Ya Allah mau gaji pokok 8 juta/bulan, tunjangan fungsional, transportasi, dapet maksi, ada THR, bonus bulanan, tunjangan presensi, BPJS Kes & Kt, lingkungan kerja greenflag, bs pulang tenggo, 5 hari kerja, atasan humanis, fasilitas kantor++.
Nanti ak janji gak ngopi dehhh🙏😇
Sekali lagi aku merayumu Yaa Allah, tolong ubahlah takdirku menjadi takdir yang baik serta rubahlah takdirku menjadi seorang yang beruntung dalam segala hal.
Manifesting ucapan adalah doa:
Ya Allah aku tak punya kuasa tapi engkau punya kendali, kali ini kendalanya di luar kendaliku, maka aku berserah hanya kepadamu zat yang maha pengasih, lagi besar pertolongannya. Mampukan aku, datanglah pertolongan itu dalam waktu dekat dan berikan kabar gembira dari perjuangan panjang yang telah aku lalui, ya Allah untuk kali ini menangkanlah aku.
presiden terburuk dalam sejarah
presiden paling gak punya adab.
presiden paling maniac pakai buzzer
presiden paling kotor cara berpolitiknya.
hidup serba kalahan.
dari angkatan bersenjata dipecat.
rumah tangga berantakan.
pilpres 4x kalah terus.
jadi presiden dibenci rakyat karena ulah sendiri.
sekarang main presiden presidenan biar bisa pidato padahal isinya gak mutu.
hidup dikelilingi penjilat. figuratively & literally.
dasar tua bangka sakit jiwa.
Baru tau ternyata apa yang terjadi dengan tubuh kita itu berhubungan sama apa yang ada di pikiran kita, berikut perbincangan Nikita Willy dan Psikolog, Aga Salim
Aga Salim: Kalau pegal dibahu bisanya itu karena dia ngerasa sangat terbebani dengan tanggung jawab yang ia emban
Aga Salim: mungkin tanggung jawabnya selain tanggung jawab dia mungkin bisa jadi ada beban orang lain yang akhirnya dia ambil untuk dia sendiri,
jadi makin terbebani lagi akhirnya kan makanya tanggung jawab mengemban sesuatu kan kita bawanya disini atau di bahu.
Nikita Willy: Kalau dibagian *lain ada tanda lagi ngga mas?
Aga Salim: banyak for example ketika kita ngomongin orang yang suka mendem, orang yang YES MAN yang ga berani SAY NO biasanya suka sering ga nyaman di tenggorokan sering batuk batuk karena kita ga berani ngomong itu
Nikita Willy: Kalau susah tidur?
Susah tidur biasanya Overthinking, aktif banget… biasanya kalau orang Overthinking banget kepalanya pusing, perutnya juga gak nyaman bisa Gerd.
Nikita Willy: Gerd bisa dari emosi kita juga?
Aga Salim: Gerd itu dari Emotions of Fear Worry Anxiety.
@txtharihariWNI eewwww pernah lagi ngalamin ini. lagi makan nasi padang di tempat trs pas mau ngawur in sambel, malah ada kecoa 😭😭😭😭 literally kecoa dewasa. dah abis itu stop trs komplen mrk lgsg ganti sama yg baru, gebleknya mlh diksih smbelnya lg. mana laper bgt kan pas itu yudah mkan aja
Please @UNICEF , @UNICEFIndonesia , @kpp_pa and @KPAI_official , protect Indonesian children!!
Children are the future of our nation. They should never become shields for those in power, tools of propaganda, or symbols used to build support for any government policy.
Indonesia's Child Protection Law (Law No. 35 of 2014), Article 15, clearly states that every child has the right to be protected from abuse and exploitation in political activities. This principle exists because children deserve to grow up free from political manipulation and exploitation.
When elementary school children are brought to public demonstrations, asked to carry signs, chant slogans, or serve as symbols of support for a government program, we must ask a simple but important question: Who is truly being protected the children, or political interests?
Children are not born to carry the burden of adult politics. They are born to learn, to play, to dream, and to grow. They are not mature enough to fully understand political issues or to give informed consent to participate in activities with political implications. That is precisely why the law exists—to protect them from being used to advance the interests of others. If a government program is truly beneficial, its success should speak for itself. Public trust should be built through transparency, accountability, and measurable results—not by placing children at the center of political messaging.
Children's voices should never be used as loudspeakers for political agendas. Their small hands should be holding books, not protest signs. We respectfully urge @UNICEF and @kpp_pa to take this matter seriously. We call for an independent investigation into the reported involvement of children in political demonstrations and for appropriate action to ensure that every child's rights are protected in accordance with Indonesia's Child Protection Law.
Protect Indonesian children. Because when childhood is exploited, it is not only a child who is harmed—it is the future of an entire nation.
Kakak-kakak ini namanya ayat 1000 dinar ya
“Wa may yattaqillaha yaj'al-lahu makhraja. Wa yarzuq-hu min haitsu la yahtasib. Wa may yatawakkal 'alallahi fa huwa hasbuh. Innallaha balighu amrih. Qad ja'alallahu likulli syai'ing qadra”.
Rutin baca selama 40 hari rasain deh bedanya sendiri👀🥺✨
Hello @UNICEF, Indonesian government is forcing elementary school students to join 'rallies', carried signs, and chanting slogans in support of the free meal program that has been widely opposed by the public due to its corruption and state budget hoarding. ⚠️
Wapres sudah TERBUKTI melakukan tindak PENYUAPAN terhadap mahasiswa.
Berarti ini sudah sesuai dengan Pasal 7A UUD 1945.
Berarti sudah SAH dan harus DI BERHENTIKAN sesuai dengan hukum dan UU yang berlaku 🔥🔥