@LambeSahamjja dasarnya apa? pernah diujikan gak kemampuan mtk-b.inggris siswa sebelum dan sesudah mbg?
boro-boro!! uji ketercapaian gizi dari mbg aja gak pernah dilakuin. wong dari kemarin informasi nilai gizi aja banyak tipu-tipu.
professor tapi kok bicara tanpa data dan dasar, kalah OECD
At this point nungguin developer untuk buat game main kantor-kantoran. Mode tutorial itu kaya internship, terus semua orang mulai dari posisi staff entry level -- level 1. Ada side quest dan misi yang dilakuin untuk naik level dan unlock jenis class (divisi).
I don't know man, call me a pessimist, tapi udah berapa banyak cara dan acara upgrade diri? Tapi kita ttp susah cari kerja. Zaman orangtua kita rasanya gk sesusah ini. Kapan kita mengakui kalau ini masalah de-industrialisasi
Tiap check-in dapet koin, terus tiap 2/4 minggu bakal dapet salary. Kita ilangin juga interview dan rekrutmen.
Terus kalo levelnya udah tinggi bisa unlock kerjasama dengan kantor lain, wkwkwkwkwkwkwkwk. Sedihh bjir. Desperate banget.
"Jangankan usul profesor, usul anak di desa yang sampai langsung ke saya lewat TikTok, saya segera tindak lanjut" - Presiden RI
WKWK BORO-BORO DENGERIN SUARA ANAK DESA. SUARA MAHASISWA AJA YANG TURUN BERJILIK-JILIK KAGA LU TURUTIN ITU 😹🫵
TERLALU SERING BERORASI HEROIK TAPI GA SESUAI KENYATAAN. BERAAAQQQ DI KEBOONN... 😹😹🫵🫵
"bangga bisa sepanggung dengan cortis", girl ini acara di indo ofc mereka bakal sepanggung
lain hal kalo artis indo bisa perform di award/stage luar negeri
coer kurang-kurangin projecting your inferiority ke artis indo lah, kek mayoritas artis indo itu jauh lebih senior dg jam terbangnya lebih banyak
tapi seolah-olah karir mereka gak seberapa cuma karena kpop lebih internasional, nganggep artis indo bakal pansos lah
@ingeolz I think it's just their chosen/preferable style for branding. Also, their choreo is very royal family coded. If you look into their work like superbowl rihanna, their move is lean into commercial dance, big move, pose.