Udah 3 tahun, sampe skrg bahkan msh mgerasain baby blues karna lingkungan yg ga mendukungππ
Tiap malam cuma bs ngomong ke anaknya "I'm sorry to giving a birth to you in a toxic environment"
Jd ibu yg jauh dr suami itu susah, tiap hari isinya ngublek anak ga ada me time, ditambah serumah sm ortu dan saudara isinya udah kyk bom atom dikit2 meledak emosinya, ada kurang dikit dikomen.
nah bener.
Qawwam itu datang dari suami
Qonaah itu datang dari istri
maka terciptalah sakinah mawaddah wa rohmah.
kalo suami berpikir peran dia cuma ngasih nafkah, dia gaakan mengerti qowwam sepenuhnya dan gaakan bisa memimpin, melindungi dan peduli atas keluarganya
begitupun istri. kalo istri mengira bahwa perannya hanya taat, dia tidak akan bisa qonaah, menerima, dan merasa cukup + bersyukur atas apa yg dia dapat.
ini kenapa banyak pasangan menikah tapi tidak pernah merasakan arti sesungguhnya dari mawaddah
jangan pelit doa untuk diri sendiri berdoalah meminta bahagia untuk dirimu:
"ya Allah ditahun ini, bahagiakan hatiku seluas luasnya, angkatlah derajatku sebagai anak, jadikanlah tanganku "tangan emas" apa yang kupegang jadi rezeki, apa yang ku urus menjadi berkah, dan jauhkanlah aku dari rasa lelah yang sia-sia.
Aamiin ya Rabb
Jennifer Coppen berikan pandangannya langsung mengapa Kamari bisa tenang saat menghadiri pernikahannya kemarin, menurutnya ada 2 faktor yang sangat berpengaruh:
1. Dari Kamari di kandungan, Jennifer benar-benar menjaga makan. Jennifer cerita, selama dia hamil, ia tidak pernah makan junk food, process food, goreng-gorengan indomie2an, jarang pesen makan online dan lebih banyak masak dirumah. Minum air putih yang banyak dan tidak manis-manis. Sehingga nutrisi ke sang anak sangat dijaga.
2. Dan yang paling penting adalah a force parenting. Mengajarkan anak kamu dari kecil kalo salah kamu salah, jangan kalo salah dibiarin. Jennifer juga bilang kalo dia tipe ibu-ibu VOC ππ
"Kenapa kita butuh sholat 5 kali sehari?
Karena gak ada satu pun didunia ini yang rela bertemu denganmu lima kali sehari, dalam keadaan senang, sedih, susah, patah hati atau kuat, kecuali Allah."
Such a beautiful reminder.
Baca satu cerita tadiβ¦
Kalau kita rasa capek banget, pikiran udah penuh, sampai bingung mau mulai dari mana buat beresin semuanya, coba biasain baca doa ini terus:
βYa Allah, tolong beresin apa yang aku udah nggak sanggup beresin sendiri. Longgarin semua yang lagi kusut dan nggak bisa aku urai.β
βYa Allah, lancarin semua kesulitan yang bikin hidupku berasa berat dan terasa ribet ini.β
Kadang kita tuh bukan nggak kuat, cuma hati sama pikiran yang udah kepenuhan banget.
Dan di momen kayak gitu, cuma Allah tempat paling pas buat kita cerita.