Semakin dewasa, kalo lagi di dzolimin bukan lagi ngerasa sakit hati, dendam, apalagi sampai doa al jabarin orang itu. Selain balasannya pedih, ternyata hidup kita juga gak tenang karena minta Allah mengutuk orang itu.
Jadi, aku ganti aja doa nya: โYa Allah jika ada yang dzolim membuatku sakit hati dan menangis, maka hiburlah aku dengan hal2 duniawi karena sejatinya aku memang masih di dunia. Jadi berikan imbalan atas air mataku dengan hal yang hamba suka. Uang, perhiasan, baju, kendaraan, tempat tinggal, serta kesehatan. Agar aku jadi tenang, bahagia, dan bisa fokus ibadah untuk mengumpulkan amal pahala di akhirat nantiโ
Ga nuntut mahar/wedding dream ratusan juta, dll. Ga nuntut harus bayarin tiap nge-date jg. Mau bayar ganti2an juga oke
Cuman minta effort, initiative, act of service, consistency, empathy, support aja pdhl
Atau cowok emang suka dituntut soal materi kah biar maju? (Need advice)
fenomena di twitter dimana gw menemukan kalo banyak yg mencela istri yg gak bekerja krna di anggep beban suami. while di lingkungan real life gw, istri gak kerja dan sibuk pilates,padel, or traveling itu jd suatu achievement buat suami. apa krna faktor ekonomi ya(?)
Awwww to be loved like this ๐ซถ๐ซถ๐ซถ๐ซถ๐ซถ๐ซถ
Radit: Tapi jujur lu ngerasa bucin gak?
Pau: Iya sih gue bucin banget, gue merasa..sebuah privilege gue bisa bersama dia
Radit: gilaa luar biasaaa
Gitasav: Bayangin bang gue bangun tidur nih terus kayak "gila ada nih ya, orang di hidup gue yang kayak gini yang kayak berterimakasih gitu udah gue cintai
Radit: itu perasaan setiap hari? gue punya privilege setiap hari untuk mencintai dia
Paul: soalnya kayanya dia hubungan serius pertama dan Insyaaalah terakhir dalam hidup gue si sama dia memang
Gitasav: Paul ngga pernah pacaran bang, gue pacar pertama dan insyaaalah terakhir
Suamiku video call di jam kerja. Jarang banget. Jadi was-was.
๐ฉ๐ป: "Halo, Sayang?"
๐ฆ: "Halo, aku lagi di mobil." (tampak blio sedang nyetir) ๐ฉ๐ป: (bingung) "Iya, kenapa? Is everything alright?"
๐ฆ: "Nggak apa-apa. Aku lagi nyetirin Mbak Y (salah satu anggota timnya). Soalnya kami ada meeting di gedung M dan mobil kantor udah penuh sama anak-anak lain."
๐ฉ๐ป: "Oh." (celingukan ga keliatan ada orang di kursi penumpang depan)
๐ฆ: "Mbak Y duduk di belakang."
๐ฉ๐ป: "Oh. Iya. Kenapa video call, Sayang?"
๐ฆ: "Gapapa. Mau video call aja sama kamu sampai di gedung meetingnya nanti. Temenin ya, Sayang."
๐ฉ๐ป: "Oh. Oke. Hehe."
Lalu video call sangat awkward. Aku doang sih awkward. Suamiku ngobrol santai aja.
Tapi ngapainnnn sihhh? Hahahah. Kocak. Mana aku jadi ah oh ah oh kayak orang telmi.
cc : auliafkuntjoro
im not saying "cape bgt kerja terus"
but im saying "terima kasih ya allah udah dikasih otak dan kemampuan yang sangat gacor ini. bcs my job is literaly doing everything in my power and knowledge to keep someone's mom, dad, sister, brother, loved one alive for 12 hours of my day"
@jenostalker@KangManto123 sering kali orang baru menyadari nilai seseorang setelah kehilangannya
sayangnya, penyesalan tidak selalu berarti hubungan itu harus dimulai lagi. ada luka yang sembuh dengan saling melepaskan, bukan dengan kembali bersama
Gampang sebenernya liat laki beneran cinte atau ga. Kuncinya ada di CONSIDERATION.
- kira2 kalo aku gini dia sedih ga ya?
- keknya bawain bunga bikin dia seneng.
- pulang cepet ah biar dia ga khawatir.
Kalo urusan masak gosong aja sampe dimaki2, ya kira2 aja bener cinte apa ga.
Prabowo: "Silakan kalau mau cari negara lain."
Gue:
Lah, emang nih negara punya elu doang?
Ini negara gue juga. Gue lahir di sini, kerja di sini, bayar pajak di sini. Hidup gue kagak dibiayain sama elu.
Gaji pejabat negara juga dibayar dari APBN yang berasal dari pajak rakyat. Jadi jangan mentang-mentang lagi pegang jabatan, terus nyuruh rakyat cabut.
Ngkritik pemerintah bukan berarti kagak cinta Indonesia. Justru karena ini negara gue, gue punya hak buat ngomong kalau ada yang gue anggap salah.
Yang mesti dibenerin itu kebijakannya, bukan mulut rakyatnya.