Ketika diremehkan, jadikan itu motivasi.
Menangis silahkan. Sangat manusiawi.
Tapi jangan lupa, "kamu punya kemampuan yang tidak semua orang miliki"
Setiap orang have a differences characteristic. Bangun kembangkan hal tersebut.
Jadilah manusia, cukup dengan memanusiakan dirimu.
Ada masa ketika aku merasa harus kuat sendiri, menenangkan diri sendiri, melewati sepi sendiri, dan berdamai dengan luka-luka yang bahkan tak sempat kuceritakan. Mungkin tak semua orang perlu tahu apa yang harus dipertaruhkan untuk sampai pada titik ini.
Dan mungkin, tidak semua hal yang harus dilewati memang perlu diketahui orang lain. Ada hal-hal yang cukup menjadi saksi antara kita dan Allah. Tentang apa yang pernah dikorbankan, apa yang pernah ditahan, dan apa yang diam-diam menyakitkan.
Melihatmu sampai di titik ini, tentu ada rasa bahagia yg sulit disembunyikan. Ketika banyak org merayakan keberhasilanmu, mungkin tak banyak yg tahu bahwa ada perjalanan panjang yang tidak selalu terlihat.Tentang sepi, menunggu dan menjadi kuat ketika keadaan terasa begitu berat.
Walau ada beberapa hal yang patut untuk diutarakan, namun dengan mendoakan dan memperhatikan dari jauh kiranya lebih baik dilakukan saat ini.
Allah maha mengetahui apa yang terbaik, biarlah Allah yang menggerakkan hati keduanya. Jika memang kelak ditakdirkan untuk bersama.
Ada lelah, bukan untuk menyerah.
Lebih tepatnya, Berserah.
Berpacu dengan waktu yang terbatas.
Melembutkan hati yang tak boleh mengeras.
Bahwa hidup bukan tentang kebebasan melakukan apapun, namun menahan diri dari nafsu dan ego sebagai seorang manusia.
Ada kalanya di moment-moment tertentu dalam hidup, kita tak selalu membutuhkan rencana.
Mungkin kita hanya perlu :
1. Menarik Nafas Panjang,
2. Berserah,
3. Dan mengikhlaskan semuanya berjalan seada-adanya.
Bekal terpenting bagi anak bukanlah bergelimang materi. Melainkan pengetahuan, pemahaman, adab, kepercayaaan dan kesempatan.
Itu lah mengapa penting bagi orang tua memberikan pandangan, namun anaklah yang berhak untuk dapat menentukan langkah hidup terbaiknya.
Pentingnya memberikan "pilihan" kepada anak laki-laki sejak usia dini, bertujuan agar sang anak mulai dapat mempersiapkan diri dengan menentukan sikap dan berani mengambil keputusan. Karna ia akan terlahir sebagai seorang pemimpin yang kelak dimasa depan.
Jangan mudah terfokus kepada kesulitannya, namun bagaimana cara melewatinya. Carilah penyelesaian yang dapat dilakukan.
Semoga Allah beri kemudahan dan kelapangan dalam melewati segala ujian-Nya. Aamiin..
Kuncinya adalah Niat, dibarengi dengan Ikhtiar.
Carilah ia yang memiliki Tujuan sejalan, mengikhtiarkan dalam kondisi & situasi apapun, memiliki keteguhan hati yang sama agar dpt beriringan melewatinya bersama.
Semoga Allah senantiasa menjaga & mempermudah jalan-Nya. Aamiin...
Berjalan/berlari,kita tak kan abadi.
Maka yg penting: melangkahlah dgn berani.
Cepat/lambat adalah ukuran yg dibuat manusia. Namun, tepat dan selamat adalah ketetapan yg diukir jiwa & tak bisa direbut dr diri.Konon hidup adalah milik org2 berani, dan milik org yg ingin berarti.
Lebih berhati-hati ketika jatuh hati adalah cara trauma tuk berterimakasih pada masalalu.
Yang masih saja sendiri setelah sekian lama bisa jadi bukan karena terlalu pemilih atau tidak ingin memulai hubungan baru. Tapi karena tidak ingin melakukan kesalahan yang sama.
Pernah berada difase yang begitu berat, yang awalnya kita mengira sulit ternyata kita bisa melaluinya. Yang kita butuhkan hanya bertahan dan terus berjalan.
Sedang merasa difase titik bersyukur paling tinggi, dihati yang paling lapang, diberi keikhlasan paling dalam.
Jika Allah mengambil darimu sesuatu yang tidak pernah engkau sangka kehilangannya, maka Allah akan memberimu sesuatu yang tidak pernah engkau sangka akan memilikinya.