Refleksi: KHGT dan Esensi Ramadhan
Ada beberapa kritik atas KHGT yg merupakan ijtihad Muhammadiyah ini. Dibilang bidah, agenda mengikuti barat dan liberal, dll.
Saya tidak merespon banyak, hanya menulis satu artikel singkat tentang Mengapa Ramadhan tanggal 18 Februari, menurut KHGT. Cukup itu saja.
Kenapa saya tidak ikutan perdebatan ini?
Karena bagi saya, agama bukan untuk memenangkan argumen, tetapi untuk menundukkan ego (nafs) agar hati menjadi jernih.
Termasuk bersosial media, juga tak lepas dari prinsip agama yang saya yakini. Sebisa mungkin hati tetap jernih.
Ada beberapa lapisan refleksi yang saya lihat terkait pereebatan soal KHGT dan Ramadhan tahun ini.
1. Ilmu vs. Kebijaksanaan
Saya coba membedakan antara ‘ilm (pengetahuan) dan gnosis atau hikmah batin.
Menjelaskan perbedaan tanggal 18 atau 19 Februari, itu benar secara astronomis dan fiqh.
Tetapi jika penyampaian itu bertujuan menunjukkan “saya lebih paham”, maka yang berbicara bukan lagi ilmu, melainkan ego. Apalagi kalau didasari oleh asumsi dan prasangka yang belum tentu benar.
Ego itu sangat halus. Ia bisa bersembunyi di balik dalil, data, bahkan kebenaran.
Puasa justru datang untuk “melembutkan ego itu”.
2. Ramadhan adalah latihan menundukkan nafs
Dalam ajaran Islam yang saya pahami, inti ibadah adalah transformasi batin.
Puasa bukan soal tanggal lebih awal atau lebih akhir, tetapi soal:
Apakah lapar itu melembutkan hati?
Apakah kita lebih sabar?
Apakah kita berhenti menyakiti orang dengan kata-kata?
Jika diskusi tentang 18 atau 19 Februari melahirkan rasa ingin menang sendiri, maka esensi puasa belum disentuh.
Dan kalau saya ikut melakukan perdebatan terus menerus, saya khawatir saya semakin jauh dari esensi.
Cukup saya infokan keputusan Muhammadiyah, landasannya, dan ijtihadnya.
3. Perbedaan sebagai rahmat, bukan bahan pembuktian
Saya meyakini bahwa Allah menciptakan perbedaan sebagai ujian kasih sayang.
Zona waktu berbeda itu sunnatullah.
Fiqh berbeda itu juga rahmat.
Yang diuji bukan siapa paling benar secara teknis, tetapi siapa paling bersih hatinya saat menyampaikan kebenaran.
Buat saya, tidak ada kepentingan untuk menunjukkan pilihan saya benar, lebih benar, atau paling benar.
Tp penting sekali buat saya untuk lulus ujian kasih sayang ini.
4. Dari “siapa benar” ke “siapa menjadi lebih baik”
Diskusi atau perdebatan tentang Ramadhan ini membuat saya bertanya:
Apakah postingan saya ini menambah cinta kepada Allah?
Apakah ia mendekatkan hati-hati umat?
Atau justru mengeraskan diskusi?
Puasa itu perjalanan ke dalam.
Kalau fokus kita hanya pada koreksi tanggal, tetapi lupa memperbaiki hati, maka kita berhenti di permukaan syariat dan belum menyentuh hakikat.
Bukan berarti syariat tidak penting. Syariat penting. Dan Muhammadiyah mengikuti syariat, melakukan kajian panjang, hingga lahir ijtihad KHGT. Selanjutnya mengajak warga untuk menjalani Ramadhan, sebuah perjalanan kedalam diri.
Demikian refleksi saya, seperti ajakan netizen agar warga Muhammadiyah melakukan refleksi, bertanya kendalam hati.
Ini kesimpulan refleksi saya:
Ramadhan tidak datang untuk membuktikan siapa paling benar.
Ia datang untuk mengajarkan kita menjadi lebih lembut.
Tiga hari lagi saya mulai puasa Ramadhan. Anda mungkin empat hari lagi.
Semoga kita semua mendapat esensi dari Ramadhan. Mendapat hakikat Ramadhan.
Aamiin YRA...
BEST INVESTEMENT EVER
Biar bisa 10K step per hari itu ternyata susah 😭 akhirnya aku memutuskan beli BODIMAX setelah bingung fomo treadmill harga sejutaan.
