Jangan pernah heran Prabowo selalu kalah. Dia tidak sensitif dan tidak bisa menempatkan diri.
Di saat kampanye dia gebrak2 meja eh, di saat berkabung dia malah kampanye
Foto: Wajah PERUSUH BAYARAN Aksi 21 - 22 Mei di Jakarta yang Diciduk Polisi https://t.co/JXlifIUB7F < inikah tamu-tamu terhormat gubernur jakarta? menjarah jakarta drngan teriakan takbir? kalau luka diobati gratis dengan uang rakyat jakarta? dikunjungi seolah pahlawan? #KepoBerat
Kenapa kok Pihak Keamanan tidak mendindak tegas dan memberikan reaksi pada perusuh yg sampai malam ini terus berupaya menimbulkan kekacauan? Sudah saatnya di tindak - sudah kelewat batas.. membakar, melempar, merusak... #Indonesia
@Dahnilanzar Justru mereka muncul dan menjadi liar diawali dari ajakan verbal Amien Rais, Eggy Sujana, Kivlan, Permadi, Titiek Soeharto dkk ... nil. Bijak banget sekarang komentar elu.
TNI-Polri siap untuk menjaga stabilitas keamanan di tahapan-tahapan Pemilu 2019 selanjutnya.
TNI-Polri tidak akan mentolerir dan akan menindak tegas semua upaya yang akan mengganggu ketertiban Masyarakat serta aksi2 inkonstitusional yg merusak proses demokrasi.
NKRI harga mati!
Pak Prabowo dan Pak Sandiaga Uno, dalam skala berbeda, kita sama-sama kalah dalam pemilihan kali ini. Kekalahan memang sulit dicerna, namun yang jauh lebih penting adalah kedamaian bangsa. Mari sama-sama terima, Pak. Kasihan aparat harus berhadapan dengan sesama anak bangsa.
Republik ini terlalu berharga untuk dipecah belah karena ambisi seseorang.
Sejak awal saya selalu katakan bahwa nasionalisme itu bukan sekadar pidato menggebu-gebu di atas podium. Nasionalisme diuji dlm situasi spt ini ketika kita berjiwa besar, menahan diri, & ajak bersatu.
Langkah hukum yang akan ditempuh Prabowo-Sandi tidak dibarengi dengan sikap elegan. Pasangan ini membiarkan terjadinya aksi massa di Kantor Bawaslu dan KPU.
https://t.co/6YQClv7o4M