Bangsa ini butuh langkah berani.
Saatnya Presiden keluarkan dekrit, bersihkan kabinet dari bayang-bayang lama, hentikan oligarki, dan bentuk Dewan Reformasi Nasional. Demi Indonesia yang adil, bersih, dan berpihak pada rakyat!
#ReformasiTotal#DekritPresiden#SelamatkanIndonesia
@04_zainal Bangsa ini butuh langkah berani
Saatnya Presiden keluarkan dekrit,bersihkan kabinet dari bayang-bayang lama hentikan oligarki, dan bentuk Dewan Reformasi Nasional. Demi Indonesia yang adil, bersih, dan berpihak pada rakyat!
#ReformasiTotal#DekritPresiden#SelamatkanIndonesia
@92maud@tempodotco Ya, saatnya Indonesia kembali ke akar pembentukannya. Sejak masa BPUPKI, negara ini lahir dari gagasan cendekiawan, perwakilan ormas agama, dan kalangan profesi. Sekarang DPR justru dipenuhi pengusaha dan oligarki yang lebih sibuk mengurus kepentingan sendiri ketimbang rakyat.
@astagareng_@tempodotco Ya, manusia pasti ada yang tergoda. Tapi dengan pengawasan dewan ulama/syuro/pendeta, ormas agama lebih bisa dikontrol.
Saya lebih percaya ormas ketimbang partai yang isinya oligarki, pengusaha, dan elit rakus yang sibuk mikirin kantong sendiri.
@AlterNegroIsun@pmnoer@tempodotco DPR daerah dan DPR RI DIBUBARKAN Di ganti perwakilan ormas agama,profesi dan tokoh adat. Semua itu dari kalangan ahli, cendekiawan.. ini solusi yang bagus buat Indonesia
@pmnoer@Allienbumi_@tempodotco Demokrasi Indonesia terbungkus politik identitas. Demi meraup suara mayoritas, harus ada 'unsur Jawa', seolah-olah orang luar Jawa harus minggir jika ingin menjadi pemimpin negeri ini.
Solusinya = Kudu Sabar
#dominasijawa
@tempodotco Indonesia ibarat pasien kritis.sumber Penyakitnya DPR membela oligarki. Solusinya, bubarkan DPR dan parlemen ganti dengan sistem perwakilan dari ormas agama, organisasi profesi, dan lembaga adat agar parlemen benar-benar mewakili rakyat.
@tempodotco Keputusan ini wujud nyata Negara jadi kolonialisme lebih kejam dari VOC: alam dirampas, SDA hanya sumbang 7% pendapatan negara , tapi negara hidup dari pajak rakyat. Hutan habis, laut tercemar, rakyat menanggung beban
#diktaktoralam
DPR bekerja untuk oligarki, bukan rakyat. Saatnya parlemen diisi perwakilan organisasi agama, profesi, dan dewan adat yang terbukti amanah. Ini sejalan semangat awal pendirian bangsa, yang mengedepankan integritas demi kepentingan rakyat.
#ReformasiParlemen#KembaliKeAkar
@duniaPsandiwara@tempodotco@prabowo@Kemhan_RI@BSSN_RI DPR lebih membela kepentingan oligarki dari pada rakyat. Sudah saatnya parlemen dibubarkan dan dikembalikan ke akar sejatinya. Yaitu Parlemen harus diisi oleh tokoh agama, cendekiawan, dan para ahli... Bukan di isi oleh kaki tangan pengusaha dan oligarki .
Demokrasi kita terbungkus politik identitas. Demi meraup suara mayoritas, harus ada 'unsur Jawa', seolah-olah orang luar Jawa harus minggir jika ingin menjadi pemimpin negeri ini.
#dominasijawa
@NanangDardiri@tempodotco Betul, ini sudah kronis. Solusinya: DPR harus dibubarkan krn ia bagian dr oligarki-wakil rakyat hanya topeng, yg sesungguhnya berkuasa adalah pengusaha yang berkolaborasi dengan penguasa.
Solusinya? Parlemen diganti perwakilan ormas keagamaan, profesi, dan dewan adat bkn partai
@ILCTalkshow@karniilyas Indonesia pasca reformasi masih mirip VOC: menjajah bangsanya sendiri. Tanah, SDA, bahkan darah rakyat jadi sapi perah. Kerajaan & kesultanan yang lebih dulu ada justru dikebiri, dihabisi - semua demi kemaslahatan kolonialisme gaya baru yang dibungkus NKRI.