Ternyata kronologi perusakan warung madura oleh oknum TNI AD kemarin tu karena oknum TNI gak mau bayar Admin Qris yg cuma 1000 rupiah waktu beli rokok.
Parahnya lagi oknum TNI tersebut memukul penjaga warung yg seorang WANITA!!
Jijik bgt cuma karena uang 1000 rupiah trus mukul Cewek..🤮
Ga usah panik soal hanta virus, asalkan kamu ga KEMPROH dan JOROK.
Wong virusnya aja biasanya nongol di tikus.
Cara pencegahannya tu basic banget.
Ya higienitas alias kebersihan diri.
Paham lah ya.
“Kok bisa sampe kapal pesiar”
Ya mngkin pada kemproh kali. Wkwkwwk
Maia Estianty posting foto terbaru di Instagram dengan caption,
Upload ini dulu ya, lagi liburan .... 🤣🙏
Dul ama Tissa mohon doanya untuk segera menyusul...aamiin.....
Bismillah....Baby S nya Alyssa ama AL, tunggu Oma pulang yaaa...
jaman al, sebelah tantrum krna bunmai ga datang di resepsi yg dia buat.
sekarang el, tantrum lebih gila lagi krna ga diajak ke resepsi di bali. bisa foto berenam gini tanpa mereka.
cc: sianco
PARAH !!!
50 Santriwati Anak Yatim dan Dhuafa yang Dicabuli Kiai, Lalu yang Hamil Dinikahkan. Kadang Semalam Menggilir 2 Santriwati sekaligus dikamar tidurnya, itu bukan KHILAF Tapi Kejahatan Keji. Si Kiai sengaja buat Pesantren dalam rangka mengumpulkan Daun Muda dibawah Umur untuk Memuaskan Diri, Merasakan yang masih berwarna Pink, Liang Sempit tanpa Bulu (Bulu Jagung) Seperti Para Pelaku Penuntut Ilmu Hitam, Mengorbankan Para Gadis, Menghirup Wanginya
Selangkangan Perawan. Di Setiap Tahun Ajaran Baru, Membuka Pendaftaran Santri/Santriwati dengan Program GRATIS Agar Kiai bisa Menikmati yang Gratisan, Yang Hamil Cukup Dinikahkan. 50 Orang mungkin hanya Permukaan, yang tidak terungkap mungkin saja lebih Menyesakkan. Nauzubillah tsummanauzubillahiminzalik.
Kasus dugaan pencabulan mencuat di sebuah pondok pesantren di Pati. Seorang oknum kiai berinisial S diduga telah mencabuli puluhan santriwati bahkan ada yang hingga hamil, dengan jumlah korban diperkirakan mencapai 50-an santriwati. Peristiwa ini disebut telah berlangsung selama beberapa tahun, namun baru dilaporkan pada 2024.
Mayoritas korban merupakan santriwati usia SMP, banyak di antaranya berasal dari keluarga kurang mampu. Modus pelaku diduga dengan mengancam korban agar mau menuruti permintaannya, seperti menemani di kamar, dengan ancaman dikeluarkan dari pesantren. Hingga kini, kasus tersebut masih menjadi sorotan dan didorong untuk diproses melalui jalur hukum
By COACH ADDIE Journalist & Behavior Analyst.
Heal my heart and make it clean. Open up my eyes to the things unseen. Show me how to love like You have loved me. Break my heart for what breaks Yours. Everything I am for Your Kingdom's cause, As I walk from earth into eternity.