gara-gara ngerasa gak dijadiin prioritas. Tapi makin ke sini, setelah dipikir-pikir lagi, it’s not always about me. Mungkin dia emang gak punya kapasitas untuk ngasih lebih dari apa yang dia punya saat ini.
Bukan karena gue gak berharga atau gak penting buat dia, tapi simply karena dia sendiri masih overwhelmed dan kewalahan ngurusin hidupnya.
The hardest truth to accept tuh kadang kita harus sadar: seseorang bisa aja beneran sayang sama kita, tapi di saat yang sama, dia tetep belum siap untuk jadi pasangan yang kita butuhin saat ini.
jatuh cinta sama versi terbaik seseorang itu gampang banget. yang langka itu nemuin orang yang sifatnya gak berubah pas kita lagi ada di versi paling berantakan atau moody. someone who looks at your current mess and decides you're still worth the effort. being loved in your most unlovable state is a different kind of healing.
karena menurut gue, jatuh cinta yang baik itu ketika lo bertemu dengan seseorang yang sama-sama mau tumbuh bareng. bukan cuma menerima segala kurang dan lebihnya, tapi juga saling mengingatkan, memperbaiki, dan jadi versi yang lebih baik bersama-sama.
Yang bikin sedih, dia bukan orang bodoh. Dia peka, hangat, dewasa. Tapi kepekaan yang gak punya batas bisa berubah jadi kerja emosional tanpa gaji.
Dia membaca semua orang sedalam buku tebal, sementara perasaannya sendiri cuma dibaca sebagai catatan kaki yang boleh dilewati kalau suasana lagi gak enak.
ga ada perempuan yang benar-benar independent. dia cuma belajar untuk "provide & protect" dirinya sendiri karena hal itu ngga pernah diberikan sama laki-lakinya. mereka belajar mandiri bukan karena pilihan, tapi karena memang kebutuhan.
untuk perempuan yang ga sengaja baca tweet ini, semoga kamu jatuh cinta pada orang yang tepat, paham agama, hardworking, gentleman, soft spoken, low profile, act of service, royal, kids lover, family man, dan dia yang cintanya gak berubah dari awal sampai akhir.
girls, ternyata kalo punya pasangan yg tepat itu pas kita lagi yapping dibilangnya lucu, gemesin sama bikin happy, bukan malah dibilang berisik atau bawel.
"don't be a judge mental person" karena kamu ga tau seberapa besar usaha seseorang mengembalikan hidupnya agar lebih ceria, dan become better then before.