Tetangga gue. Bapaknya meninggal ninggalin rumah 800 juta. 2 bulan kemudian,
ibunya jual rumah itu diam diam.
Pas anaknya nanya, ibunya jawab:
"Kan rumah punya ibu. Ibu yg jaga bapak pas sakit."
Anaknya nggak berkata apa².
Tapi 3 bulan kemudian dia gugat ke PA.
Ibunya kaget. "Lho kok anak gugat ibu sendiri?"
Gue tanya pengacara PA.
Dia bilang: "Banyak yg gak tau. Pas bapak meninggal, rumah itu langsung jadi harta warisan."
Statusnya milik bersama semua ahli waris.
Siapa ahli waris? Istri dapet 1/8. Anak dapet sisanya.
Jadi ibu itu cuma punya hak 1/8 doang. Sisanya 7/8 punya anak anaknya.
Jual tanpa TTD anak = jual barang orang.
Ini dalilnya jelas banget.
Allah bilang di QS An Nisa ayat 7: "Bagi laki laki ada hak bagian dari harta peninggalan... dan bagi perempuan ada hak bagian pula."
Terus di KHI Pasal 174: "Harta warisan belum dibagi = milik bersama ahli waris."
Jadi sebelum dibagi lewat PA, gak ada yg boleh jual seenaknya. Mau itu ibu kandung sekalipun.
Kenapa banyak ibu nekat jual?
1. Butuh uang cepet buat biaya hidup
2. Ngiranya "kan aku istrinya, pasti hak aku semua"
3. Gak tau hukum. Dikira anak nurut aja
Padahal secara syariat itu haram. Ngambil hak orang lain. Secara hukum negara = perbuatan melawan hukum.
Bisa dibatalin jual belinya.
Temen gue cerita kasus nyata di PA Jakarta.
Ibu jual rumah 1,2 M tanpa TTD 3 anaknya. Pembeli udah bayar lunas, udah balik nama.
Anak gugat. Pengadilan mutusin: Jual beli BATAL. Sertifikat dibalikin ke nama almarhum bapak.
Pembeli rugi 1,2 M. Nuntut ibu itu. Ibu itu jual sawah buat balikin duit.
Nyesel seumur hidup.
Terus gimana biar aman?
Kalo bapak meninggal, langsung urus 3 ini:
1. Surat Keterangan Waris di Kelurahan
2. Penetapan Ahli Waris di Pengadilan Agama
3. Balik nama sertifikat ke semua ahli waris
Baru setelah itu boleh dijual. Dan uangnya dibagi sesuai faraidh.
Ini prosesnya makan 2-3 bulan. Tapi lebih baik daripada sengketa 5 tahun.
cc:threadbongkarsistem
Rapat orang tua di TK Ponakan. Biasanya isinya soal SPP sama jadwal libur. Biasanya gak pernah dengerin.
Tapi hari itu, gurunya,Bu Sari, udah 12 tahun ngajar, bilang satu hal yang bikin semua orang tua di ruangan itu fokus dan berhenti scroll HP:
"Bapak-Ibu, saya mau cerita satu hal yang Bapak-Ibu GAK PERNAH tau."
"Anak yang paling kalem, paling nurut, paling 'gak bikin masalah' di kelas, dia BERUBAH dalam 30 detik begitu orang tuanya datang jemput."
Bapak itu ikut ngantar anak ke Posyandu karena Istri lagi sakit. Terpaksa gantiin.
Satu ruangan isinya ibu2. Dia satu-satunya bapak yg duduk di pojok, prasaan Canggung.
Dokter anaknya,perempuan, 40-an, selesai periksa satu bayi. Noleh ke arah pojok. Ngeliat satu-satunya bapak di ruangan.
"Pak, boleh saya tanya?"
"Anak Bapak minum apa sehari-hari?"
"...susu formula, Dok. Yang bagus kok. Yang mahal, dia baru 3 bulan"
Temen gw dokter anak. 11 tahun praktek. Ratusan pasien dari bayi sampai remaja.
Gw ngeluh pas ngopi: "Anak gw manja banget. Minta gendong terus. Turun bentar, naik lagi. Turun bentar, naik lagi. Bahu gw remuk."
Dia ketawa. "Berapa bulan anaknya?"
"14 bulan."
