepat diciduk!
it's crazy to see this many people getting surprised cause sejeong has always been one of the strongest female idols ever since her debut like my gurl was arm wrestling every other human on variety shows and was BEATING them at it
pedih hati saya. meskipun kita menghirup udara yang sama, di sisi lain ada orang yang menghamburkan miliaran hanya untuk kenyamanan semalam. sedangkan di sisi yang lainnya:
-ada yang mencuri 2 buah labu siam karena gak punya lauk untuk berbuka puasa bersama ibunya yang sudah lanjut usia, lalu dipukuli sampai meninggal.
-ada rengekan anak SD yang minta tambahan 10 ribu rupiah untuk membeli buku dan alat tulis ke ibunya yang single parent dan buruh tani. gak kebeli, sampai adeknya depresi dan mengakhiri hidup, lalu meninggalkan surat wasiat untuk ibunya biar gak dicari dan gak ditangisi. sebelumnya ditagih uang sekolah juga.
-ada anak SMK yang pake sepatu kekecilan bertahun-tahun, ukuran 43 padahal kakinya ukuran 45, sampai kakinya luka, bengkak dan infeksi serius yang berujung kematian.
-ada orang tua yang gak mampu memberikan pengobatan yang layak untuk anaknya, bahkan setelah anaknya meninggal pun gak mampu memberikan peristirahatan terakhir yang layak, sampai harus menitipkan anaknya di pinggir jalan dibungkus selimut dan kardus, soalnya mereka aja lontang-lantung dan belum tentu bisa makan sehari-harinya.
if this doesnt radicalize you, i dont know what else will. also, no matter our current condition, there is always a possibility that things like this can happen to us, to our parents, to our family, to your friends, to everyone.
semoga Allah menerima amal baik mereka dan mengampuni segala kesulitan yang mereka tanggung. di akhirat nanti, bagi ahlul jannah, gak ada lagi kesusahan dan kesedihan seperti ini.
semoga kita juga lebih peka lagi sama lingkungan sekitar. soalnya gak semua penderitaan orang lain keliatannya "sebesar" itu. bahkan bagi sebagian dari kita, ah itu kan cuma “lauk”, cuma “sepatu”, cuma “10 ribu buat alat tulis”, cuma “kain kafan”. sad to realize, di balik kata “cuma” itu bisa menyangkut nyawa orang lain. bisa jadi "cuma"kita itu beban yang berat dalam hidup orang lain. and things like this seringnya gak akan dinilai layak untuk platform donasi online.
what a sad world we live in
Ahmad Mursidi tabrak kerumunan anak SD 30 April 2026.
2 tewas: Tubagus Muhammad (10 tahun) & pedagang Dewi Handayani.
7 luka-luka.
Ditetapkan tersangka 11 Mei.
Keluarga korban tolak damai.
Eh, 15 hari kemudian ,26 Mei , Bupati Pandeglang malah melantiknya jadi Staf Ahli Bidang HUKUM.
Tersangka pidana.
Ahli hukum.
Bupatinya bilang "tidak tahu dia sudah tersangka."
15 hari, dan lo gak tahu?
Di sini, punya jabatan bukan cuma privilege , itu tameng hukum.