kemarau tahun ini gila banget panasnya, ditambah krisis air dimana-mana. makin diperparah dengan adanya el niño. sedih dan marah karena krisis iklim udah terlanjur terjadi dan masif di seluruh dunia. lagi-lagi rakyat yang jadi korban elit penguasa
some ppl be saying “memang org gay perlu dikasih pelajaran” 🤨🤨🤨✋✋✋ ✋✋✋AFTER DOING WHAT EXACTLY?????????????????????????,,,,,, apa yg dia lakukan PADAMU???? bro no one deserves this kind of violence
Sakit hati banget pas dengar pemaparan Ketua Perpusnas di RDP DPR. Dia cerita kalau karena efisiensi, Perpusnas bahkan nggak punya anggaran untuk mengirim buku ke daerah. Mau daerah perlu dan minta kayak gimana pun ya nggak akan bisa dikasih, lha wong duitnya nggak ada. Kacau.
using religion as an excuse to bully or assault lgbtq+ people is one of the biggest contradictions i’ve ever seen.
you claim to defend your faith while abandoning the very compassion it’s supposed to teach. Tuhan jg bingung keknya lihat kelakuaan iblis lu smua
kak, ini namanya kemiskinan struktural. bukan perkara patriarki atau enggak. harusnya km nyalahin pemerintah kak, bukan tbtb tantrum pingin cari cowok patriarki yg kaya raya 😭😭😭
And yet rapists, pedophiles, human right violators, corruptors and abusers somehow still can roaming around free without any real consequence, some even haha hehe in live television because they got invited.
Fucking hell.
if you’re homophobic, think lgbtq+ people deserve to be bullied, or support violence against them, just unfollow me. you’re not welcome here. fuck you and your whole family
indon tu kenapa ya obsesi banget sama budaya ga penting kaya gini. MPLS harus bikin video perkenalan lah, wajib upload twibbon kampus lah, mau stand out daftar kerjaan harus bootcamp 10 biji + sertifikasi 5 biji itu juga belum tentu diterima lah, interview kerja ngalor ngidul lah
mengatasnamakan Tuhan but please tell me dasar apa yang memperbolehkan:
- MENELANJANGI PEREMPUAN
- PIPISIN MANUSIA LAIN
yang kamu sembah itu Tuhan atau kepuasan dirimu sendiri? gaada bedanya lu lu pada sama israel
i hope kurikulum di indo ngajarin soal apa itu misogynist, patriarki, feminist, homophobic, dll. ga paham kenapa isu sepenting itu ga dituntun oleh guru/orang tua... they always talk about academic and number.
gw aja baru sadar kalau nilai-nilai moral gw sejalan dengan nilai-nilai feminisme saat gw umur 27 or 28 tahun. which is baru banget. bayangin kalau gw nggak belajar sendiri, siapa yang mau ngajarin..
i hope kurikulum di indo ngajarin soal apa itu misogynist, patriarki, feminist, homophobic, dll. ga paham kenapa isu sepenting itu ga dituntun oleh guru/orang tua... they always talk about academic and number.