"Men are also raped🥺" First of all, yes. Second of all, you've never once advocated for male abuse until you tried to invalidate the abuse a woman went through
Makanya dari dulu sebenarnya gak pernah suka kalau di suruh bersyukur sambil ngeliat "kekurangan" orang lain...
Pelajaran tolol, bukannya mikirin dan nyuarain bareng gimana bisa memfasilitasi mereka lebih baik ini malah pentingin diri sendiri supaya ngerasa lebih baik
Ave neohistorian!
Memandang aksesibilitas bagi penyandang disabilitas sekadar sebagai bentuk kebaikan hati masyarakat adalah sebuah sesat pikir. Sepanjang abad ke-19 hingga pertengahan abad ke-20, narasi yang mendominasi adalah model amal, di mana penyandang disabilitas direduksi menjadi objek belas kasihan.
Namun, Sejarah pergerakan hak-hak sipil membuktikan bahwa aksesibilitas adalah hak asasi manusia yang inheren, bukan kompromi atau hadiah dari kelompok mayoritas yang nondisabilitas.
Peralihan paradigma ini mencapai puncaknya dan diformalkan melalui Konvensi PBB tentang Hak-Hak Penyandang Disabilitas (CRPD). Dokumen ini secara hukum mengubah status penyandang disabilitas dari penerima amal menjadi pemegang hak penuh. Oleh karena itu, membangun ruang yang aksesibel dan sistem yang inklusif bukanlah bentuk filantropi, melainkan pemenuhan kewajiban mutlak. Kegagalan dalam menyediakan aksesibilitas merupakan bentuk penindasan dan diskriminasi struktural, bukan sekadar ketiadaan empati.
Referensi:
J. P. Shapiro, No Pity: People with Disabilities Forging a New Civil Rights Movement (New York: Three Rivers Press, 1993)
United Nations, Convention on the Rights of Persons with Disabilities (New York: UN General Assembly, 2006)
M. Oliver, Understanding Disability: From Theory to Practice (Basingstoke: Macmillan, 1996)
kan udh gue bilang, kemarin tionghoa, kristen, trus queer, sekarang disabilitas, besok suku lain, besok lusa perempuan, liat aja selama orang2 masih tolol this pattern will be inevitable & what lasts this country will be red pill men & dumbass women & stupid internalised people
gue tuh jadi ikut kesel juga ngeliat orang2 indo reply kirana dan permasalahin diksi, krn dipikir2 jangankan disabilitas — orang sehat aja jg kadang jalanannya masih bolong2. hari gini masih mikirin diksi untuk nge-kritik sistem?🤣
"K-kenapa kalian kaum disabled yang sering kami tindas dan jadikan porno kesedihan mengkritiknya tidak mengenakkan hati kecilku ini yang terbiasa hidup mudah.. Sumpah kalian jahat banget ke pengusaha kaya raya pemilik private property cuman karena mereka ga suka orang disabled😭"
gue sedih tiap liat kelompok marjinal kaya temen-temen disabilitas, lgbtq+, perempuan (termasuk, karna ngalamin banyak ketimpangan) pas protes malah dituntut untuk 'sopan', rasa marah kelompok marjinal itu valid, stop fokus ke sopan santun, apasih susahnya fokus ke isu?
@Haqqul_@babufess Ril, aku pas abis gacha arle pensi, awal natlan balik, abis banner skirk pensi lagi, nod krai balik, abis banner linnea pensi lagi, dan sekarang awal snezhnaya balik lagi wkwkwk, ga tau abis banner tsaritsa bakal pensi lagi apa engga
this is why i hate media representation buat disabilitas di indo selalu mentok ke kisah inspiratif and that makes people think that orang disablitas itu ga berdaya, legowo, terima nasib, padahal ya sama aja kayak manusia pada umumnya