Terbunuhnya 135 Orang dalam Tragedi Kanjuruhan.
Pertandingan Liga 1 antara Arema FC vs Persebaya Surabaya berakhir dengan kekalahan tuan rumah 2-3. Menurut kesaksian yang dilansir dari BBC, empat orang Aremania turun ke lapangan setelah peluit panjang berbunyi. Seorang pemain berupaya menenangkan, tapi polisi ikut menghampiri dan memukuli suporter tersebut dengan tongkat hingga terjatuh.
Tindak kekerasan aparat memicu kemarahan Aremania lain. Mereka berbondong-bondong melompati pagar pembatas menuju lapangan. Polisi membalas dengan memukul mundur para suporter. Sayangnya, aksi itu dilengkapi dengan empat tembakan gas air mata ke lapangan yang semakin membuat situasi ricuh.
Tidak hanya menembaki area permainan, polisi lalu menyasar tribun. Gas air mata yang pertama kali diketahui, mendarat di Tribun 12, dekat gawang Selatan. Kemudian tembakan bertubi-tubi terarah ke sekitar Tribun 10 hingga 14. Asap putih menutupi medan pandang, mengganggu pernapasan, dan memperparah kepanikan seisi Kanjuruhan.
Pria dan perempuan dewasa, hingga anak-anak kalang kabut mencari jalan keluar. Namun, hanya pintu 14 saja jalan yang tersedia, sementara pintu lainnya tertutup. Orang-orang berdesakkan ingin keluar, menyebabkan tragedi di Stadion Kanjuruhan dengan 135 korban jiwa yang kehabisan napas, terinjak, dan terdesak kerumunan massa.
#2TahunTragediKanjuruhan
#JusticeForKanjuruhan
A young Palestinian football team is set to participate in the Gothia Cup in Sweden in July. They need of sponsorship, most especially for their jersey. If you’d like to help, reach out to Ahmad Naalweh- Rawahel Charity Association. [email protected]
Tel +972 (0)598353697
Massacres, invasions, and anti-communism. This is Prabowo Subianto, Indonesia's next President, involved in numerous atrocities from his days as a henchman of General Suharto.🧵
Arsip online dari fanzine political hardcore-punk legendaris, HeartattaCk.
Fanzine bikinannya Kent McClard (Ebullition Records).
Format PDF. Edisi 1-50. Tahun 1994 - 2006. Bebas unduh.
https://t.co/54xR78ZIoh
@tanyarlfes Udh bagus kok muridnya, mereka tau gimana suara mereka ga di denger apalagi udh dibungkam, jd emg harus ada tekanan dari massa lewat aksi. Ini contoh kecil dari sekala sekolah dimana ruang untuk belajar menyuarakan pendapat dirusak. Guru itu status, klo salah ya salah
Pulang kerja, kerja lagi, tidur sebentar, udah pagi lagi, kerja lagi. Jangankan waktu untuk hobi, untuk keluarga & teman pun sedikit.
Tak hanya itu, tapi juga dipaksa tunduk pada budaya serba cepat & kesehatan rentan terganggu. Mending santai dulu gak sih?
#UtasMild#SlowLiving