EEDAAAAN!! Detail terbaru program DDX Italia... Saat ini bobot perkiraan saat full load antara 14.000-14.500 ton dan bisa saja klasifikasinya nanti menjadi "heavy cruiser" dengan melihat bobotnya yang berat. Saat ini radarnya sendiri masih dalam tahap pengembangan oleh Leonardo, dengan basisnya berasal dari Kronos DBR pada PPA.
Jumlah sell VLS yang dibawa terkonfirmasi mencapai 80 cell A-70 NG dan A-50, kedepannya bisa membawa RJ-10/Stratus, Aster series sampe ke Aquila SAM.
https://t.co/DEh4gXvu2a
Secara ukuran ASEV Jepang ini diatas kertas akan punya ukuran dan bobot yang lebih besar, karena punya panjang 190 meter dan perkiraan bobot full loadnya sampai 16.000 ton. Sedangkan DDX Italia ini punya panjang 179 meter dan perkiraan bobot full load 14.000-14.500 ton. Dalam perannya juga sedikit berbeda, yang dimana ASEV Jepang ini dirancang sebagai platform BMD (Ballistic Missile Defense) dengan radar SPY-7, 128 cell VLS Mk-41 dengan rudal SM-3nya.
Selain itu, ASEV juga dirancang sebagai platform long range attack, yang nantinya akan di isi improved Type-12 dan BGM-109 Tomahawk. Meanwhile, DDX Italia ini lebih ke "heavy AAW destroyer/cruiser", dengan 80 cell VLS A-70/A-50 dengan kombinasi Aster dan Aquila. Sudah jelas, DDX Italia ini ingin punya kemampuan buat ngasih superioritas udara di laut Mediterania kedepannya.