Dalam menyikapi duka, setiap orang itu beda-beda. “Kok dia nggak nangis?” atau “Kok dia nangis sampe sebegitunya?” Berhentilah maksain caramu berduka ke orang lain. Orang lain itu bukan dirimu. Orang lain itu nggak sama dengan dirimu.
Sampai sekarang, masih
terngiang-ngiang dengan satu ayat.
"Pada akhirnya kamu akan takjub dengan cara Allah membolak balikkan keadaan hanya untuk mendengar semua doamu."
bayangin jadi voter 02, tangannya bukan cuma berlumuran darah orang sebangsa tapi juga bakal berlumuran darah orang palestina.
makanya gausah kasihan kalau influencer yg bertanggung jawab bikin 02 kepilih mati overdosis.
Yakinlah pada Allah swt. Jangan yakin pada diri sendiri. Jika harus yakin pada diri sendiri, karena Kuasa dan Kehendak dan IlmuNya, bukan karena fanamu padaNya, bukan amal dan ilmumu, bukan prestasimu, bahkan bukan karena karamah dan kedudukanmu yang tinggi di mata Allah. Bukan!
Semakin ke sini, saya jadi semakin apatis dalam menyikapi masalah orang.
Bukan karena saya tidak peduli, tapi selama itu tidak mengganggu saya, biasanya saya diamkan.
Saya cuma menerapkan asas tidak ikut campur hal-hal yg tidak menyangkut saya di dalamnya. itu saja.
Sudah berkali2 tahun baru,
apa bikin kita jadi manusia yg beneran baru?
Kalau sebelum2nya, kita terus mengulang pola yg sama.
Dendam, kebencian, kemarahan, masalah yg sama.
Pola pikir, sudut pandang, sikap yg sama.
Mulailah yg baru nan baik di tahun baru.
Selamat tahun baru.
Janganlah kalian mempertentangkan satu keyakinan dengan keyakinan yg lain
kurang kerjaan apa gimana kalian ini?
Karena tanpa dipertentangkan sudah saling bertentangan
Orang sering lupa, liat post di medsos lalu baper, ketrigger, merasa ngomongin dirinya…
padahal bisa aja post itu sebenarnya gak ada kaitannya dengannya.
Tapi dia sendirilah yang melihat dirinya di post itu.
Jangan salahkan post sebagai cermin diri itu, tapi perbaikilah diri.
"Barangsiapa yang diperlakukan dengan baik kemudian dia mengucapkan,' Jazaakallaahu Khairan (semoga Allah membalasmu dengan kebaikan), maka sungguh dia telah memberikan pujian yang terbaik.." (HR. Tirmidzi)
@jiemiardian Orang lagi sedih dibilang jangan nangis itu... Kalo ga dikeluarin lewat nangis justru tambah sakit..
Cukup bilang: silahkan ambil waktu untuk sedih
.tapi jangan lupa nanti bangkit lagi ya. Masih banyak yang bisa dikejar di depan