Disarankan menjauh atau jgn sampai berurusan dengan "toxic people": aura negatif terus, merasa paling benar & paling tersakiti, play victim, gengsi minta maaf, suka drama & ngeluh, ego tinggi dll
▶️ MAKSIAT KOK BANGGA? STOP NORMALISASI KONTEN B*T1
📡 Simak poster selengkapnya:
https://t.co/BYsXsLN1tQ
Saat ini, perilaku yang jelas-jelas dilarang agama justru sering dijadikan candaan, hiburan, bahkan kebanggaan di media sosial. Padahal, sesuatu yang sering ditampilkan dan dianggap biasa lama-kelamaan bisa dianggap benar oleh banyak orang. Allah ﷻ berfirman:
اِنَّكُمْ لَتَأْتُوْنَ الرِّجَالَ شَهْوَةً مِّنْ دُوْنِ النِّسَاۤءِۗ بَلْ اَنْتُمْ قَوْمٌ مُّسْرِفُوْنَ
“Sesungguhnya kamu benar-benar mendatangi laki-laki untuk melampiaskan syahwat, bukan kepada perempuan, bahkan kamu adalah kaum yang melampaui batas.” (QS Al-A‘rāf [7]: 81).
Perilaku ini bukan hanya sebuah dosa, tetapi juga bentuk penyimpangan dari fitrah yang Allah tetapkan. Islam mengajarkan bahwa hubungan yang halal adalah melalui pernikahan antara laki-laki dan perempuan. Rasulullah ﷺ juga mengingatkan:
كُلُّ أُمَّتِى مُعَافًى إِلاَّ الْمُجَاهِرِينَ
“Setiap umatku dimaafkan kecuali orang yang terang-terangan dalam bermaksiat.” (HR Bukhari: 6069 dan Muslim: 2990).
Karena itu, jangan ikut menormalisasi, mempromosikan, atau membanggakan sesuatu yang Allah larang. Tetaplah menyampaikan kebenaran dengan hikmah dan doa. Bagi siapa pun yang pernah terjatuh dalam dosa, pintu taubat masih terbuka selama nyawa belum sampai di tenggorokan.
Semoga Allah menjaga diri, keluarga, dan generasi kita dari segala bentuk penyimpangan serta memberikan hidayah kepada mereka yang ingin kembali kepada-Nya.
Allāhu Ta‘ālā a‘lam bishawāb.
__
♻️ Silahkan disebarluaskan
🚫 Dilarang menambah dan mengurangi isi poster/video ini tanpa izin
#khalidbasalamah #khalidbasalamahofficial #ustadzkhalid #ustadzkhalidbasalamah
yep, ini gak boleh yaa. even udah menikah sekalipun‼️
islam melarangnya dan banyak hikmah dibaliknya. salah satunya untuk menjaga wibawa dan kehormatan istri serta mencegah timbulnya syahwat dari org lain. aplagi kalo sampe umbar urusan ranjang😔
nah yg sudah halal aja gaboleh, apalagi yg belum menikah?
Di twitter ada yang se-berani ini gak? Hahahaha..
Kaget banget barusan buka threads lgsg liat ginian. Dan ini harus di-abadikan wkwkwkwk..
Soalnya itu firts thread nya dia 🤣
islam emang melarang diskriminasi tapi yaampun masa disamain sama dosa lain yg mana zina, korup, perkosa, mencuri, makan babi, minum khamar, dll tuh semua sepakat atas dosanya dan pelakunya sadar diri itu salah
sedangkan lgbtq kan ditentang keras karena hari hari mereka justru ngerasa benar dan bangga + minta dinormalisasi bahkan sampe berani ngotak ngatik tafsir quran. belum lg mereka promosi itu sambil mempengaruhi anak anak buat propaganda mereka.
masa ga ngerti ngerti 😅
kira kira pelaku dosa lain ada ga yang sampe bikin tafsir sendiri demi pembenaran dosanya? ada ga buku “peminum khamr menafsir” atau “koruptor menafsir” seperti buku queer menafsir
🚀 Hitting almost 15k req/sec with compiled PHP.
Today, Elephc takes its first step into web servers.
⭐ Download v0.25.2, try it out, and don't forget to star the project on GitHub if you want to support its development.
https://t.co/40NvCzU87g
Powered by Tokio and Hyper, Elephc v0.25.2 can now compile PHP applications into high-performance web servers.
It's an early milestone, but the future looks exciting!
#php #rust #opensource #webdev #performance
kalau tidak ingin di cancel culture, diem aja diem gausah campaign dongoo
keep-in-private, liat hetero pamer aktifitas sex ke temen² nya aja jijik apalagi kaum menyimpang sprti kalian.
kami jijik liat kalian bersolek di sosial media apalagi irl
Kalau kalian berhak kampanye dan menyampaikan pendapat, maka kami juga berhak mengkritik dan menolak. Kebebasan berekspresi berlaku untuk semua pihak, bukan hanya yang sependapat! #IndonesiaAgainstLGBTQ
fyi kalo dlm islam, konsep ini juga ada loh.
jadi emang ‘ruh’ itu bakal berkumpul dengan yang sejenisnya.
ruhnya org org sholih, bakal nyambung dan berkumpul sama yg sholih. begitupun ruh org org yg suka maksiat.
makanya org sholih susah utk bisa ngumpul sama ahli maksiat, karena emg gaakan nyambung dan ‘ruh’nya bakal saling tolak menolak.
itu kenapa Rasul nyuruh kita utk pilih pilih teman dekat. sampe ada haditsnya loh
(kata kuncinya : teman dekat ya. berteman dgn siapapun boleh aja, tapi utk jd temen dekat, pasti kita jg auto filter dan pilih pilih dgn yg kita merasa nyaman kan)
nah bener.
