"Permisi, boleh duduk disini ?"
Terdengar jelas suara lirih wanita , awal mataku dan matanya bertatapan. Ku duduk sendiri menunggu stasiun Bekasi. Seakan mendukungku gerbong KRL yang biasanya ramai padat saat itu pas di sebelahku saja yang kosong.
Apa perasaan langit saat matahari pergi, Ia ditinggalkan dengan senja seindah itu.
Setahuku setelah itu bulan hadir siap menemani langit semalaman.
Apa langit khawatir melepas matahari ? Atau ikhlas sudah mengetahui bakal ada bulan yang menemani ?
Apa yang sedang menganggumu ?
Kepalamu begitu berisik bukan ?
Gema menggumam banyak pertanyaan belum terjawab ya ?
Semu bayangan buram tak terproyeksi sempurna jadi kepulan asap gelisah, betul ?
Tidurlah, larut malam ini tak melarutkan isi kepalamu.
@KucengTerbanggg Silakan mandi dengan harapan hangat yang kau buat sendiri, basahkan tubuhmu sampai ke pori pori, rasakan alirannya sampai sela sela jari. jangan biarkan kering dengan handuk kenyataan yang bisa saja dia usapkan kapan saja.