Jadi pertanyaannya bukan “AI bakal gantiin gue gak”.
Tapi “gue lagi pake AI buat ngerjain tugas gue, atau buat nguji dan mempertajamnya?”
AI gak bakal gantiin lo. Tapi orang yang makenya sebagai lawan tanding, bukan mesin jawaban, bisa jadi iya.
Lo selama ini pake AI buat ngerjain, atau buat nguji? Cerita di reply.
Ini juga jawaban buat yang takut “kegantiin AI”.
Orang yang nyuruh AI mikirin semua, itu yang gampang digantiin, karena dia sendiri berhenti mikir.
Orang yang pakai AI buat mempertajam pikirannya, justru makin susah digantiin. Dia jadi lebih cepet dan lebih dalam sekaligus.
Kenapa ini penting banget?
Karena kalau lo cuma minta jawaban jadi, lo gak belajar apa apa. Besok lo butuh nanya lagi, dan lagi.
Tapi kalau lo pakai AI buat nguji pikiran lo, tiap kali lo makin tajem. Lo gak cuma dapet hasil, lo dapet skill.
Contoh nyatanya gampang.
Mau ambil keputusan? Suruh AI jadi pihak yang nentang keputusan lo, terus liat argumennya tahan apa enggak.
Nulis sesuatu? Minta dia bongkar bagian yang bertele tele dan gak masuk akal, bukan nulisin dari nol.
Hasilnya tetep suara lo, cuma udah lewat ujian.
Cara yang bener: jadiin AI lawan tanding.
Bukan “bikinin gue rencana bisnis”, tapi “ini rencana gue, cari celah dan kelemahannya”.
Bukan “tulis ini”, tapi “ini draft gue, bagian mana yang lemah dan kenapa”.
Lo tetep yang mikir. AI cuma nguji seberapa kuat pikiran lo.
Kebanyakan orang pakai AI dengan cara yang salah.
Mereka nyuruh AI mikir BUAT mereka. “Bikinin caption. Putusin ini. Kasih tau gue harus ngapain.”
Yang menang justru nyuruh AI mikir BARENG mereka. Bedanya tipis, tapi hasilnya jauh. Ini maksudnya:
Cara mayoritas: jadiin AI mesin jawaban.
Lempar pertanyaan, terima jawaban, copas, kelar. Lo dapet hasil cepet, tapi otak lo gak ikut kerja.
Lama lama lo makin males mikir, dan kualitas lo malah turun. Lo jadi tukang tempel, bukan yang ngerti.
Baru dirilis beberapa hari, langsung dimatiin paksa.
Hari ini pemerintah AS maksa Anthropic nyabut Fable 5 sama Mythos 5, dua model AI tercanggihnya, dari jutaan pengguna. Alasannya? Katanya ada celah keamanan.
Tapi Anthropic sendiri bilang celah itu kecil, dan kemampuan serupa udah umum ada di model AI lain.
Jadi satu celah kecil yang belum tentu bahaya, cukup buat negara matiin teknologi yang dipake jutaan orang dalam semalam.
Kalau standar ini diterusin, peluncuran model AI baru bisa kestop semua. Dan keputusannya gak di tangan yang bikin, tapi di tangan negara.
Hari ini @AnthropicAI . Besok bisa siapa aja.
Menurut lo, ini masih soal keamanan, atau udah jadi soal kendali?
The US government, citing national security authorities, has issued an export control directive to suspend all access to Fable 5 and Mythos 5 by any foreign national, whether inside or outside the United States, including foreign national Anthropic employees.
The net effect of this order is that we must abruptly disable Fable 5 and Mythos 5 for all our customers to ensure compliance.
Access to all other Claude models is not affected.
We apologize for this disruption to our customers. We believe this is a misunderstanding and are working to restore access as soon as possible.
Read our full statement: https://t.co/bwn0sximKZ
Intinya: ini pertama kalinya pemerintah turun tangan langsung narik model AI dari pasar.
Anthropic patuh, tapi terang terangan nentang, dan lagi ngusahain biar aksesnya balik. Buat sekarang, dua model itu mati buat semua orang.
Apapun hasilnya, ini bakal jadi titik penting soal regulasi AI ke depan.
Kalau lo suka konten yang ngebedah berita AI kayak gini biar gampang dicerna, follow akun ini. Bakal banyak yang kayak gini.
Kenapa lo harus peduli, padahal mungkin lo gak pake model ini?
Karena Anthropic ngingetin: kalau standar ini dipake ke semua perusahaan, hampir semua peluncuran model AI baru bisa kestop. Bukan cuma punya mereka.
Ini soal siapa yang pegang kendali atas teknologi AI: perusahaan, atau negara. Dan ini baru permulaan.
Tapi Anthropic gak setuju, dan ini bagian menariknya.
Mereka bilang celah itu kecil, gak universal, dan kemampuan kayak gitu udah umum ada di model AI lain, termasuk punya OpenAI. Hal yang tiap hari dipake orang IT buat jagain sistem, bukan buat nyerang.
Jadi menurut mereka ini lebih ke salah paham.
Kenapa pemerintah ngotot?
Katanya mereka nemu cara nge-“jailbreak” Fable 5. Jailbreak itu istilah buat ngakalin pembatas AI biar dia ngelakuin hal yang harusnya dilarang.
Spesifiknya: model disuruh baca sebuah kode program, terus benerin celah keamanannya. Pemerintah anggap ini bahaya.
Masalahnya, larangannya susah dipisah pisah.
Buat mastiin patuh, Anthropic gak bisa cuma blokir sebagian orang. Jadi mereka matiin Fable 5 sama Mythos 5 buat SEMUA pengguna sekaligus, gak peduli warga negara mana.
Tapi catat: model Claude yang lain tetep jalan normal. Yang mati cuma dua ini.
Dua model ini baru aja dirilis beberapa hari lalu. Yang paling kuat yang pernah Anthropic keluarin ke publik.
Tapi malam ini pemerintah AS, lewat Departemen Perdagangan, kirim surat ke Anthropic. Isinya: larang semua warga negara asing pake dua model itu, di dalam maupun luar AS.
Diterima jam 5 sore lewat. Alasannya keamanan nasional.
Hari ini pertama kalinya dalam sejarah, pemerintah AS maksa perusahaan AI matiin model yang udah dipake jutaan orang.
Korbannya: dua model paling canggih punya Anthropic, Fable 5 sama Mythos 5. Sekarang gak ada yang bisa pake.
Ini kejadian gede, dan ini penjelasan lengkapnya:
Simpan dulu post ini.
Nanti tinggal copas prompt yang kamu butuhin pas lagi benerin CV.
Dari semua tahap tadi, bagian mana yang paling sering bikin kamu mentok:
lolos ATS,
nunjukin pencapaian,
atau bikin nyambung sama lowongan?
Prompt finishing sebelum dikirim
8. “Baca CV [tempel CV kamu] ini sebagai recruiter sibuk, terus sebutin apa yang bikin kamu ragu manggil orang ini.”
9. “Cek typo, format gak konsisten, sama bagian bertele tele di CV [tempel CV kamu] ini.”
10. “Pangkas CV [tempel CV kamu] ini jadi satu halaman tanpa ngebuang bagian yang penting.”