"Itu bukan manja. Itu namanya SECURE BASE BEHAVIOR. Dan kalau lo tolak terus, lo lagi bikin kerusakan yang gak keliatan di otaknya."
Gw naruh kopi. "Kerusakan?"
Tato itu "permanen" BUKAN karena tintanya nempel di kulit terus, tapi karena 𝘀𝗶𝗸𝗹𝘂𝘀 𝗽𝗲𝗿𝗮𝗱𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗸𝗿𝗼𝗻𝗶𝘀 𝗱𝗶 𝗸𝘂𝗹𝗶𝘁 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗺𝗲𝗹𝗶𝗯𝗮𝘁𝗸𝗮𝗻 𝘀𝗲𝗹-𝘀𝗲𝗹 𝗶𝗺𝘂𝗻.
Jadi saat jarum tato menembus kulit, tubuh langsung menganggap ini sebagai luka dan ancaman asing. Pigmen yang masuk langsung "dimakan" oleh sel-sel imun seperti neutrofil, makrofag, dan sel dendritik.
Tinta tato ini akan bertahan lama di makrofag karena makrofag punya mekanisme "capture–release–recapture" yang membuat tato bisa bertahan lama.
Jadi pas tinta tato itu masuk, makrofag akan berbondong-bondong menelan partikel tersebut. Namun, makrofag tidak bisa mencerna pigmen tinta, karena ukurannya besar dan tahan lama. Akibatnya, makrofag mati, melepaskan pigmen kembali ke jaringan sekitar. Lalu gelombang makrofag baru datang dan mengulangi proses yang sama.
Sederhannya tato "permanen" itu sebenarnya bukan karena tinta nempel terus, tapi karena ada relay makrofag yang terus-menerus mengambil ulang tinta yang terlepas saat makrofag lama mati.
Beberapa penelitian terkini menunjukkan bahwa penumpukan ini bisa mengganggu fungsi imun normal, termasuk respons terhadap vaksin tertentu, serta dikaitkan dengan peningkatan risiko limfoma, yaitu kanker kelenjar getah bening, dan kanker kulit.
Semoga bermanfaat!
Sumber:
Tattoo ink exposure is associated with lymphoma and skin cancers - a Danish study of twins
Masih kaget bgt sama kejadian kemarin, cwo aku negur orang krn ngerokok di jalan. Gak ada setengah jam orang yang di tegur WA langsung kirim foto KTP, beserta identitas yang valid sampe tempat kerja dsb. (Maybe ngelacak lewat plat nomer motor ya).
Gak lama di ajak ketemu ngobrol baik² krn posisinya udh nyebar data pribadi ku, dia ngirim alamat bkn shrlok ya. Setlh itu kmi samperin sesuai alamat, tp di wa gada balasan apapun. Ampe akhirnya kami pulanh tnpa ketemu org tersb, gak lama ada yg mau bobol WA (berusaha masuk WA ku) dan bersamaan dgn OTP² PINJOL.
Shock banget aku, udah sampe di fase tremor tangan aku buat pegang hp, ketika berusaha masuk wa aku aku klik BATAL, tp OTP² tsb tetap masuk smpe bikin fokus aku pecah. Seyakin aku aku ga klik KONFIRMASI. Tp aku yg aku takutkan tetap JIKA benar dana bisa cair, sdg kan jaman skrg Buka rekening atasnama aku gampang bgt.
Udah di titik takut banget kalo bkl kejadian yg gak aku inginkan. Smpe langkah awal aku ganti semua paswrd yg ada di hp, verifikasi 2langkah, dan aku langsung lapor polisi siber by web nya.
Jangan lupa cek ATM kalian ada gak transaksi keluar masuk uang,krn itu pnting bgt.
Dan coba telp konfirmasi ke bnyak temen² polisi, ternyata itu adalah SIDIKAT JUDOL DAN PINJOL. Duar, pusingnya bukan main. Langsung cb buat laporan ternyata gbs, harus ada bukti bahwa aku ada kerugian, nah kbtulan aku orang bank.
Jadi di anjurkan cek BI Cheking ku dulu. Sdgkn update an BIChek itu tgl 15. Bener² skrg masih terus cb konfirmasi dgn temen² polisi dan tmen dri bdn intelejen dan beberapa temen yg bs lacak lokasi orang tsb. tetep waspada ya temen². Jaman skrg NGERI banget.
