MENGGIRING MARAH
.
.
.
Sebagian besar dari kita pernah sangat berharap bahwa UU Perampasan Aset Koruptor benar bisa diberlakukan. Tapi harapan itu pupus saat hampir semua fraksi di DPR tak beranjak ingin membuat tuntas RUU tersebut.
Kita marah pada perilaku banyak pejabat negara ini yang tanpa malu - malu maling duit negara. Lebih lagi, kita muak dengan aturan hukum yang ada manakala si pejabat divonis penjara tapi justru masih dapat perlakuan istimewa di penjara.
Mas Ganjar n pak Mahfud yang lg beraksi teriak hak angket, interpelasi dsbnya bakalan ditinggalin sama parpol di DPR karena mereka bakalan sibuk sama internal mereka di pileg, setelah itu pada urusin pilkada serentak 6 bulan lagi pendaftaran.
Gue sih cuma Kasihan aja 😭😭
-Menunda Sakit Hati-
"Kok bisa merasa menang sih? Kan baru quick count. Penghitungan KPU kan belum selesai?"
👆
Omongan orang kalah yang sulit menerima kekalahan.
Lha wong selisihnya sedemikian jauh kok nggak percaya quick count.
Saat jagonya menang, quick count bisa dipercaya. Saat jagonya kalah, quick count itu sesat!
Segitunya ingin MENUNDA sakit hati.
KENAPA…?
Tim 01 minta tipi nasional tidak menayangkan hasil QC lembaga survei.
Tim 03 minta audit forensik Sirekap (RC).
Jawabannya sederhana; Mrk ndak sanggup melihat kenyataan hasilnya seperti itu, sakitnya tuh disini….[*…sambil nepuk dodo]😀
Kalah ya kalah aja ndak usah bnyk drama.😂
Perubahan iklim hanya terjadi di Indonesia. Di Thailand dan India iklimnya masih stabil dan terjaga seperti dua abad yg lalu. Makanya kalian rakyat yang begok-begok ndak usah banyak protes, cukup percaya saja dengan lansiran istana. Catet itu!
TERLANJUR MEMUNGGUNGI JOKOWI
.
.
.
Setelah pilpres ini, sepertinya Anies akan tetap berada di jalur NARASI perubahan. Bahwa ga ada hal pasti apa yang mau dan akan dia rubah, paling tidak dia masih bisa berenang dan menenggelamkan diri dalam nikmat imajinasi.
01 : 51 juta
02 : 119 juta
03 : 32 juta
Pemilih nomor 03 masih kalah banyak dengan total jumlah penduduk Jawa Tengah 2023 😭
Approval rating Jokowi 100% - pemilih 01, 25,26 = 74.74%
Semua data2 ini memvalidasi hasil survey sebelum pilpres dimulai
Strategi Ganjar Mahfud “Bunuh” Narasi Hasil Survey Abal-abal Sangat Brilian!
Kita melihat bagaimana narasi satu putaran sudah digaungkan terus-menerus sejak beberapa bulan yang lalu oleh kubu 02. Dan pada akhirnya berbuah manis karena yang kemungkinan satu putaran menang itu adalah Ganjar dan Mahfud.
Hasil survei menunjukkan penurunan elektabilitas dari Ganjar dan itu adalah hal yang kelihatannya dibuat demi membangun narasi dan membuat orang menjadi pesimis.
Tapi kubu Ganjar dan Mahfud dan tim pemenangannya melakukan strategi yang jauh melampaui lembaga-lembaga survei dan strategi narasi politik tersebut dengan cara yang sangat brilian. Cara brilian tersebut adalah membawa sebuah acara dan mengadakan pagelaran Akbar besar-besaran di berbagai tempat.
Dan kita melihat bagaimana animo masyarakat yang begitu organik dan natural mengalir datang ke pesta rakyat yang dilakukan oleh kubu Ganjar Pranowo. Ini bukan konsolidasi dan arahan yang menghabiskan banyak uang untuk mengundang masyarakat karena masyarakat datang dengan sukarela.
Masyarakat datang dari berbagai daerah untuk berkumpul di acara tersebut tanpa dibayar. Mereka pun dengan riang gembira menyambut calon presiden Ganjar Pranowo dan calon wakil presiden Mahfud MD di tempat-tempat yang ada di Indonesia. Bukan sekedar joget-joget haha hihi namun adanya orasi-orasi dan pidato-pidato politik yang begitu menggetarkan hati.
Dan kita melihat bagaimana acara tersebut selalu sukses jika itu bicara tentang Ganjar dan Mahfud. Lalu kubu 02 yang selama ini membawa narasi satu putaran dan sekali putaran terus-menerus hanya bisa gigit jari karena konsernya sepi dan acaranya nggak laku karena memang animo masyarakat terhadap si gemoy ini nggak ada.
Janji-janji politik dari Ganjar Pranowo juga sangat realistis dan komitmen penegakan hukum yang dilakukan oleh bapak Mahfud MD juga sangat memberikan harapan kepada masyarakat. Ganjar dan Mahfud bicara masa depan sedangkan Prabowo hanya sibuk mengingat-ingat dendam hampir satu bulan yang lalu ketika kalah debat lawan Anies Baswedan.
Inilah yang membuat kita tahu bahwa yang berhak menang dan berhak memimpin Indonesia dalam satu putaran Pilpres 2024 adalah Ganjar dan Mahfud. Maka daripada dua putaran, kita baiknya datang ke TPS masing-masing untuk mencoblos Ganjar dan Mahfud untuk memastikan tidak ada dua putaran.