yg dirasakan warga sekaligus orang tua:
"kami takut, setiap hari kami harus menyebrangi sungai. pagi antar anak, siang kami jemput"
yg dipikirkan pemerintah:
"ahaaa, mereka ini pasti butuh dapur MBG & kopdes merah putih krn lapar abis berenang"
udah 4 orang peserta latihan militer kopdes yg meninggal. harga yg dibayar terlalu mahal untuk jobdesk mirip jaga warung
korban ke 4, Muhammad Rifki Renaldi Gunawan. 25 jun, sempat ngeluh sesak napas lalu ditangani tim medis
abis itu, ia kembali mengikuti latihan . sorenya, kondisi kesehatan alm drop, dilarikan ke RS
meski udah ditangani dokter, Rifki dinyatakan meninggal dunia pada 26 Juni 2026 pukul 00.28 WIB
PUAS BANGETT ANJJ, GOOD JOB HAFIDZ UDAH SKAKMAT PERWAKILAN ISTANA 😹😹🫵🫵
Si Wowok klaim tau siapa yang bayar-bayar demo tapi dia gasebutin? Emang ada dua kemungkinan saat ini.
1. Pengen ngerasa gagah
2. Pengen rakyatnya konflik horizontal. https://t.co/DwB4YEzRil
padahal poin nya bukan di “NGGA NIKAHNYA” kan bang. Tapi orang2 susah nangkep. Sebagai anak yang lahir dari keluarga miskin dan tanpa rencana ekonomi yang matang, hidup serba pas-pasan itu ngga enak bgt rasanya , banyak hal yang harus dikorbankan,masa kecil yg tidak seperti seharusmya, anak dipaksa hidup serba pas pasan, bahkan mimpi yang harus dikubur karna keadaan, yang harus nya bisa didapatkan kalau sebuah keluarga punya rencana ekonomi yang bagus. Bukan nunggu sultan dulu baru nikah, tapi harus direncanakan supaya kedepannya anak ngga jadi korban. Karna orangtua yang memilih anak untuk dilahirkan bukan anak yg memilih dilahirkan, jadi jangan egois. Pastikan anak dapat yang terbaik bukan pas-pasan.
@eloardoaruan Dari POV anak rantau ngga cukup sih bang, sendiri aja kewalahan apalagi menopang keluarga. Sebagai anak yg lahir dari keluarga yg kekurangan menikah memang jadi banyak pertimbangan soal ini karna udh banyak merasakan betapa ngga enak nya hidup serba kekurangan