Setelah cukup lama berpikir, Nathan menjentikan jarinya. Segera ia ke kelas kak Wisnu, dia selalu membawa barang-barang unik, seharusnya ada didalam tasnya.
"SabuK....sabuK.....Ah, adA." Segera Nathan menuju garis finish dengan berjalan.
Ingin sekali menyantet orang yang seenak hatinya. Tapi itu bisa belakangan, sekarang fokus untuk berlari ke pos.
Setelah tiba di pos barang, ia mendapatkan—
"SabuK? Yang benar sajA."
Dimana dirinya mencari sabuk?
ㅤ
"Sebaiknya aku memantau kak WisnU. Kegaduhan apakah yang akan dia perbuaT. Ataukah suprise dadakaN? Kita lihat sajA." Kakinya melangkah menuju tempat dimana kakaknya memulai pertunjukan kecil dengan bola basket. Oh- atau bisa saja sudah bolos tanpa adiknya sadari.
ㅤ