Bisa dilipat, 2in1 walking pad+running pad, watt nya kecil, kokoh BGT👊
Yg butuh rekomen treadmill gaboleh skip info ini
🔥 Buat yang pernah atau sedang berlangganan ChatGPT premium, saya sarankan beralih saja ke platform ini biar jauh lebih hemat. Bayarnya cuma 99 ribu per bulan, dan kalian bisa pakai ChatGPT versi premium, plus Gemini, Perplexity, dll secara legal dan bukan patungan.
Pas dg kondisi sy sekarang.. Baru sj jatuh dan bengkak di pergelangan kaki. Tadinya mau sy bawa ke tukang urut tp malah tukang urutnya ngasih edukasi jangan diurut krn sdh bengkak.
Tubuh kita tuh pinter ya? 🥺
Begitu tau kita terkilir/keseleo, kaki lgsg dibikin gbs gerak dg adanya memar & nyeri ketika disentuh/digerakin.
Tujuannya utk mengunci sendi yg keseleo biar ga bnyk gerak.
Tapi, bbrp orang justru ngecheat biar kaki cepet gerak lg dg “DIPIJET” 😰
Tubuh kita tuh pinter ya? 🥺
Begitu tau kita terkilir/keseleo, kaki lgsg dibikin gbs gerak dg adanya memar & nyeri ketika disentuh/digerakin.
Tujuannya utk mengunci sendi yg keseleo biar ga bnyk gerak.
Tapi, bbrp orang justru ngecheat biar kaki cepet gerak lg dg “DIPIJET” 😰
Memang pemimpin2 Arab ini jahil. Bagaimana mungkin mereka membiarkan Israel merampas Palestine? Dan bagaimana mungkin mereka membiarkan Palestine menderita?
Mesir menawarkan tanahnya utk Palestine, asal warga Palestine berkenan meninggalkan Palestine. Lho kok bisa begitu?
Apa yg dikatakan UBN ini sangat benar adanya. Andai dulu para raja dan sultan mau menyerah kepada Belanda, apakah akan ada Indonesia?
Mari kita dukung perjuangan rakyat Palestine. Perjuangan memerlukan darah dan air mata yang banyak, sudah begitu ceritanya sejak dulu. Dan TIDAK ADA BANGSA YG BERJUANG MELAWAN PENJAJAHAN MENJADI KALAH. SEMUA YG BERJUANG MELAWAN PENJAJAHAN AKHIRNYA MENANG. VIETNAM MENGALAHKAN AMERIKA, AFGHANISTAN MEMUKUL MUNDUR RUSIA (N AMERIKA), INDONESIA MENGHAJAR BELANDA. PALESTINE PASTI BISA. ISRAEL AKAN HANCUR DI TANGAN PALESTINE.
Bismillaah, FREE PALESTINE 🇵🇸💪
Sebelum jual sepatu fashion, Aerostreet dulunya brand sepatu sekolah yg hampir bangkrut karena pandemi.
Pas 2019 shifting ke online & setiap launching produk baru bisa sold out 5000 pasang dlm hitungan detik. Skrng punya pabrik dan gudang sendiri yg luasnya lebih dari 1 hektar
Ini kondisi Gaza, Palestina. Pasokan makanan yang hampir menipis bikin jalur udara jadi salah satu cara agar bantuan kemanusiaan masih bisa tersalurkan.
Tak hanya para tentara, Raja Yordania Abdullah juga turut berpartisipasi dalam pengiriman bantuan ke Gaza.
Ia mengatakan makanan dan bantuan ke daerah yang dilanda perang harus digandakan untuk mencegah memburuknya “situasi kemanusiaan yang sudah membawa bencana.”
Pemerintah Yordania juga mendesak sekutu Barat untuk melobi Israel agar meningkatkan bantuan yang datang dari melalui Kerem Shalom (perbatasan di Mesir, Israel dan Gaza), selain penyebrangan Rafah.
“Yang Mulia [Raja Abdullah] menekankan perlunya membuka penyeberangan darat dan memperluas pengiriman udara untuk membantu masyarakat Gaza dan khususnya di Gaza utara,” kata raja kepada kepala USAID Samantha Power, dikutip media setempat.
| Narasi Daily
Sikap Forum Rektor Muhammadiyah dan Aisyiyah
Demokrasi yang sudah dibangun sejak 25 tahun lalu, kini berjalan dengan penyimpangan yang tidak lagi sesuai dengan cita-cita luhur kemerdekaan Republik Indonesia.
📰 @KRjogjadotcom