Guys kalian inget kasus baby Kai yang jadi korban seorang bakers yang ngaku jual product gluten fee-dairy free gak?
Setahun setelah kasus itu rame masih gak ada itikad baik dari si Felicia Novenna. Malah dia buka usaha fnb baru tanpa nyelesaiin masalah sebelumnya. Dia juga sering jalan-jalan ke luar negeri tanpa peduli para korban.
Dan parahnya dia ngelaporin balik orang tua baby Kai dengan dua tuntutan.
Belum selesai sampai disitu, laporan orang tua babi Kai jalan di tempat alias stagnan di tahap penyelidikan, padahal uda setahun dari laporan beliau.
Tapi laporan si FN malah uda naik ke tahap penyidikan.
Luar biasa banget kan kepolisian negara ini.
Please bantu viralin lagi kasus ini biar gak ada korban-korban lagi.
Detailnya bisa baca di postingan ig orang tua babi Kai di ig @ feliz88eliz
@kunoahmin tau apa lucunya? setelah gue jelasin group48 yang gue maksud, malah gue yang di blok.
btw shock dikit dibilang ngibul, padahal udah sejelas itu tulisannya. minimal dek, kalau bahas/kritik idol, searching yg bener. 🙄
@kunoahmin konteks : Dia lagi ngekritik usia member JKT48 dan bahas idol jepang dikit. gue cuma ngasih funfact soal idolgrup48, tapi balasannya malah kek gue yang nyerang kritik dia.
kata gue mah siapa yang ngibul siapa yang gak bisa baca? idolgroup48 kagak JKT48 doang isinya 😭
untuk yang "Plli", kalo kata gw udah waktunya kalian unfoll dan nggak berurusan sama mereka lagi dah wkwk. kenapa? ya kalo lu plli seharusnya lu tau kenapa 4 akun ini orang-orang di baliknya bermasalah wkwk
@glxssie Kalau konteks kemarin, karena live, yang memotong adalah switcher
Tapi switcher ga akan bertindak luar biasa begitu kalau bukan karena arahan executive producer atau show producer (yang secara hierarki di bawah executive producer)
Jadi, sebuah tim baru saja menyelamatkan negara
jujur sering bgt ada demo tapi NGGAK ADA BERITA NYA SAMA SEKALIIIII
hrs liat langsung baru ngeh kalo ada demo 😭 ya Allah astaghfirullah, kmrn aku lewat ada jg & aku gatau berita ini sama sekali
positif thinking, mungkin ini akibat dulu ada toxicarmy yg ngatain anggota boyband western karena ybs nggak dengerin lagi idolnya
trus war, adu prestasi, salah 1nya Grammy & chart sporty. di 2 kategori ini boyband western menang telak.
biar kalau ada war lagi, bisa ngelak.
gerwaninya di genosida, sastrawati & seniwati perempuan yang bergabung di lekra tdk diakui karyanya, akademisi2 perempuan yang saat itu sekolah di luar negeri gaboleh balik... ya udah there upu have it hasil2 dari ibuisme negara😂
Kenapa gak QRT tweet kasar yang dimaksud? Biar beratus ribu followers Kak Ika bisa tahu dan baca konteksnya gitu~
I’ll try to be as santun as I can here.
Umpatan itu kan salah satu bentuk ekspresi tulisan yang memang bisa jadi pilihan, selayaknya pakai kata-kata penuh kiasan, mendayu, sopan, bisa juga dipakai. And that is why, context matters so much. Misal, ada yang pakai kata mendayu, indah banget pokoknya lah, eh ternyata ditelaah lebih jauh ada tersirat maksud diskriminatif atau misoginis, are we supposed to let that slide just because they’re using “the right words”?
And in this case, you choose to focus on “kata-kata kasar dan kotor,” instead of highlighting the particular context in which that said umpatan is being used; sulit buat gak ngebaca itu sebagai meng-invalidasi kemarahan banyak dari kami, yang frustrasi mentok banget karena: “wah iya katanya sih sudah reformasi ‘98, tapi sejarah yang diajarkan di bangku sekolah formal masih aja versi suka² mereka yg berkuasa, sampai warga kudu effort sendiri buat cari tahu sejarah yang versi tidak-resmi.”
Maybe just maybe, you could give yourself more time to understand better, in this particular context, from where all the anger stems for? :)