Kalau kelen baca ini.
Sebenarnya ini alarm keras.
Masyarakat udah ga percaya sama pemerintah. TRUST sudah hilang.
Maka masyarakat pun makin ragu untuk membuka data aset mereka kepada pemerintah via sensus.
Yang bahaya di sini adalah:
Data-data jadi makin ga akurat
Kalau data ga akurat, kebijakannya juga jadi ga akurat.
Itulah pentingnya TRUST
Dan punya pemimpin yang bisa membangun TRUST.
Telihat taktikal? Tidak? Terlihat bodoh? Ya jelas terlihat bodoh dan konyol... Ini banyak yang mengabaikan sisi disiplin dan safety alias ngawur! Muzzle discipline tidak ada, kena sapu semua oleh laras senapan kawan di belakangnya, dan ada yang telunjuk masih menempel di pelatuk.
Angka IHSG ini mencerminkan kesehatan perusahaan-perusahaan besar di Indonesia.
Kalo saham mereka terus turun, nilai valuasi perusahaan ikut turun. Akibatnya biaya modal jadi lebih mahal (karena naiknya cost of debt/ equity).
Ujung-ujungnya perusahaan akan melakukan efisiensi biaya, mulai dari efisiensi pemberian bonus karyawan sampe risiko PHK.
Sebaiknya jangan takabur dulu.
Bukan perkara gaya atau harga.
Hanya orang-orang terpilih yang ditakdirkan bisa mendapatkan tas NAMA.
Apalagi sampe punya tiga.
Izin 🙏🏻
Masih membayangkan kota-kota menengah bikin event hyrox, rasanya pengin banget lihat orang-orang pada nempelin patch di tas mahalnya itu dengan tulisan “HYROX TULUNGAGUNG”, “HYROX SUMEDANG”, atau “HYROX BREBES”
selalu yakin matematika Tuhan bersama sandwich gen bcs i personally as anak tunggal gak akan ngerti how do people manage their incomes untuk banyak kepala
Mau hyrox, padel, tenis, lari, kalistenik, sepakbola, renang, sepeda dsb intinya tu olahraga rutin.
Membuat orang mager ke olahraga rutin itu sulit.
Mau dia abisin uangnya kek, itu uang dia. Bukan uangmu.
Jadi, daripada berdebat mending waktunya buat olahraga saja
I don't know man, call me a pessimist, tapi udah berapa banyak cara dan acara upgrade diri? Tapi kita ttp susah cari kerja. Zaman orangtua kita rasanya gk sesusah ini. Kapan kita mengakui kalau ini masalah de-industrialisasi
Kenapa Arab Saudi ngomentarin MBG? Yahh gak masuk di logika kultur arab cuk😄
Sekarang Arab Saudi di bawah Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) lagi gila-gilanya mendewakan konsep Efisiensi, Privatisasi, dan Kapitalisme Modern lewat proyek Vision 2030.
MBS itu paling benci sama model pemerintahan yang bikin boncos anggaran cuma buat program-program populis yang nggak sustainable.
Lalu ini gobloknya sih wkwk
Di kultur masyarakat Timur Tengah (dan dunia Islam pada umumnya), ada prinsip sakral bernama Hifz an-Nafs.
Ketika media Arab menyandingkan data "6.000+ anak keracunan" dengan pembelaan seorang pemimpin yang menggunakan "angka desimal nol koma sekian persen", di kuping audiens Timur Tengah itu bunyinya langsung kayak:
"BJIRR MASYARAKAT TEWAS UDAH KAYAK STATISTIK COK."
Al-Arabiya nggak perlu repot-repot nulis opini "PRESIDEN GOUBLOK". Mereka cukup mengutip mentah-mentah ucapan resminya, lalu biarkan standar moral masyarakat Timur Tengah yang mengadili citra pemimpin tersebut 😝😝
At Taeyeon's level, people aren't just saying, "She has a good voice." The conversation has moved far beyond that.
People discussed and praised her pronunciation, diction, breath control, low register, high register, head voice, vocal placement, and technique, etc.
Every aspect of her singing gets analyzed and appreciated.
That's what happens when you're one of the best vocalists. 👍