di masa gelap kayak sekarang, saran gw sih kurangin lapisan sarkas-nya. terlalu banyak lapisan sarkasme malah membuat topik pembicaraan keruh, sementara kita butuh kejelasan dan transparansi agar semua orang bisa nyari kebenaran
gak semua orang mampu melihat dibalik layar sarkas
I think teenager di indog melek "politik"nya cuma sebatas ngatain pemerintah, mereka ngga bener-bener tau apa yang harus dilakuin dan gimana cara benerin systemnya selain dari "menangin pemilu selanjutnya" karena it would not solve all the problems
Aku pny temen yg parentnya kyk gini. Kasihan bgt dia umur 20+ gatau qris, gatau grab, pesen tiket kereta, dll. Anaknya tertutup dan neurodivergent juga. Akhirnya kuajarin bnyk hal dan ajak jalan kemana2
Overprotective religious parents sometimes does more harm than good
Gua liat sumber asli ni video ternyata akun IG anak stand up dgn follower 90 ribuan dan emang niche kontennya ttg nyari kerja.
Di IG-nya jg sering collab sama brand atau event.
Jadi rada2 gimana ya....ni orang beneran nyari kerja atau nunggang isu aja demi ketahanan konten?
Yang bikin sepak bola Thailand itu bagus
- Liganya bagus dan profesional
- Pembinaan pemain usia dini yang bagus. Sudah ada kompetisi sejak muda sampai U-21
- Ada jalur ke Liga Jepang yang super profesional buat pemain Thailand.
Indo sebenarnya punya liga dan pembinaan usia dini. Tapi ya, kualitasnya masih perlu ditingkatkan.
SSB di Indo juga masih kurang koordinasinya dengan PSSI. Kata Kemenpora.
Jadi ya, pembinaan PSSI ke SSB di Indo masih terkendala.
Again.
Kualitas pemain timnas di Indo hanya akan bertahan jika urusan fundamental seperti:
Liga dan pembinaan usia dini diperbaiki secara menyeluruh.
Naturalisasi pemain asing itu hanya SEMENTARA.
FOTO: Screenshoot Youtube Indosiar.
fuck for nationalism
we just need justice and security in our lives
we don't need a world cup, we need clarity for the justice we never got
FUCK FOR TIMNAS