Masih ingat kasus kembar SMA Sookmyung yang menghebohkan Korea pada tahun 2018?
Kasus ini bermula ketika dua siswi kembar di Sookmyung Girls' High School terus meraih peringkat teratas secara mencurigakan. Setelah diselidiki, ayah mereka yang merupakan guru sekaligus wakil kepala sekolah didakwa membocorkan soal dan jawaban ujian kepada kedua putrinya. Ia akhirnya divonis penjara karena manipulasi nilai akademik.
Menurut unggahan yang viral di Korea, dampak kasus tersebut masih terasa hingga sekarang. Sang ayah telah menjalani hukuman dan kini bekerja di sebuah SPBU setelah kesulitan mencari pekerjaan lain, ia pun cerai dengan istri (ibu si kembar).
Kedua putrinya juga disebut hidup mengurung diri di rumah (hikikomori), hampir tidak berinteraksi dengan dunia luar dan menghabiskan sebagian besar waktunya di dalam kamar.
Kasus yang dulu mengguncang dunia pendidikan Korea itu disebut meninggalkan konsekuensi jangka panjang: karier hancur, keluarga berantakan, dan kehidupan seluruh anggota keluarganya berubah total.
Januari 2001. Mikel Arteta lagi ngabisin hari-harinya di Barcelona kayak biasa.
Tiba-tiba, ada telfon masuk.
“Mikel, siapin barang-barang kamu ya. Kamu terbang ke Paris.”
Apakah telfon itu dari Prabowo? Gaak, bukan. Bukan ajakan kunker, tapi itu notice dr Barça kalo dia akan di-loan 18 bulan ke PSG.
Arteta lumayan kaget ituh. Masih bocah, masih 18 tahun, belom punya pengalaman main di tim senior Barça, tapi udah mesti merantau.
Mana dikasih role penting: jadi bagian midfield dr rebuild skuat pelatih PSG waktu itu, Luis Fernandez. Dapet nomor punggung 4 pula.
Ibaratnya anak SMA tiba-tiba direkrut jadi karyawan kontrak di satu perusahaan. Gak ada magang, langsung kerja.
Bukan cuma Arteta, pemain PSG juga pada bingung. Edouard Cisse cerita ke The Athletic kalo mereka juga bertanya2 soal keputusan Fernandez datengin Arteta di antara banyak opsi. Mana durasi loan-nya 1,5 tahun.
Arteta ngajak ibunya ikut ke Paris di awal-awal, buat ngebantu proses adaptasi. Abistu, dari sesi latihan pertama, semua impressed. Cisse dan kawan-kawan paham: “oh, barang bagus ini.”
Arteta nunjukin kalo dia emang jenius, sesuai cerita di post yg gue quote di bawah. Tekniknya bagus. Mau belajar, termasuk belajar bahasa Prancis. Hunger-nya ada.
Bahkan bbrp kali dia diskusi berjam-jam bahas taktik sm Fernandez dan kapten klub waktu itu yg udah dia anggap kayak bapaknya sendiri selama di Paris, Mauricio Pochettino.
Satu setengah tahun di PSG bikin Arteta berkembang bgt. Satu trofi Intertoto Cup, 53 match, 5 gol dan 5 assist cukup deh ngejelasin itu.
Dia bukan cuma belajar dari rekan satu tim kayak Pochettino, tapi juga Jay-Jay Okocha, Nicolas Anelka, Ronaldinho, dan temen sekaligus asisten dia skrg yg ikut bawa Arsenal juara Premier League musim ini, Gabriel Heinze.
Begitu dia udah betah di Paris, eh sayang banget PSG gagal deal sm Barça buat permanenin dia. Jadilah Arteta abistu gabung Rangers.
Arteta berkembang di PSG karena spot di midfield Barça waktu itu udah penuh sm gelandang mateng yg full of talent.
Salah satunya? Luis Enrique, lawan dia di final UCL malem ini.
Banyak yang bilang beliau selalu menghindari shalat jamaah macam shalat Tarawih, Idul Fitri, dan Idul Adha bersama masyarakat.
Alasannya selalu bertepatan dengan agenda kunjungan ke luar negeri.
Kupikir itu masih normal. Tapi setelah lihat video ini kok saya agak garuk kepala.
Kita dilarang memilih pemimpin non muslim, tapi bagaimana kalau muslim tapi dipertanyakan keislamannya?
KALIAN HARUS BACA SOAL CHA SEUNG WON 😭😭
Jadi Cha Seung Won nikah tahun 1992 pas usianya BARU 22 tahun. Waktu dia nikah, beneran dihujat dan dikecam tapi doi ga pernah nanggapin.
Pas tahun 2014 ada yang ajan gugatan dan bilang, "Cha Noah (anak Cha Seung Won) itu anakku."
TERNYATA baru ketahuan, dia nikah sama perempuan yang udah bercerai dan punya anak. Dia rahasiakan selama 22 tahun dan baru ketahuan pas ayah biologis si anak bikin gugatan. Respon Cha Seung Won? Dia bilang kalau Cha Noah tetap anaknya sendiri 🥺❤️
Jokes lawas Idul Adha:
*ngomong ke orang berbadan gemuk
“Ngumpet begoo, ntr dipotong lo..”
Semua orang tau ini becandaan doang. Tapi ternyata ada satu orang yg nganggep ini serius, dia takut dan akhirnya pergi ke Perancis. 😔
Video ini menampilkan salah satu ritual freemason...
Plot twistnya adalah saya pernah kenalan dengan salah satu anggota freemason. Dia rela jauh² dari USA ke Indonesia hanya utk menikahi salah satu gadis desa yg dia kenal melalui Facebook.
Karena dia muslim, maka dia sholat lah di salah satu masjid. Dari jauh dia terlihat kebingungan, akhirnya saya samperin dan sedikit ngobrol. Trus dari perkenalan itu akhirnya nemulah FB nya dia. Di situ baru tahu kalau dia anggota Freemason.
Ketika saya singgung perihal freemason ke dia, dia jawab,"It's no problem dgn freemason, karena organisasi itu adalah organisasi sosial." Saya ketika itu mangguk² aja.
Plot twist kedua adalah ketika dia lihat adek saya yg saat itu masih SD, pengen dia lamar. Waduh... lgsg saya block dan putus hubungan sama dia sampai sekarang.
Sekarang jadi paham mengapa dia sangat pengen nikah dgn perempuan² yg masih belia, apalagi setelah munculnya Eipstein files kmren.
🚨 BREAKING : Sejumlah anggota staf Arsenal dilaporkan harus membayar £859 (Rp20 juta) per orang untuk ikut paket perjalanan ke final Champions League di Puskás Aréna, Budapest.
Banyak staf yang merasa kecewa dan marah karena harus membayar sendiri, terutama mengingat ini adalah final Eropa pertama Arsenal sejak 2006.
Kontras dengan PSG, PSG justru membiayai sepenuhnya perjalanan dan tiket untuk ratusan karyawannya (sekitar 500 orang), berkat dukungan finansial kuat dari pemilik.
📝 @SamJDean
Indonesia beneran diinjek injek harga dirinya sama ini orang :
- tanpa sensor muka
- tanpa pemberat suara
- muka terpampang jelas
- suara jernih
- gerakan natural
dengan bangga bisa bilang begini, gila
kakaknya masuk ke kamarnya dan maksa adiknya ngelakuin blowj*b waktu adiknya umur 10/11 tahun dan umur kakaknya 16 tahun, dan ternyata kakaknya ngelakuin hal itu bertahun-tahun, dan disatu sisi si adik juga dapet pelecehan dari nanny-nya