maaf yaa, kemungkinan mulai skrg nih akun udah bukan akun kpop lagi.. jadi kalo mutualku ada yang follow karna kpop dan mau unfoll silakan yuppp, terima kasih sudah mau berteman🙏
Dua elemen Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Jawa Timur yang aktif di media sosial menyuarakan Reformasi Jilid II. Kedua elemen BEM di Jatim itu adalah BEM Nusantara Jatim.
Masing-masing elemen pergerakan mahasiswa itu menyerukan aksi reformasi jilid II yang dilandaskan dari berbagai persoalan di Indonesia. Mulai dari MBG hingga pelemahan nilai tukar rupiah.
Mahasiswa bukan membenci sosok pemimpin negara. Namun program Prabowo-Gibran seperti MBG menimbulkan keresahan. Apalagi terdapat permainan MBG hingga penetapan mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Cs sebagai tersangka.
https://t.co/IS1nagfyN8
Mindset yang bagus banget ini.
Bukan karena kita orangnya sabar banget, tapi karena sadar bahwa suatu saat kita juga bisa di posisi yang salah, capek, atau lagi ga enak.
Lebih enak hidupnya kalo nggak terlalu ribet sama hal-hal kecil, dan semoga suatu hari nanti ada juga orang yang memaklumi kita pas lagi butuh.
Bagaimana mungkin seseorang dengan jiwa kapitalis yang kuat ditunjuk menjadi Ketua Satgas Inovasi Pembiayaan dan Pengelolaan Taman Nasional?
Apakah Presiden Prabowo memiliki rencana untuk mengeksploitasi habis-habisan hutan Indonesia? Apakah ini langkah untuk merampok kekayaan alam yang tersisa?
Penunjukan Hashim sebagai ketua satgas ini sangat berbahaya dan patut menjadi alarm merah bagi kita semua yang peduli dengan kelestarian hutan dan lingkungan hidup.
Mungkin di depan semua keliatan baik-baik aja,
sampai kita tahu cerita aslinya.
Sampai kita tahu, ternyata banyak yang lagi berjuang diam-diam.
Sampai kita benar-benar tahu, teman kita sehat dan bahagia.
Masih ada orang yang bilang orang ini gatau apa-apa karena informasinya dihalangi bawahannya? Liat ini aja udah jelas kok, emang orangnya ga peduli aja. Menolak realita, menolak kebenaran.
Orang kaya gini kok ya bisa jadi Presiden. Jadi intern aja ga akan lolos pasti sih ini
Guys Gus Dur pernah bilang satu kalimat yang gw tidak bisa lupain.
'Yang mestinya marah itu bangsa ini.
Mereka diam aja.'
Dan itu konteksnya dia baru saja dicopot dari kursi presiden.
Secara politik.
Tanpa pernah terbukti bersalah secara hukum.
Ini ceritanya.
Gus Dur jadi presiden Oktober 1999.
Tapi baru 20 bulan menjabat MPR memakzulkannya. Juni 2001.
Dan dia keluar dari Istana dengan kaos oblong dan celana pendek.
Banyak yang bilang itu tidak pantas sebagai presiden.
Gus Dur bilang justru itu tujuannya.
Supaya orang tidak panik.
Supaya hatinya dingin.
Supaya tidak jadi marah dan turun ke jalan.
Karena waktu itu ada 300.000 orang yang sudah tanda tangan meminta Gus Dur tidak berhenti. Pendukungnya dari Jawa Timur siap masuk Jakarta. Situasinya bisa berdarah.
Dan Gus Dur memilih lengser.
Bukan karena takut. Tapi karena dia tidak mau bangsa ini perang saudara. Itu pengorbanan yang tidak pernah cukup diakui secara jujur dalam sejarah Indonesia.
Tapi siapa yang dia sebut paling bertanggung jawab atas pencopotannya?
Dua nama. Amien Rais dan Megawati.
Tapi yang menarik setelah itu mereka keliatan akur-akur saja. Gus Dur bahkan pergi ke rumah Megawati. Sampai istrinya marah.
Gus Dur bilang saya tidak marah. Yang harusnya marah itu bangsa ini. Tapi mereka diam.
Dan soal dendam dia bilang tegas. Di dunia ini yang pantas jadi musuhnya cuma satu orang.
Pak Harto.
Bukan Amien. Bukan Mega. Tapi Soeharto sistem yang dibangunnya selama 32 tahun yang menurut Gus Dur adalah akar dari semua masalah ini.
Gus Dur juga cerita soal keputusan-keputusannya yang kontroversial.
Bubarkan Departemen Sosial karena tikusnya sudah menguasai lumbung. Korupsinya gede-gedean. Tidak bisa dibersihkan dari dalam. Jadi dibubarkan.
Bubarkan Departemen Penerangan karena dia percaya kebebasan berpikir tidak mungkin ada selama ada lembaga yang mengontrol informasi.
Dan soal PKI Gus Dur bilang tugas negara bukan mengucilkan kelompok tertentu. Itu urusan masyarakat. Negara tidak perlu ikut campur.
Banyak yang tidak setuju. Banyak yang tidak paham. Tapi Gus Dur tidak pernah merasa perlu menjelaskan panjang lebar.
Dan ini yang paling gw catat dari semua yang dia bilang.
Dalam 20 bulan menjabat dia kunjungi 80 negara. Biayanya 52,7 miliar rupiah. Banyak yang bilang aji mumpung jalan-jalan dibayar negara.
Gus Dur jawab satu kalimat.
Eksistensi Indonesia sebagai satu negara harganya jauh lebih tinggi dari 52,7 miliar.
Dan dia benar. Di tengah krisis 1999 sampai 2001 ketika Indonesia hampir pecah secara sosial dan politik Gus Dur keliling dunia membangun pengakuan dan legitimasi internasional untuk Indonesia yang baru lepas dari Orde Baru.
Bukan jalan-jalan. Tapi kerja diplomatik yang hasilnya tidak kelihatan langsung tapi kita rasakan sampai sekarang.
Gus Dur dilengserkan secara politik. Tapi tidak pernah terbukti bersalah secara hukum. Dan orang-orang yang melengserkannya tidak pernah meminta maaf.
Mereka merasa dirinya benar.
Kata Gus Dur ya sudah. Besok-besok akan terbukti sendiri oleh bangsa ini.
Lu pasti akan bersyukur banget kalau bisa sekolah gratis sampai sarjana. Sudut pandang lu akan jauh berubah. Peluang lu buat dapatin gaji 2-3 digit jauh lebih besar.
Gue punya temen, 2 orang yg pas SMA berbanding terbalik. Sebut saja si A dan si Z.
Si A itu selalu ranking 3 besar di kelas selama 3th. Sementara si Z, bisa masuk 25 besar aja udah syukur. Setelah lulus, si A punya keterbatasan buat lanjut kuliah, sementara si Z punya dukungan finansial yg cukup buat lanjutin.
Akhirnya si A berencana kerja dulu selama 3 th buat ngumpulin duit kuliah, si Z langsung kuliah. Nah di sini titik baliknya terjadi. Si A terlena dengan pekerjaan dan keadaan ekonomi mengharuskan dia tetap terus bekerja. Sementara si Z masih terus berproges dan lulus kuliah.
Sekarang 10th berlalu si A masih jadi pegawai dengan gaji UMR dan belum berhasil lanjut kuliah, sementara si Z udah kerja di sg sebagai it enginer dan sedang lanjutin s2.
Itulah kenapa pendidikan sampai sarjana itu penting, ini akan membuka persaingan yg lebih adil dan menghapus sekat si kaya dan si miskin.