Aaaaa baru sempet rakit kursi baru, jujur lebih gampang ngerakit yang ini daripada yang lama. Terus karena dari frabric jd ga panas wksksks overall cakep bgttt ttracing x nico robin😍🫶
keanu said “Mau sebanyak apapun temen lo, kalo lo ga punya pasangan lo bakal selalu ngerasa sendiri. Tapi kalo lo punya pasangan, mau ga punya temen pun lo bakal ngerasa cukup.”
@tanyakanrl Ngerasa disayang banget, tapi dalam waktu yang sama kaya apa2 dipantau terus, ngapa2in harus sama dia, dicurigain terus, sampe di titik kemana2 ak ngerasa harus live lokasi, terus pap pun aku kasih remark lokasi dan jam biar dia ga mikir yang aneh2, jadi ya gitulah😭
Setelah Bapak meninggal, yang paling sering kulihat bukanlah Ibu menangis. Justru hal-hal kecil. Hal-hal yang dulu tidak pernah terasa istimewa.
Kadang Ibu sedang menonton TV sendirian, lalu tiba-tiba berkata, "Dulu Bapakmu suka acara ini." Atau saat makan, "Kalau ada ikan begini, Bapakmu biasanya nambah." Atau saat lewat toko tertentu, "Dulu Bapak sering beli di sini." Seolah-olah Bapak masih ikut dalam banyak percakapan. Padahal sudah tidak ada.
Sampai suatu hari, beberapa bulan setelah Bapak meninggal, aku melihat Ibu sedang membereskan lemari. Di tangannya ada kemeja lama milik Bapak. Sudah lusuh. Sudah tidak akan dipakai lagi. Aku pikir Ibu akan langsung memasukkannya ke kardus untuk disumbangkan. Tapi Ibu hanya duduk di tepi ranjang. Memegang kemeja itu lama sekali. Lalu berkata pelan, "Dulu kalau habis jahit sampai malam, setelahnya Bapakmu pakai baju ini."
Aku tidak tahu harus menjawab apa. Karena saat itu aku sadar: yang dirindukan Ibu bukan hanya sosok suaminya. Tapi puluhan tahun hidup yang mereka bangun bersama. Semua pertengkaran kecil. Semua obrolan sebelum tidur. Semua pagi yang dimulai dengan orang yang sama. Semua kebiasaan yang dulu terasa biasa, sampai akhirnya hilang.
Dan mungkin itulah bentuk cinta yang paling dalam. Ketika seseorang pergi, tetapi tetap tinggal di setiap sudut rumah, setiap lagu, setiap makanan, setiap kenangan. Sampai bertahun-tahun kemudian, masih ada yang memanggil namanya dalam hati. Seperti Ibu yang kadang masih bercerita tentang Bapak, seolah beliau hanya sedang keluar sebentar.
Padahal yang sebenarnya terjadi, ada seseorang yang sangat dirindukan. Dan rindu itu tidak pernah benar-benar selesai. ❤️🩹