Qawwam itu datang dari suami
Qonaah itu datang dari istri
maka terciptalah sakinah mawaddah wa rohmah.
kalo suami berpikir peran dia cuma ngasih nafkah, dia gaakan mengerti qowwam sepenuhnya dan gaakan bisa memimpin, melindungi dan peduli atas keluarganya
begitupun istri. kalo istri mengira bahwa perannya hanya taat, dia tidak akan bisa qonaah, menerima, dan merasa cukup + bersyukur atas apa yg dia dapat.
ini kenapa banyak pasangan menikah tapi tidak pernah merasakan arti sesungguhnya dari mawaddah
mereka emang all out utk promosi agenda kufur. semua resources mereka kerahkan dan paling gencar disusupi di media hiburan (film, kartun, game, musik, dll) karena mereka tau jauh lebih mudah mempengaruhi anak anak karena anak anak dlm masa perkembangan yg otaknya belum sempurna utk memilah baik buruk.
makanya ortu terutama yg muslim harus lebih awas dan waspada utk ngasih tontonan dan apapun yg anak anak konsumsi karena semasif itu usaha mereka dlm propaganda lgbtq+.
kokohkan pengetahuan tauhid pada anak. yakinkan mereka utk utamakan Allah di agas segalaNya. pahamkan mereka agar yakin bahwa Allah Maha Kuasa, bahwa kita milik Allah. semua yg kita lakukan di dunia hanya utk ibadah.
kalo mereka aja ga malu dan all out utk hal hal yg jelas menyimpang, kita yg muslim jgn malu dan jgn kalah. all out lah utk membela ajaran agama ini. dibully di jalan Allah? itu sebuah keniscayaan. para Nabi, para ulama, para pendakwah pasti mengalami hal yg sama.
jadilah muslim yg kaffah, belajar lah islam lebih lanjut sampe kita sampai (minimal) di fase bangga menjadi muslim dan tidak inferior pada org org kafir dan pembenci islam.
🫶
guys, please jgn terpengaruh dgn menelan mentah mentah narasi kayak gini yaaa🥰
belajarlah islam terus dan jadilah muslim yg kaffah karena moral kompas kita adalah Quran dan sunnah. bukan akal manusia.
islam ga ngajarin utk menghujat dosa org lain apalagi di publik. tapi islam juga ga ngajarin utk mikir diri sendiri. kita memang mesti saling ngingetin sesama muslim apalagi soal hal munkar.
ada konsep amar ma’ruf nahi munkar dlm islam dan ini tentu ada tata caranya biar bisa tersampaikan dgn baik🫶
kalo gaada konsep nahi munkar, gaakan ada jg surat surat dan ayat ayat Quran yg ‘reminder’ kita soal dosa, maksiat, hal hal yg menjadi sebab masuk neraka, dsb~
This is Mohamed Nader, one of the victims of the San Diego mosque terrorist attack…
His wife, Mrs. Khairaat, has served as a kindergarten teacher for decades. Their family has long been known within the ICSD community as “the neighbors of the masjid,” since they lived directly across the street.
When Nader heard the gunshots, he immediately ran toward the danger. He grabbed whatever he could from Brother Amin Abdullah and went inside to confront the two terrorists. He was martyred in the process.
At the same time, his wife was barricaded inside the kindergarten classroom with her students. Despite the unimaginable fear and chaos, she remained composed so the children would not be afraid. Imagine her strength... Evacuating with her students and then witnessing the carnage brought upon our house of worship and school.
Brother Nader was always trying to do right by people, especially by his children. His children attended my Quran classes, and their parents would often ask me to check in on them and mentor them. They cared deeply about their children and the children of the community. They would always say, “Please talk to our children because they listen to you and need good mentorship.” SubhanAllah, this is the kind of family the Awads are.
When Brother Nader heard the gunshots, he ran into the gunfire from across the street not knowing what would happen, only knowing that his wife, the children, and the community were in danger and that he had to do something. By the will of Allah, he delayed the shooters and prevented them from reaching the classrooms.
He saved an untold number of children’s lives yesterday.
May Allah accept Nader as a Shaheed.
— Fayaz Nawabi
The Martyrs of the San Diego Mosque Terror Attack
Three Muslims killed in the terror attack at the Islamic Center of San Diego have been identified.
CAIR officials stated the following about the victims of Monday’s shooting:
“Amin Abdullah was the security guard who risked his own life to alert the school and other individuals inside regarding the active shooter. He is the definition of a hero who bravely made the ultimate sacrifice to save others over himself.
Mansour Kaziha, lovingly known as Abu Ezz, was a community leader who managed the mosque store for nearly 40 years and was a loving husband, father and grandfather.
Nader Awad turned away community members from the bullets and saved lives.
These three protected children inside the center and school and there is no doubt that the casualties would have been much worse without their heroism.”
Amin Abdullah was the guard at the mosque in San Diego for years.
He was key in stopping the shooters from reaching the children today.
This was his final post on Facebook.
The three men who were martyred in the San Diego Mosque terror attack have been named; Mansour Kaziha, Amin Abdullah & Nader Awad.
May Allah have mercy on them.