Hundreds of university students in Indonesia took to the streets of Jakarta on Tuesday to protest Indonesia’s government policies. The protests came a day after the country marked its 81st Independence Day.
Al Jazeera mengirim reporter ke Ruteng, dan itu bukan hal kecil. Manggarai adalah kabupaten dengan korban meninggal terbanyak, tapi akses ke sana tidak mudah.
Liputan lapangan seperti ini yang bikin angka korban punya wajah. Terima kasih untuk yang masih meliput dari lapangan.
An earthquake has severely damaged a hospital in Indonesia, forcing staff to evacuate patients and set up a tent hospital in the car park.
Al Jazeera’s Jessica Washington reports from Ruteng.
Sudah sampai batasan mana rasa muak anda mendengar berita kasus korupsi?
Mantan Pangdam IV/Diponegoro, Letjen TNI Widi Prasetijono, menepis dakwaan bahwa dirinya memperkaya diri sendiri dalam kasus dugaan korupsi pembelian lahan oleh BUMD Kabupaten Cilacap.
Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta, Kamis (13/8/2026), Widi menegaskan bahwa aliran uang yang masuk murni digunakan untuk kegiatan sosial.
Di hadapan Majelis Hakim yang diketuai oleh Marsekal Madya TNI (Lokal) Siti Mulyaningsih, Widi menyatakan keberatan atas dakwaan Oditur yang menyebutnya menikmati hasil penjualan lahan senilai Rp237 miliar dari PT Rumpun Sari Antan (PT RSA) kepada PT Cilacap Segara Artha (PT CSA).
Serem banget gempa NTT
Banjir atjeh sumut aja sampai sekarang gak diperhatikan, gak niat mempercepat penyelesaian. Gempa ntt dan indonesia timur ini bakalan bernasib sama. duit penanganan bencana udah disalip dana pelatihan kopdes
Indigenous West Papuans have protested across Indonesia, facing tear gas and water cannon from police as they mark the 64th anniversary of the New York Agreement.
Al Jazeera’s Joel Evans reports.
@Dandhy_Laksono Di masa sulit seperti ini pembesar negeri masih mempertontonkan sandiwara kekuasaan dan kekayaan. Wajar jika sebagian masyarakat mulai gerah dan jengah. Akankah situasi akan berbalik dan membaik? Semoga
@Dandhy_Laksono Wajar aja. Untuk apa berada dalam persatuan semu tanpa keadilan fiskal dan otonomi penuh di tingkat satu.
Jangankan Indonesia. Romawi, Persia, Uni Soviet, Yugoslavia, Ottoman semua bubar, punah dan tinggal sejarah karena pemerintahan berjalan tanpa memberi keadilan.
15 Agustus 2026 - Di Aceh, merah putih diturunkan, Bintang Buleun dikibarkan, dan garuda Pancasila diinjak-injak.
Di Papua, ribuan orang turun ke jalan memprotes Perjanjian New York (1962).
Bendera Borneo Raya dikibarkan di Kalimantan.
"Persatuan Indonesia tinggal mengandalkan bedil. Bukan keadilan"
-- Bedah buku "Reset Indonesia" di masjid Al Mukaromah, Karanganyar, 11 Agustus 2026.
SUDAH JATUH KETIMPA TANGGA, korban pencurian diduga diperas oleh oknum Polisi , Barangbukti emas yang harusnya dikembalikan kepada korban diduga ditukar dengan emas palsu
360 Gram Emas Diduga Ditukar Emas Palsu, 6 Oknum Polisi hanya dimutasi?
🚨 HARI DAMAI ACEH JUSTRU DIWARNAI KERICUHAN.
Momentum yang seharusnya menjadi pengingat tentang mahalnya perdamaian malah berubah menjadi bentrokan antara massa dan aparat.
Apa pun perbedaan pandangan soal bendera atau simbol, penyelesaiannya jangan sampai kembali menggunakan cara-cara yang memancing emosi. Massa berhak menyampaikan aspirasi, tetapi melempar batu dan membakar kendaraan jelas bukan jalan keluar. Di sisi lain, aparat juga dituntut tetap terukur dan mengedepankan pendekatan yang tidak memperbesar ketegangan.
Aceh sudah pernah merasakan pahitnya konflik. Jangan sampai hanya karena persoalan simbol, luka lama kembali terbuka. Hari Damai seharusnya menjadi pengingat bahwa perdamaian bukan sekadar seremoni, tapi tanggung jawab semua pihak untuk menjaganya.
⬇️
Duka cita yg mendalam atas terjadinya gempa bumi di NTT semoga korban jiwa tidak bertambah dan semuanya segera tertangani dengan cepat & baik. 🙏🙏🙏🙏
Menyedihkan.
Ternyata apa yg diucapkan Presiden Prabowo di sidang Tahunan MPR tentang pengupas bawang dgn upah Rp700.000/kg, berbeda dgn apa yg dipublikasikan anak buahnya di BAKOM dan KOMDIGI.
Sudahlah yang disampaikan Presiden ndak masuk nalar, ternyata BAKOM tak menyebut pekerjaan Susanah sebagai pengupas bawang, tapi penjahit kain perca yang dibayar Rp700/kg.
Jadi ini bukan sekedar Presiden Prabowo tidak paham realitas rakyatnya, yang lebih memprihatinkan anak buah Presiden menyampaikan hal berbeda ke Presiden yang diucapkan di sidang MPR.
Bayangkan, seperti apa kacau balaunya di dalam pemerintahan saat ini. Entah informasi mana yg bisa dipercaya masyarakat.
Jika Presiden ndak juga sadar, Amsiong tenan wis.
BTW: Kepada Ibu Susanah dan keluarga, semoga usahanya makin lancar, dan cita2nya menyekolahkan anak bisa terwujud, bukan hanya sampai SLTA, semoga sampai Perguruan Tinggi.
Susanah (38 tahun) asal Cileungsi, Bogor adalah buruh jahit kain perca dengan upah 700 rupiah/kg. Sehari rata-rata menjahit 20 kg kain alias menerima upah 14.000 rupiah.
Beliau bukan pengupas bawang dengan upah 700 ribu/kg. Semoga ekonomi keluarganya terus membaik.