Pdahal cma dari PLAT nomor aja smpai tau FOTO KTP, NO BPJS,ALAMAT RUMAH,ALAMAT KANTOR, HP DAN EMAIL. Lebih baik skrg legowo aja kalau di jlan. Walaupun kena abu rokok, krn ternyata sebenernya BANYAK BANGET di lingkungan kita SIDIKAT JUDOL DAN PINJOL, minta doanya ya ,smg hal buruk tidk terjadi.
cc:ikraminas
4.
Hari ini, dunia sedang berjalan ke sana:
📈 Gelombang mualaf meningkat.
🛑 Tapi… banyak juga yang menunda iman sampai ajal.
QS An-Nisa:159 bukan cerita masa lalu. Ini adalah peringatan hari ini.
3.
Dan kelak, saat Isa turun kembali di akhir zaman…
🌍 Seluruh Ahlul Kitab yang hidup akan beriman kepadanya.
🔁 Semua agama menyatu dalam Islam.
Isa tak datang untuk memulai agama baru, tapi menyempurnakan misi tauhid.
“Akan datang hari ketika semua manusia mengakui Nabi Isa bukan Tuhan… tapi saat itu, iman sudah tak berlaku.”
📖 QS An-Nisa:159 | #DakwahDigital#IsaDalamIslam
🧵 Berikut benang renungannya ⤵️
5. (Penutup)
⏳ Jangan tunggu sakaratul maut untuk akui kebenaran.
Iman yang datang setelah ruh digenggam malaikat…
⚖️ tak punya bobot di timbangan akhirat.
> “Dan pada hari Kiamat, Isa akan menjadi saksi atas mereka…”
(QS An-Nisa:159)
7️⃣ | Pelajaran untuk Kita
✅ Jangan menyamaratakan siapa pun
✅ Kedalaman ilmu akan menuntun pada iman
✅ Iman harus dibuktikan dengan amal
✅ Salat dan zakat adalah bukti keimanan
✅ Hidayah adalah milik mereka yang mencari dengan jujur
> Tidak semua Ahlul Kitab tersesat. Ada segelintir dari mereka yang jujur, berilmu, dan beriman.
QS An-Nisa:162 adalah pelajaran bahwa hidayah lebih dekat kepada mereka yang mendalami ilmu dan menjaga salat.
🔎 Buka thread ini dan temukan siapa yang dimaksud “rasikhūna fil ‘ilm” dan apa rahasia mereka.
#TadabburQuran #AnNisa162 #DakwahDigital
“Karpet di ruangan ini kayaknya perlu diganti,” katanya di ruang rapat, sebelum melewati sore yang jadi pertemuan terakhir kami.
Sesampainya di bawah, saya menimpali: “Urusan karpet itu taktis berarti?” balas saya setelah mendengarnya bicara tentang pentingnya bekerja dengan kesadaran taktis.
Ia tertawa. “Kagak. Emang kayaknya udah waktunya diganti.”
–
Sebuah obituari oleh Pemimpin Redaksi Narasi, @zenrs
Fahri Hamzah yang dulu dikenal jago oposisi sekarang jago nambah posisi
Auw....
Dulu gemar koar-koar stop rangkap jabatan, skrng jadi praktisi rangkap jabatan
Uye...
Rasanya baru saja kemarin hari senen,
Ternyata besok sudah kamis lagi
Rasanya baru kemarin ditimang bunda
Kini bahkan bunda telah tiada 😭
Ya Allah roda waktumu terasa berlari semakin cepat..
Setiap detik bertambah, berkurang pula setiap detik waktu hamba berada di dunia ini 😭
Amalan hamba rasanya sungguh masih jauh dari cukup 😭
Hanya dengan kuasaMu
Hanya atas kehendakMu
Hamba bisa mengejar semua kekurangan 😭
Berkahilah hidup hamba
Terangilah jalan hamba
Indahkanlah takdir hamba
Jadikan hamba manusia yg beruntung,
Bersama orang-orang sholeh,
Wafat dalam keadaan husnul khotimah
Aamiin ya Allah aamiin 🤲😭
Sering-seringlah ke Rumah sakit, agar ingat bahwa kematian itu pasti datangnya 👍
ESD , 6 Februari 2025