sisi gelap daerah tambang yang ditemui pasangan jalan jalan ini:
- ada Fasilitas mewah di area tambang di sumbawa
- ATM lengkap, rumah sakit (Siloam),
- bahkan hotel bintang 5+ full bahasa Mandarin di dalam kompleks tambang (Sumbawa),
- tapi hanya bisa diakses pekerja/tamu tambang,
- tidak untuk warga lokal lokal sana
- warga sekitar tambang tetap harus ke rumah sakit 4 jam jauhnya, karena fasilitas mewah itu tertutup untuk umum.
Oki Rengga dalam postingan terbarunya di Threads:
"Barusan liat Video pak Prabowo ngomong, hanya di Indonesia Polisi ngurus pertanian, Tentaranya sering ada di Sawah, Angkatan Laut tanam kedelai, Angkatan udara tanam tebu, ya memang cuma di Indonesia pak, karena di negara lain, tugas mereka semua bukan bercocok tanam pak, mereka kan bukan petani, terus kalau mereka yang ngurus? petani ngurus apa? masak petani harus jadi pelukis pasir."
Menyambut bulan Juni dengan suka cita
✅️ PSG juara UCL
✅️ 1 Juni AFF U19 mulai
✅️ 5 Juni Indonesia vs Oman
✅️ 9 Juni Indonesia vs Mozambique
✅️ 12 Juni Piala Dunia 2026 mulai
✅️ 15 Juni bursa transfer musim panas buka
Perihal minta maaf dan memaafkan, ingat juga buat minta maaf dan memaafkan diri sendiri. Karena seringkali kita lebih sadis sama diri sendiri.
Kemarin hari saya dipenuhi minta maaf ke orang lain dan memaaafkan mereka. Seolah urusan selesai di situ.
Sampai malam tiba, saat mulai sepi, pikiran saya kayak ruang sidang di pengadilan. Anehnya, ada yang menuntut, ada yang menghakimi, ada terdakwa dan korban, tapi semuanya itu saya.
Di momen itu baru sadar, selama ini saya rajin berucap dan berbuat salah ke diri sendiri, sekaligus saya menyimpan dendam pada diri sendiri.
Lalu pelan-pelan saya nyoba bilang: “maaf ya,” bukan ke orang lain, tapi ke diri sendiri.
Minta maaf dan memaafkan diri sendiri seringkali sepaket sama persoalan merasa bersalah.
Apakah karena yang kamu lakukan di masa lalu, sekarang kamu merasa bersalah?
Kalau kamu sekarang merasa bersalah, itu bagus, itu justru tanda bahwa sekarang kesadaranmu lebih tinggi dibanding dulu saat kamu melakukan kesalahan itu.
Dulu kamu merasa benar jadi melakukannya, sekarang kamu sadar itu salah. Kalau kesadaranmu sama kayak dulu, kamu nggak akan merasa bersalah.
Di saat kamu melakukan kesalahan di masa lalu itu, kondisi batinmu terprogram, terkondisi kaku, conditioning oleh trauma, luka, pola emosi, ketakutan, dan sebagainya.
Jadi itu berasal dari ketidaksadaran yang terekspresi melalui dirimu saat itu. Itu bukanlah hakikat dirimu.
Ego suka sama identitas. Ego berusaha sekuat tenaga mempertahankan identitas.
Termasuk identitas yang bikin menderita: “Aku telah melakukannya. Aku orang yang bersalah.” Termasuk ego mempertahankan rasa bersalah sebagai identitas. Ego menghalangi kamu memaafkan dirimu sendiri.
Karena identitas itu bikin ego jadi ada dan bikin ego jadi besar. Makanya buat ego, punya identitas (meski bikin menderita) itu lebih nyaman daripada mesti melepaskan identitas itu, itu lebih nyaman daripada nggak punya identitas sama sekali.
Sekarang kamu merasa salah, “Karena melakukan itu di masa lalu, aku salah.”
Sebentar… “Aku” yang dimaksud ini sebenarnya siapa?
“Aku” itu bukanlah hakikat dirimu, itu “lapisan diri berdasar pikiran”, itu ego yang tersusun atas trauma, luka, pola emosi, ketakutan, dan sebagainya.
Hakikat diri adalah ruang kesadaran yang menyadari itu semua (“I am”), sang penyaksi semua conditioning.
Memaafkan diri sendiri terjadi saat kamu menyadari hakikat diri, yang nggak sebatas “lapisan diri berdasar pikiran”.
Saat kamu enggak lagi mengidentifikasi dirimu dengan masa lalu dan keterkondisian batin, enggak lagi “aku adalah masa laluku.”
Sehingga perlahan rasa bersalah mengendur. Memaafkan diri sendiri terjadi secara alami, bukan dipaksakan.
Kalau kamu menyelami kesadaran lebih dalam lagi, maka yang terdalam adalah: “Enggak ada yang perlu dimaafkan”.
Karena yang terluka hanyalah “lapisan diri berdasar pikiran”, yang terluka hanyalah ego. Bukan hakikat diri.
Dengan kesadaran ini, maka dendam, benci, sakit hati, akan jatuh terurai dengan sendirinya.
Dirimu jadi bebas dari rasa bersalah dan dendam pada dirimu sendiri, dengan menyadari bahwa hakikat dirimu bukanlah masa lalumu, hakikat dirimu adalah kesadaran yang senantiasa sekadar hadir, just be, di sini-kini, sekarang.
#UrgentAction This morning, the Indonesian Parliament is expected to pass the Criminal Procedure Code Bill (RUU KUHAP).
If it passes, anyone could be at risk; people could be arrested, detained, searched, monitored, or blocked based only on an officer’s decision.
Yang seperti SD Muhammadiyah 1 Ketelan ini bagus, bahkan yang lebih bagus lagi juga ada.
Tapi tidak semua sekolah dan orang tua memiliki kemauan dan kemampuan untuk melakukan ini.