Hehehehehhe.
Sebagai orang yang kerja dalam bidang psikologi kekeluargaan ni memang merisaukan tau.
I am afraid because I see society starts to look at children like they are a burden. And apa-apa kita buat untuk anak itu kena dapat reward. And suami seolah-olah WAJIB bagi reward walaupun tak mampu. Sedangkan suami jaga kebajikan dia. Atas sebab tak bagi reward, dicanang satu dunia.
Innalillahi wa inna ilaihi rojiun
Being pregnant, go through delivery process is described as "wahn ala wahn". Allah iktiraf kesusahan itu. And parenting is the hardest job I would say. Do you think any human can repay that? Nope. Only Allah can.
Ihsan suami mestilah penting. Dan menjadi isteri/ibu bersyukur juga PENTING.
Sukanya ayat dia ๐ฅบ๐ฅบ
"When a man starts loving a woman, his work becomes more important to him. But when a woman starts loving her man, her work becomes less important to her. Because he is preparing to provide and she is preparing to build a home"